Orang-orang
dengan sifat pemalu secara naluri menyimpan kesadaran kalau diri mereka
terlewatkan dari orang lain. Sifat pemalu biasanya membuat seseorang
kehilangan kesempatan, kurang mendapat kesenangan dan terkucil dari
hubungan sosial. Sifat pemalu dapat membawa banyak kerugian. Tapi bagi
Kamu yang memiliki sifat ini, tak perlu berkecil hati, karena pada
dasarnya ada banyak cara untuk mengusir sifat pemalu ini.
Sebenarnya, formula dari rasa malu terdiri dari ‘terlalu berpusat pada
diri sendiri’ dicampur dengan rasa gugup. Dan ada paduan yang lebih tak
menyangkan, saat rasa malu itu mempengaruhi fisik Kamu dengan cara
‘membajak’ ketenangan logis. Rasa malu adalah sebuah kombinasi dari
kegugupan sosial dan pengkondisian sosial.
Untuk mengatasi rasa malu ini, yang Kamu butuhkan adalah belajar
bersikap rileks dalam pergaulan sosial. Dibutuhkan usaha untuk
mengarahkan diri Kamu jauh dari terlalu berpusat pada diri sendiri,
serta memberi diri Kamu ruang untuk mempraktekan kemampuan
bercakap-cakap. Dalam kebanyakan kasus, emosi yang memuncak dalam
bersosialisasi membuat orang menanggapi berbagai kejadian dengan rasa
takut. Untuk memulai mengurangi rasa malu, bagi Kamu yang pemalu, ada
beberapa hal di bawah ini yang mungkin dapat Kamu praktekan.
1. Pikirkan tentang cara Kamu merasa dan bertindak di sekitar
orang-orang yang telah Kamu kenal, dimana Kamu bisa merasa nyaman dan
bersikap spontan. Alihkan perasaan itu saat Kamu bertemu kenalan baru,
begitu pula dalam situasi yang membuat rasa percaya diri Kamu memudar.
2. Hindari terlalu memperhatikan diri Kamu sendiri.
Tentu saja, Kamu boleh sedikit memikirkan tentang bagaimana Kamu akan
melewatkan perbicangan dengan orang banyak, tapi jika seluruh fokus
Kamu tercurah pada kata-kata sendiri dan perasaan Kamu, selanjutnya
Kamu akan mulai merasa gugup sendiri. Ingat-ingat apa yang dikenakan
oleh orang lain dan buat catatan tersendiri, dengarkan apa yang mereka
perbincangkan, bayangkan dimana mereka tinggal, buat sebuah garis besar
atau ingat-ingat nama mereka. Hal ini bukan hanya memberi Kamu bahan
perbincangan, tapi juga mencairkan ketegangan dalam bersosialisasi dan
membuat perasaan Kamu lebih tenang.
3. Buat pertanyaan terbuka pada semua orang.
Banyak orang yang lebih senang bicara tentang diri mereka sendiri, dan
temukan sebuah topik yang membuat orang lain tertarik. Apa yang membuat
mereka tertarik akan membuat perbicangan berjalan menyenangkan bagi
semua orang. Selalu ajukan pertanyaan yang memungkinkan jawaban lebih
dari ya/tidak.
4. Berhentilah percaya pada imajinasi Kamu.
Mungkin Kamu pernah membuat gambaran tentang sebuah liburan yang
menyenangkan dan pada kenyataanya jauh berbeda dari yang Kamu
bayangkan. Itu menunjukan beatapa tak dapat dipercayanya bayangan kita
sendiri. Berhentilah memikirkan apa yang dipikirkan orang lain, karena
apa yang dipikiran orang lain tentang Kamu, belum tentu sama persis
seperti bayangan Kamu.
5. Berhentilah memikirkan ‘segalanya atau bukan apa-apa.’
Pemikiran ‘pasti begini/pasti begitu’ tertuang saat Kamu mengalami
emosi. Orang-orang yang sedang depresi, marah dan gelisah melihat
kenyataan dari hal-hal ini dengan perbedaan yang ektrim. Bagi orang
yang sedang marah ‘Kamu salah’ dan ‘mereka benar,’ orang yang marah
akan melihat dirinya ‘gagal’, sedang yang lain ‘berhasil.’
Jadi berhentilah berpikir kalau Kamu mungkin telah mengatakan hal yang
salah, atau orang lain akan membenci Kamu. Saat Kamu merasa rileks
dalam pergaulan sosial, Kamu juga akan mendapat lebih sedikit
peringatan dari diri sendiri, karena dalam keadaan gugup, biasanya Kamu
akan mulai berpikir tentang segalanya atau bukan apa-apa.
