Selasa, 21 April 2015

Usaha yang cocok dikampung


Analisa Peluang Usaha di Desa atau Kampung
Jika dikatakan bahwa desa atau kampung bukan tempat yang bagus untuk membangun sebuah bisnis itu tidak sepenuhnya benar. Desa atau kampung secara umum memiliki peluang yang sama-sama bagus jika dibandingkan dengan daerah perkotaan, mengapa demikian?
Desa adalah tempatnya masyarakat dengan budaya etnis yang kental dengan berbagai tingkat kebutuhan yang beragam. Meski banyak yang masih terkendala dengan pendapatan namun desa bisa menjadi tempat yang sangat bagus untuk mendirikan usaha tertentu. Hal ini bisa dibuktikan dari beberapa aspek yaitu:
- Dari sisi jumlah konsumen
- Dari sisi daya beli
- Dari sisi minat dan budaya belanja
Pertama, dari sisi jumlah konsumen tentu desa dan kota juga sama-sama memiliki peluang konsumen yang cukup banyak. Memang, ada arus urbanisasi yang mempengaruhi keberadaan jumlah penduduk di sebuah desa atau kampung tapi cobalah tengok pada sisi angka pernikahan dan juga angka kelahiran. Di desa angka pernikahannya lebih tinggi karena kebanyakan penduduk desa masih menikah di usia yang muda, dan hal ini tentu juga mempengaruhi angka kelahiran. Dari sisi ini saja bisa dengan mudah dilihat bahwa desa bisa menyediakan banyak konsumen untuk bisnis dan usaha yang akan kita dirikan.
Meski ada sedikit kendala pada daya beli masyarakat namun jangan meremehkan penghasilan penduduk desa. Contohnya untuk seorang yang bekerja sebagai petani saja bisa mendapatkan bahkan puluhan juga saat mereka panen. Dan saat itu, adalah saat dimana mereka akan menghamburkan sebagian besar penghasilan untuk memenuhi kebutuhannya. 
Bahkan bisa dilihat bahwa penghasilan yang kecil tidak akan selamanya mampu menahan keinginan mereka untuk berbelanja untuk kebutuhan mereka. Keinginan untuk membeli tersebut tersimpan dalam hati dan dapat meledak kapan saja. Apalagi jika dilihat dari perubahan kecenderungan perilaku mereka yang sudah banyak mengadopsi kebudayaan luar. Meski berpenghasilan pas-pasan mereka tetap saja membeli baju yang bagus, membeli makanan yang enak dan semua itu juga didorong laju perkembangan teknologi yang masuk ke berbagai daerah dengan begitu cepat.
Tidak ada alasan untuk mengesampingkan desa sebagai lahan bisnis atau usaha yang akan dibangun. Ada banyak potensi yang tertanam rapi di daerah perdesaan tersebut. Meski begitu memang tak dapat dipungkiri bahwa masyarakat di desa memiliki kecenderungan yang berbeda dengan masyarakat lain. Hal ini tentunya mengakibatkan beberapa bidang usaha tidak cocok dan mungkin kurang bisa berkembang di daerah tersebut. Tugas kitalah yang menjawab tantangan tersebut.
Jenis Usaha yang Cocok di Desa
Jika dikatakan bahwa desa adalah tempat yang cocok untuk membangun bisnis dan usaha itu memang benar. Tetapi kita perlu cermat dalam melihat bisnis dan usaha apa saja yang bisa berkembang di masyarakat tersebut. Perlu diingat, karakteristik masyarakat-nya berbeda jadi jelas bahwa tidak semua usaha bisa dikembangkan dengan baik di desa atau kampung.
Lalu usaha yang seperti apa yang cocok dan bagus untuk dikembangkan di daerah pedesaan? Ya, ini adalah tantangan yang harus kita selesaikan. Sebagai pelaku usaha kita harus tahu bisnis dan usaha apa yang bisa dijalankan dan tidak bisa dijalankan di desa.
Untuk masalah ini kata kuncinya adalah "kita dapat memenuhi kebutuhan dan menyelesaikan permasalahan yang ada di dalam masyarakat dengan adanya bisnis atau usaha yang kita bangun". Jadi usaha yang cocok untuk di desa adalah usaha yang dapat mencukupi kebutuhan masyarakat desa dan usaha yang dapat menyelesaikan masalah yang di alami masyarakat desa dan usaha dengan produk yang harganya terjangkau oleh daya beli yang rendah. Apakah semua bisa, tentu tidak, kita harus merinci dan mempelajari apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat tersebut. 
Sebagai contoh, jika kita membuka usaha jual tiket pesawat di desa apakah usaha tersebut akan berkembang? Tentu tidak bukan, karena sebagian besar masyarakat desa sangat jarang bepergian jauh karena kebanyakan mereka tidak memiliki urusan yang mengharuskan mereka pergi dengan menggunakan jasa angkutan udara. Kalaupun mereka bepergian kebanyakan masih menggunakan mode transportasi darat kecuali untuk daerah-daerah tertentu. Dengan keadaan tersebut maka usaha tiket pesawat di desa kurang begitu menjanjikan dan akan sulit untuk cepat berkembang. 
Tentu tidak semua peluangnya buruk, masih banyak jenis usaha lain yang bisa sukses jika dikembangkan di desa. Nah, untuk sekedar referensi, berikut beberapa jenis usaha yang cukup menjanjikan jika di kembangkan di daerah pedesaan.
1. Usaha peternakan
2. Usaha perkebunan
3. Usaha jasa
4. Usaha kuliner
5. Usaha les privat
Jenis usaha peternakan masih memiliki peluang yang sangat bagus karena sebagian besar daerah di pedesaan masih digunakan untuk lahan pertanian. Dengan begitu untuk usaha peternakan bisa mendapatkan dukungan pakan ternak dan lokasi yang cukup. Selain itu, di desa kita juga tidak akan begitu kesulitan untuk mencari tenaga kerja untuk usaha peternakan tersebut, upahnya pun masih cukup terjangkau. Beberapa contoh peternakan ini antara lain ternak kambing, sapi, bebek dan lain sebagainya.
Selain itu usaha dibidang perkebunan juga memiliki dukungan yang bagus dari sisi lahan dan juga pekerja. Untuk jenis perkebunan ini kita bisa mendirikan usaha perkebunan yang berbeda dari yang sudah ada misalnya saja untuk tanaman sayur.
Di bidang jasa, kita bisa membidik berbagai jasa yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat di kampung. Sebagai contoh kita bisa menyediakan jasa sewa peralatan upacara pengantin atau nikah dan berbagai jasa lain. Bidang jasa ini juga bisa dipilih dari bidang kuliner misalnya jasa pembuatan kue atau masakan. 
Yang tak kalah menjanjikan jika dijalankan adalah usaha privat atau bimbingan belajar. Usaha ini semakin menjanjikan mengingat masyarakat di desa pun sudah mulai memahami dan sadar akan pentingnya pendidikan untuk anak-anak mereka.