6. Nikmati waktu Kamu.
Hindari mengatakan hal-hal tanpa berpikir terlebih dulu. Ajukan
pertanyaan, dan jika mendapat pertanyaan. Kamu dapat mempertimbangkan
jawaban terlebih dahulu sebagai tanggapan Kamu, jangan asal menjawab
tanpa berpikir. Jawaban yang diluncurkan dengan perlahan merupakan cara
bersikap santai.
Paper yang dimaksud disini sebuah tulisan ilmiah yang seringkali erat
kaitannya dengan dunia pendidikan atau penelitian. Bagi yang masih
berkutat dengan dunia perkuliahan, seringkali kita mendapatkan tugas
untuk membuat paper dari dosen kita (seperti yang saya alami
sekarang,hehehe).Atau mungkin bagi yang akan maju ujian tugas akhir,
thesis atau disertasi, kita perlu membuat paper sebagai resume (atau
bahkan bagi yang akan membuat proposal tugas akhir, bisa digunakan
untuk menuangkan ide kita). Termasuk
bagi peneliti atau dosen yang ingin melakukan publikasi juga dituntut
untuk membuat paper. Lalu bagaimanakah cara membuat paper yang baik ? Paper
terdiri dari beberapa bagian (intinya berisi hal-hal berikut, tidak
menutup kemungkinan untuk menyelipkan bagian lain yang dianggap
penting) :
1.Judul dan nama penulis beserta keterangan untuk
penulis (institusi dan email jika ada, atau nomer registrasi mahasiswa
dan email untuk tugas kuliah) 2.Abstract yang merupakan rangkuman dari paper kita 3.Introduction (pendahuluan), biasanya berisi hal-hal berikut (tulis garis besarnya saja) : * deskripsi yang jelas tentang permasalahan (disebut juga dengan tujuan (purpose)) * Tunjukkan mengapa permasalahan ini penting, menarik, dan menantang (motivasi) * Review yang singkat dan jelas mengenai penelitian sebelumnya yang menjadi dasar penelitian kita (scope)
* Tunjukkan gap/masalah yang ada pada penelitian sebelumnya dan menjadi
pertanyaan yang ingin kita selesaikan dalam penelitian kita (gap
indication) * Tulis dengan jelas solusi yang diusulkan (proposed
approach) dan bagaimana ia bisa mengatasi gap yang kita sebutkan
sebelumnya (solution) * Tuliskan secara global penemuan yang dihasilkan (result) * Tuliskan struktur penulisan bagian-bagian berikutnya (outline) 4.Related
Work (penelitian-penelitian sebelumnya yang mendasari penelitian kita).
Related work inilah yang nantinya akan kita tuliskan ke dalam daftar
referensi. 5.Methodology (untuk bidang komputer atau penelitian yang
ada hubungannya dengan komputer dapat menggunakan istilah system
architecture). Jelaskan methodology yang digunakan, biasanya dijelaskan
dengan bagan atau gambar untuk mempermudah pembaca memahami isi paper
kita. Jelaskan pula deskripsi masing-masing bagian dalam gambar kita
tersebut. 6.Experiment & result. Tuliskan eksperiment yang kita
lakukan (data yang digunakan, jumlah data, sumber, dll) dan tuliskan
hasil yang didapatkan beserta analisa dari hasil yang kita peroleh 7.Discussion.
Tuliskan hal-hal yang ingin anda sampaikan dan isue yang menarik dari
penelitian yang kita lakukan. Termasuk kesimpulan dan saran untuk
penelitian kita lebih lanjut. Saran biasanya identik dengan future work. 8.Referensi,
berisi semua referensi yang kita gunakan termasuk daftar paper di
related work, buku atau resource yang mendukung yang kita gunakan untuk
menyelesaikan penelitian kita.
Bila Anda ingin mengundang perhatian orang di dunia ini, lakukanlah hal-hal biasa tetapi dengan cara-cara yang baiknya tidak biasa.
Melakukan hal-hal yang tidak biasa membuat Anda dilihat aneh, atau dilihat melakukan hal-hal yang beresiko.
Tetapi apabila kita melakukan hal-hal biasa yang udah diterima orang, yang udah dilihat orang sebagai sesuatu yang bisa diterima tetapi dengan kualitas cara yang beda maka Anda akan mengundang perhatian mereka.
Nah orang-orang yang melakukan hal-hal biasa - baiknya tidak biasa ini, akan dibayar tidak biasa - untuk melakukan hal-hal yang biasa.
Dan sebetulnya kalo kita perhatikan tidak ada dalam hidup ini yang luar biasa kecuali dilakukan dengan cara-cara yang luar biasa...!!
Membawa Masa Depan ke Hari ini
Bab 19 dari Buku Becoming A Star ini mengenai tugas seorang pemimpin adalah mendatangkan masa depan ke masa kini, lebih cepat daripada yang mungkin bisa dicapai oleh organisasinya tanpa kepemimpinannya.
Untuk memperbesar kesempatan kita dalam upaya mendatangkan masa depan ke dalam kehidupan profesional dan pribadi kita sedini mungkin, marilah kita menjawab pertanyaan pertanyaan berikut:
“Apakah anda orang masa lalu atau orang masa depan?”
1. Orang masa depan adalah ahli kemungkinan, bila sesuatu belum dicapainya, tetapi pernah dicapai oleh orang lain, maka baginya itu mungkin.
2. Orang masa depan memang pejalan jauh, bila yang diimpikannya itu belum pernah dicapai atau dicoba orang lain, dia justru lebih bersemangat.
3. Orang masa depan melihat dengan jelas apa yang bisa dicapainya dalam gambar mental di pikirannya, itulah yang kita sebut visi.
4. Orang masa lalu adalah orang yang memiliki ingatan yang kuat mengenai kegagalan dan kesulitan di masa lalu, dan menilai kesempatan yang tersedia baginya terlalu sulit, terlalu beresiko, atau tidak mungkin.
5. Orang masa lalu berprinsip biar lambat asal selamat, dan meyakini dan menjalankan pepatah itu tanpa menyadari banyak sekali orang di sekitarnya yang melaju sangat cepat melampauinya dan selamat.
Keselamatan perjalanan hari ini tidak ditentukan oleh cepat atau lambatnya sebuat perjalanan, tetapi terutama disebabkan oleh ketepatan cara yang kita gunakan.
Para bintang di sekitar kita adalah orang orang masa depan yang mempraktekkan masa depan itu, hari ini.
Dengan kesadaran penuh menjadi lebih sederhana, lebih efisien, dan pasti lebih efektif.
Dan tugasnya sebagai pemimpin adalah menyederhanakan kompleksitas dalam proses usahanya saat ini melalui pemikiran sistem dan tindakan teratur, untuk mencapai hasil maksimal dalam batasan-batasan sumberdayanya.
Dia yang lebih tau, selalu lebih siap (dan lebih sabar..!).
Saat kita rindu pada orang yang kita kasihi, mungkin hanya lantunan kata kerinduan yang mampu mendesirkan perasaan sayang dan cinta kita pada sang kekasih.
Cinta andalah karunia Tuhan, yang bisa dirasakan oleh siapapun yang memiliki hati. Karena cinta datang dari hati, tumbuh dan bersemi di hati.
Cinta memberi energi kehidupan, penumbuh motivasi dan semangat. Cinta adalah hal yang terindah di dunia yang diciptakan Tuhan untuk kita. Cinta tak mampu di bunuh, cinta tak mampu di hancurkan. Dan, kata-kata romantis terindahlah yang mampu mengambarkan keindahan dan kekuatan cinta.
Saat kita merasa perlu untuk mengungkapkan kata-kata cinta untuk kekasih yang terindah, mungkin kata-kata mutiara cinta terindah berikut ini mampu memberikan inspirasi bagi anda.
Saat disisimu aku merasa hidup. Saat kau pergi aku merasa sunyi. Ku ingin kau selamanya disisiku... sayang.
Jika aku harus memilih untuk bernapas atau mencintaimu, maka akan ku gunakan napas terakhirku untuk mengatakan "aku mencintaimu"
Teman bisa membuatmu tertawa, sahabat bisa membuatmu bergembira, namun yang tulus mencintailah yang mampu membuatmu hidup.
Dua jiwa, dua hati berpadu bersama, dalam bahtera terindah bernama cinta.
Cintaku padamu adalah Air, yang selalu mengalir, dan tidak berpaling, yang selalu mengalir, dan tidak berubah, yang selalu mengalir, dan tidak berakhir...
Cinta adalah kerinduan untuk dipahami oleh seseorang yang benar-benar tulus untuk peduli. Ketika seseorang dimengerti, ia akan mampu bertahan terhadap apa pun di dunia ini.
Cinta adalah penderitaan terindah yang paling dicari manusia.
Malamku menjadi fajar yang indah karenamu...