ciri perusahaan inovatif


1.  Pekerjakan orang yang pas
Mempekerjakan orang yang pas akan lebih tepat. Apalagi jika orang tersebut inovatif dan kreatif. Mereka harus punya imajinasi, pengetahuan, serta kerja keras.
2.    Harus ada struktur untuk inovasi
Hanya dengan struktur yang baik maka inovasi bisa muncul. Anda harus mendefinisikan esensi masalah dan memilih ide yang pas.
3.    Fokus
Dengan tujuan jangka panjang sangat mudah untuk hilang fokus karena pekerjaan sehari-hari. Maka pemimpin harus fokus pada tujuan mereka. Jangan sampai jenuh bekerja dan harus ada istirahat agar ide bisa kembali muncul.
4.    Pemimpin yang bagus
Pemimpin harus bisa menciptakan lingkungan di mana inovasi dan kreativitas bisa maju dan berkembang. Berikan rasa kepemilikan atas usaha bersama ini.

Sibuk


Mengapa sibuk? Banyak kerjaan?. Kalau banyak kerjaan diiringi dengan banyak uang, itu sich tidak masalah. Jangan sampai kegiatan tambah sibuk, tapi uang tidak nambah-nambah.Jika tujuannya mencari nafkah, maka kesibukan Anda ada masalah. Harus, semakin sibuk harusnya semakin banyak uang. Jika tidak, artinya ada yang salah. Harus dibetulkan.
Rahasia pertama agar Anda lebih produktif adalah memperhatikan APA yang Anda lakukan? Jika apa yang Anda lakukan kurang memberikan hasil atau bahkan tidak memberikan hasil, buat apa dilakukan terus? Ini sering kali mengakar, sulit sekali. Dikiranya semua pekerjaan sama penting, semua dilakukan, padahal 80% pekerjaan itu bernilai rendah, bahkan tidak ada nilainya.