Cinta adalah hal terbaik dan paling indah di dunia, tidak dapat dilihat atau bahkan disentuh. Cinta harus dirasakan dengan hati..
Kadangkala, saat kau dekat, aku kehilangan semua kata-kataku. Dan saat itulah aku berharap, mataku berbicara tentang perasaanku padamu.
Cinta mampu menghangatkan hati yang dingin, seperti matahari yang mencairkan gunung salju.
Jika mencintaimu hanyalah mimpi bagiku, maka biarkan aku tertidur selamanya.
Cinta adalah seberkas cahaya terang dalam kegelapan malam.
Cintaku padamu seperti Simponi terindah
Saat aku berada di padang pasir kehidupan, aku berharap cintamulah yang akan sejukkan jiwaku.
Jika pelukan mewakili betapa aku mencintaimu, maka aku akan memelukmu erat selamanya.
Cinta adalah misteri yang sulit dimengerti. Cinta adalah kebahagiaan yang terpancar dalam diri, meski terkadang cinta juga membawa rasa sakit.
Yang kuharap malam ini hanya tentangmu. Yang kuinginkan saat ini hanya damaimu.
Yang kupinta detik ini hanya bahagiamu. Met tidur, sayang....
Pagi yang tercerah adalah ketika bersamamu, malam yang terindah adalah ketika mendengarkan suara mu, hati yang paling bahagia adalah ketika memiliki mu selamanya
Jangan pernah menganggap hal biasa seorang yg memberi perhatian yang tulus padamu, karena akan menjadi sangat luar biasa disaat kamu rapuh dan terjatuh.
biarkan cinta mengalir apa adanya, terdengar indah bagai nada, menjadi obat bagi yang terluka, menjadi penguat yang putus asa, menjadi penerang saat gulita, hadirkan tawa ditengah duka.
Cinta ibarat menggenggam sekuntum mawar, semakin keras kau menggegam, semakin duri menusuk tajam, namun semakin lembut kau memegang, maka semakin mudah sang mawar terbang terbawa angin.
Cinta ibarat api, jika kau jaga dengan indah, maka cinta akan menghangatkanmu, namun jika kau siram dengan cemburu, maka cinta akan membakar dirimu.
Cinta hanyalah tumbuh di taman hati. Hanya hati yang suci yang mampu memupuk cinta sejati, sebagaimana cinta dihatiku... padamu.
Hanyalah para kesatria yang mampu mencintai. Karena cinta adalah melindungi, menaungi, menghargai dan, kesetiaan dan pengorbanan, dan semua itu semua hanya mampu dihadirkan oleh para kesatria.
Pengorbanan cinta seperti indahnya pelangi yang menghiasi langit kehidupan.
Beginilah cinta, deritanya tiada akhir (by Pat Kai)
Masalah
Setiap masalah adalah alat untuk menaikkan kelas kita.
Dengan adanya masalah kita tertantang untuk menemukan solusi, untuk menyelesaikannya.
Dan apabila penyelesaian telah dicapai untuk masalah itu, maka sebetulnya kegunaan dari masalah itu sudah habis, sehingga masalah itu bisa dilupakan.
Banyak orang mempunyai masalah yang bahkan sudah diselesaikan, tetapi tetap menyimpannya bertahun-tahun, sebagai cara untuk merendahkan diri, sebagai cara untuk menghukum diri sendiri, sebagai cara untuk membuat dirinya tidak yakin untuk menghadapi masalah-masalah selanjutnya.
Jadi segera setelah masalah itu terselesaikan maka kegunaan dari masalah itu tidak ada lagi, lupakanlah.
Karena memang tujuan dari masalah adalah untuk meningkatkan kelas kita.
Saat terpisah, imajinasi adalah penghubung antara dua jiwa yang saling mencintai.
Itu sebabnya, kerinduan menghasilkan janji-janji untuk memuliakan satu sama lain, yang belum tentu dipenuhi saat bertemu.
Cinta yang sedang terpisah, biasanya memang lebih mesra daripada yang dekat.
Karena,
Imajinasi cenderung membesarkan hanya yang indah dan membutakan diri dari yang akan mengecewakan.
Cinta yang dekat dan mesra, sering terbukti hambar setelah pernikahan.
Maka lebih berhati-hatilah saat cintamu terpisah jarak.
Imajinasi cinta cenderung melebih-lebihkan keindahan.
Mario Teguh – Loving you all as alwaysSaat terpisah, imajinasi adalah penghubung antara dua jiwa yang saling mencintai.
Itu sebabnya, kerinduan menghasilkan janji-janji untuk memuliakan satu sama lain, yang belum tentu dipenuhi saat bertemu.
Cinta yang sedang terpisah, biasanya memang lebih mesra daripada yang dekat.
Karena,
Imajinasi cenderung membesarkan hanya yang indah dan membutakan diri dari yang akan mengecewakan.
Cinta yang dekat dan mesra, sering terbukti hambar setelah pernikahan.
Maka lebih berhati-hatilah saat cintamu terpisah jarak.
Imajinasi cinta cenderung melebih-lebihkan keindahan.
Mario Teguh – Loving you all as always Engkau yang cintanya tak berbalas,
kudengar senandung lirihmu …
Aku melihatmu berjalan dengan dia yang bukan aku,
bertaut jemari dalam senyum dan tawa kecil yang menyayat hatiku.
Aku berharap itu aku …,
yang bergetar hatinya karena sentuhan jemarimu yang anggun.
Ooh .. betapa aku berharap itu terjadi.
Aku melihatnya bergelayut manja dan bersender lembut ke tubuhmu yang damai dan wangi.
Aku berharap itu aku …,
yang luruh hatinya dalam syahdu karena menghirup udara beraroma kesurgaan yang mengitarimu.
Ooh … betapa aku berharap itu terjadi.
Aku melihatmu merapihkan rambutnya sambil membisikkan rencana keindahan penyatuan jiwamu dengannya.
Aku berharap itu aku …,
yang menggenang matanya dengan air mata haru, karena keindahan dari janji pernikahan yang jujur dan setia.
Ooh … betapa aku berharap itu terjadi.
Tuhanku Yang Maha Lembut,
Temukanlah aku dengan belahan jiwaku,
yang mengobati pedihnya cinta yang terabaikan ini,
yang mengisi palung kehidupanku yang dalam dan kosong karena kesendirian yang sunyi ini.
Aku berharap itu aku …,
yang berbahagia dalam pernikahan yang memanjakanku dalam kemesraan dan kesetiaan.
Wahai Yang Maha Cinta,
Ooh … betapa aku berharap itu terjadi.
Aamiin Dalam pedih hatimu,
engkau menyenandungkan
… memang lucu, aku masih mencintaimu
walau ku menangis dalam penelantaran
… dan masih mengharap kesetiaanmu
ini memang lucu, tapi tak lucu bagiku
… memang lucu, aku masih merindukanmu
memimpikanmu sebagai mempelaiku
walau ku tahu hatimu telah mati
ini memang lucu, tapi tak lucu bagiku
tapi ku berdoa agar Tuhan tak tertawa
dan menyelamatkan hatiku yang piatu ini
Aamiin
Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan
bila anda sedang takut, jangan terlalu takut.
Karena keseimbangan sikap adalah penentu
ketepatan perjalanan kesuksesan anda Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita
adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba
itulah kita menemukan dan belajar membangun
kesempatan untuk berhasil Anda hanya dekat dengan mereka yang anda
sukai. Dan seringkali anda menghindari orang
yang tidak tidak anda sukai, padahal dari dialah
Anda akan mengenal sudut pandang yang baru Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi
pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus
belajar, akan menjadi pemilik masa depan Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi
pencapaian kecemerlangan hidup yang di
idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa
kesenangan adalah cara gembira menuju
kegagalan Jangan menolak perubahan hanya karena anda
takut kehilangan yang telah dimiliki, karena
dengannya anda merendahkan nilai yang bisa
anda capai melalui perubahan itu Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila
anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara
lama anda. Anda akan disebut baru, hanya bila
cara-cara anda baru Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan.
Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap
anda tepat, dan tidak ada yang bisa menolong
bila sikap anda salah Orang lanjut usia yang berorientasi pada
kesempatan adalah orang muda yang tidak
pernah menua ; tetapi pemuda yang berorientasi
pada keamanan, telah menua sejak muda Hanya orang takut yang bisa berani, karena
keberanian adalah melakukan sesuatu yang
ditakutinya. Maka, bila merasa takut, anda akan
punya kesempatan untuk bersikap berani Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan
stress adalah kemampuan memilih pikiran yang
tepat. Anda akan menjadi lebih damai bila yang
anda pikirkan adalah jalan keluar masalah. Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui
mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan
tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan
yang kemudian anda dapat Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara
kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku
seperti orang yang terus memeras jerami untuk
mendapatkan santan Bila anda belum menemkan pekerjaan yang sesuai
dengan bakat anda, bakatilah apapun pekerjaan
anda sekarang. Anda akan tampil secemerlang
yang berbakat Kita lebih menghormati orang miskin yang berani
daripada orang kaya yang penakut. Karena
sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa
depan yang akan mereka capai Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita
ketahui, kapankah kita akan mendapat
pengetahuan yang baru ? Melakukan yang belum
kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin.