Maka, pekerjaan Anda menjadi SIA-SIA atau kurang berarti. Untuk itu Anda harus jeli, bagaimana menentukan dan memilih APA yang Anda lakukan. Jika apa yang Anda lakukan hanya tindakan-tindakan yang bernilai, maka yakin Anda akan jauh lebih produktif.

Senin, 13 April 2015

Ciri orang berpikir kreatif

1.    ORANG BERPIKIR KREATIF TIDAK KONVENSIONAL
Mereka tidak perlu menuhi standar masyarakat, berlenang melawan arus dan mengalir dengan cara pikir dan cara hidup sendiri, dan memiliki ide-ide orisinal yang secara literal membuat dunia terbalik dan keluar dari sesi yang sebenarnya. Pada abad 16, Galileo dari Italia membuktikan bahwa bumi berputar mengelilingi matahari(sebagai pengganti bumi berputar mengelilingi yang lain bulan). Pada masanya, teori itu adalah hal yang revolusioner.
2 .ORANG BERPIKIR KREATIF BERSIFAT INDIVIDUALISTIK.
Mereka ingin menemukan kebenaran dan punya keinginan untuk menentukan mana yang bermanfaat mana yang tidak. Mereka mengabaikan waktu dan karya mereka dihargai sepanjang waktu. Beberapa penulis menjadi terkenal setelah memelodikan nada drum mereka, seperti Ralph wardo Emerson yang telah menulis buku Self Reliance, dan Robert frost yang mengatakan, “Dua jalan bertemu dalam sebuah hutan dan saya mengambil jalan yang sepi untuk dilalui.”
3. ORANG KREATIF BERSIFAT MENEMUKAN
Mereka hidup dalam dunia ide dan tidak selalu memiliki kemampuan Interpersonal yang baik. Karena memiliki tingkat intelegensi tinggi dan hidup di alam yang serba mungkin (possibility) maka mereka terus hadir dengan ide-ide cemerlang. Mereka memaklumatkan apa yang kurang dan perlu ditingkatkan di dunia. Misalnya, Thomas Edison yang melihat kegelapan lalu menemukan lampu pijar.
4.  ORANG KREATIF SELALU DIKUASAI SIFAT TIDAK BISA “TIDAK
     MELAKUKAN SESUATU”.
Mereka senantiasa tergerak untuk mencipta sampai mewujudkan visi internal. Mereka menyatakan bahwa api ada dalam perut mereka. Itu adalah keinginan untuk berkontribusi pada keindahan dan kemajuan dunia. Mobilitas tinggi membuat mereka dapat menghasilkan banyak hal dalam waktu relatif singkat. Madonna tidak membiarkan pujian ataupun kritik menghentikan langkahnya menjadi superstar. Dia seorang diva, seorang penyanyi multi talenta,penari, dan aktris yang telah meliris beratus-ratus lagu, album, video, film, dan buku.
5.  ORANG KREATIF BERSIFAT VISIONER.
Mereka mempunyai pedoman di dalam kepala, hati dan jiwa sehingga disebut sebagai pembangkit semangat hidup. Siapa orang selain Muchelangelo yang dapat melihat sebatang marmer besar dan memecahkannya menjadi kepingan-kepingan kecil? Dia melihat malaikat dalam marmer dan ingin membebaskannya. Salah satu karya terbaiknya yang terkenal adalah langit-langit raksasa Kapel Sistine yang dikerjakan selama tiga tahun dengan junkir balik selama berjam-jam. Jika pernah melihat apapun karyanya, dengan mudah Anda dapat memahami bahwa inilah angan-angannya terlaksana.
6. ORANG KREATIF BERSIFAT INTUITIF DAN BERHUBUNGAN DENGAN DIRI
    SENDIRI.
Mereka memperhatikan tanda, sinkronisasi, dan symbol sebagai informasi dalam karya. Ide-ide mereka seperti air yang mengalir dari tempat tinggi. Mereka membiarkan kaya terus mendampingi ke mana mereka pergi. Karya tersebut benar-benar berasal dari jiwa, bukan dari ego.