Dengan mencoba sesuatu yang tidak
mungkin,anda akan bisa mencapai yang terbaik
dari yang mungkin anda capai. Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup
adalah membiarkan pikiran yang cemerlang
menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang
mendahulukan istirahat sebelum lelah. Bila anda mencari uang, anda akan dipaksa
mengupayakan pelayanan yang terbaik.
Tetapi jika anda mengutamakan pelayanan yang
baik, maka andalah yang akan dicari uang Waktu ,mengubah semua hal, kecuali kita. Kita
mungkin menua dengan berjalanannya waktu,
tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus
mengubah diri kita sendiri Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk
melakukan sesuatu yang baik. Jangan menjadi
orang tua yang masih melakukan sesuatu yang
seharusnya dilakukan saat muda. Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat
berharga. Memilik waktu tidak menjadikan kita
kaya, tetapi menggunakannya dengan baik
adalah sumber dari semua kekayaan Orang-orang yang minta gaji lebih biasanya tidak dapat lebih, tapi yang melakukan lebih dan berkualitas akan mendapat lebih. Jangan takar tenaga yang Anda keluarkan berdasarkan gaji yang Anda dapatkan tetapi berdasarkan hasil yang dapat Anda kontribusikan bagi kelangsungan dan keuntungan perusahaan Anda. Siapa bilang untuk menjadi kaya dan sejahtera harus punya modal yang banyak? Kalau saja Anda cermat melihat peluang yang ada, ada banyak celah yang bisa menjadi jalan untuk meraih kesejahteraan yang diinginkan. Yang dibutuhkan cuma kemauan untuk menjadi sukses
Meskipun termasuk kategori mitos namun banyak sekali yang percaya, dan memang sebagian besar orang akan mengakui bahwa sifatnya cocok dengan data tabel sifat manusia berdasar bulan lahir dibawah. Mungkin karena memang sudah diamati dari kecenderungan manusia oleh para leluhur dulu. Selain itu pengelompokan sifat juga dianalisa berdasarkan zodiak yang tentu saja juga berdasar tanggal kelahiran.
Dari sifat-sifat ini pulalah dibuat ramalan perjodohan, karena diharapkan sifat bertentangan antara pria dan wanita bisa diminimalkan dan diharapkan sifat-sifatnya bisa saling mengisi. Coba saja Anda bandingkan dengan yang ada di hasil Ramalan Perjodohan Online.
Konsep Diri merupakan faktor yang sangat penting dan menentukan dalam komunikasi antar pribadi. Kunci keberhasilan hidup adalah konsep diri positif. Konsep Diri memainkan peran yang sangat besar dalam menentukan keberhasilan hidup seseorang setelah keberhasilan komunikasi, karena konsep diri dapat dianalogikan sebagai suatu operating sistem yang menjalankan suatu komputer.
Konsep Diri dapat mempengaruhi kemampuan berpikir seseorang. Konsep diri yang jelek akan mengakibatkan rasa tidak percaya diri, tidak berani mencoba hal-hal baru, tidak berani mencoba hal yang menantang, takut gagal, takut sukses, merasa dirinya bodoh, rendah diri, merasa diri, tidak berharga, merasa tidak layak untuk sukses, pesimis, dan masih banyak perilaku inferior lainnya.
Sebaliknya orang yang konsep dirinya baik akan selalu optimis, berani mencoba hal-hal baru, berani sukses, berani gagal, percaya diri, antusias, merasa diri berharga, berani menetapkan tujuan hidup, bersikap dan berpikir positif, dan dapat menjadi seorang pemimpin yang handal.
Komunikan yang berkonsep diri positif adalah Komunikan yang Tembus Pandang (transparent).
Konsepdiri negatif: peka pada kritik, responsif sekali pada pujian, hiperkritis, cenderung merasa tidak disenangi orang lain, bersikap pesimitis pada kompetensi.
Konsepdiri positif: yakin akan kemampuan mengatasi masalah, merasa setara dengan orang lain, menerima pujian tanpa rasa malu, sadar akan keinginan, mampu memperbaiki diri.
Hal-hal yang perlu dipahami tentang konsep diri adalah :
* Dipelajari melalui pengalaman dan interaksi individu dengan orang lain. * Berkembang secara bertahap. * Ditandai dengan kemampuan intelektual dan penguasaan lingkungan (positif). * Ditandai dengan hubungan individu dan sosial yang mal adaptif (negatif). * Merupakan aspek kritikal yang mendasar dan pembentukan perilaku individu.
Hal-hal yang penting dalam konsep diri adalah :
* Nama dan panggilan anak. (nama panggilan dari kecil). * Pandangan individu terhadap orang lain. * Suasana keluarga yang harmonis. * Penerimaan keluarga. (kedudukan kita di keluarga).
Komponen Konsep diri adalah:
* Gambaran diri adalah sikap individu terhadap tubuhnya, baik sadar maupun tidak sadar. Meliputi : performance, potensi tubuh, persepsi dan perasaan tentang ukuran dan bentuk tubuh.
* Ideal diri adalah persepsi individu tentang perilakunya yang disesuaikan dengan standar pribadi yang terkait dengan cita-cita.
* Harga diri adalah penilaian individu terhadap hasil yang dicapai dengan cara menganalisis seberapa jauh perilaku individu tersebut.
* Peran diri adalah pola perilaku sikap nilai dan aspirasi yang diharapkan individu berdasarkan posisinya dimasyarakat.
* Identitas diri adalah kesadaran akan diri pribadi yang bersumber dari pengamatan dan penilaian sebagai sintesis semua aspek konsep diri sebagai sesuatu yang utuh.
Dengan membuat konsep diri, ada sedikit manfaat untuk kita yaitu:
1. Open Area adalah informasi tentang diri kita yang diketahui oleh orang lain seperti nama, kota asal, status, lulusan, dll. Ketika memulai sebuah hubungan, kita akan menginformasikan sesuatu yang ringan tentang diri kita. Makin lama maka informasi tentang diri kita akan terus bertambah secara vertikal sehingga mengurangi hidden area. Makin besar open area, makin produktif dan menguntungkan hubungan interpersonal kita. 2. Hidden area berisi informasi yang kita tahu tentang diri kita tapi tertutup bagi orang lain. Informasi ini meliputi perhatian kita mengenai atasan, pekerjaan, keuangan, keluarga, kesehatan, dll. Dengan tidak berbagi mengenai hidden area, biasanya akan menjadi penghambat dalam bersosialisasi. Hal ini akan membuat orang lain miss komunikasi tentang kita, yang kalau dalam hubungan kerja akan mengurangi tingkat kepercayaan orang. 3. Blind area yang menentukan bahwa orang lain sadar akan sesuatu tapi kita tidak. Misalnya bagaimana cara mengurangi gerogi, bagaimana caranya menghadapi dosen A yang dalam catatan sejarahnya memang ganas melebihi buaya. :D Sehingga dengan mendapatkan masukan dari orang lain, blind area akan berkurang. Makin kita memahami kekuatan dan kelemahan diri kita yang diketahui orang lain, maka akan bagus dalam bekerja tim. 4. Unknown area adalah informasi yang tidak diketahui oleh orang lain dan diri kita. Sampai kita dapat pengalaman tentang sesuatu hal atau orang lain melihat sesuatu akan diri kita bagaimana kita bertingkah laku atau berperasaan. Misalnya ketika pertama kali jatuh cinta, kita tidak pernah bisa langsung mengatakan perasaan “cinta”. Jendela ini akan mengecil sampai kita tumbuh dewasa, mulai mengembangkan diri atau belajar dari pengalaman.
Setelah seseorang melakukan upaya mengenali kekuatan dan kelemahan diri, orang lain akan menyadari siapa aku? Mengenal diri bukanlah tujuan terpenting tetapi pengenalan diri adalah sebagai wahana (sarana) untuk mencapai tujuan hidup. Oleh karenanya, setelah seseorang dapat menjawab pertanyaan siapa aku? maka pertanyaan selanjutnya adalah aku ingin menjadi siapa? ;) ;)
Jawaban atas pertanyaan tersebut tentunya beragam, sesuai dengan peran-peran yang dimainkannya karena manusia memiliki kemampuan untuk mengubah atau mengembangkan diri.
Motivasi
artinya menggerakkan seseorang untuk bertindak, memiliki fungsi
khusus dalam menunjang prestasi. Motivasi merupakan salah satu faktor
internal selainkonsep diri, minat, kebiasaan,kemandirian belajar, dan lain-lain yang mendukung pencapaian prestasi belajar.Sedangkan, faktor eksternal antara lainsarana prasarana, guru, orang tua dan lain-lain (Muhammad Yaumi, 2008)
Irwanto dkk (1996) menyatakan motivasi sering disebut sebagai penggerak perilaku (the energizer of behaviour), dengan kata lain motivasi adalah suatu konstruk teoritis terjadinya perilaku. Di dalamnya terkandung aspek-aspek pengaturan, pengarahan, dan tujuan.
Motivasi yangpositif akan memudahkan orang untuk berhasil mengembangkan diri. Halini sejalan dengan pendapat Dr. William James, Father of America psychology, mengatakan : "We can alter our lives by altering our altitudes” – Manusia dapat mengubah kehidupannya dengan mengubah sikap dan cara berpikirnya. Motivasi akan berpengaruh besarterhadap keseluruhan prilaku yang akan ditampilkan oleh seseorang,sehingga peserta didik yang memiliki motivasi positif akan mudahdikembangkan minatnya untuk belajar, karena menyadari bahwa belajaradalah kebutuhannya.
Orang
yang kurang motivasi biasanya kurang mengaktualisasikan dirinya
secara optimal. Dengan pengerjaan makalah ini, kami akan mengungkapkan
faktor apa sajakah yang memotivasi seseorang dalam mencapai
prestasinya.
I.2 Fenomena Aktual
Motivasi
merupakan hal yang paling penting dalam diri seorang manusia untuk
mencapai apa yang ia inginkan. Motivasi terbagi menjadi dua bagian
yaitu: motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi intrinsik
berasal dari dalam diri individu itu sendiri, sedangkan motivasi
ekstrinsik asalnya dari luar individu tersebut. Umumnya, motivasi
intrinsik seseorang berporsi lebih kuat dalam diri individu. Bila
seorang individu memiliki motivasi intrinsik dalam dirinya, maka akan
lebih mudah ditingkatkan motivasinya dengan diberi motivasi ekstrinsik,
bagaikan menambah minyak di dalam api yang telah bekobar.
Seorang
mahasiswa psikologi memiliki motivasi intrinsik berupa ambisinya
sukses di masa depan dan mendapatkan gelar S.Psi. Ditambah motivasi
ekstrinsik berupa dukungan dari orangtua dengan menyediakan fasilitas
dan selalu perduli dengan bagaimana kondisi ia dikampus.sehingga dia
pun tak ingin menyianyiakan pengorbanan dan perhatian orang tuanya, dia
pun semakin semangat untuk belajar agar meraih nilai yang bagus dan
mendapatkan IPK yang tinggi serta akhirnya menjadi mahasiswa terbaik
diantara mahasiswa lainnya.
Dengan
adanya fenomena aktual di atas, dapat diajukan pertanyaan apakah
motivasi seseorang itu paling dipengaruhi oleh pihak yang mana saja
antara dosen, orang tua, pacar, peergroup atau diri sendiri. Berikut
pembahasan proyek kelompok yang dilakukan di Fakultas Psikologi USU
khususnya mahasiswa berprestasi angkatan 2010.
BAB II
LANDASAN TEORI
II.1. Pengertian Motivasi
Motivasi sering diartikan penggerak perilaku (energizer of behavior), didalamnya terkandung aspek pengaturan, pengarahan dan tujuan (Irwanto dkk, 1996).
Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas,
arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya Tiga
elemen utama dalam definisi ini adalah intensitas, arah, dan ketekunan/
dorongan terhadap seseorang untuk melakukan sesuatu (Kartono,2008).
Intensitas terkait dengan seberapa giat seseorang berusaha, tetapi
intensitas tinggi tidak menghasilkan prestasi yang memuaskan kecuali
upaya tersebut dikaitkan dengan arah yang menguntungkan. Sebaliknya
elemen yang terakhir, ketekunan, merupakan ukuran mengenai berapa lama
seseorang dapat mempertahankan usahanya.
II.2. Motivasi dan Perilaku
Mengapa
suatu perilaku terjadi? Irwanto dkk (1996) menyatakan bahwa secara
umum dapat digolongkan 3 determinan terjadinya perilaku, yaitu :
Determinan yang berasal dari lingkungan ( lingkungan keluarga, desakan guru, dan lain-lain).
Determinan dari dalam diri individu (harapan/cita-cita, emosi, keinginan, dan lain-lain).
Tujuan/insentif/nilai
dari suatu objek. Faktor-faktor ini berasal dari dalam diri
individu (kepuasan, tanggung jawab, dan lain-lain).
Ditinjau dari sifatnya, maka determinan-determinan tersebut dapat dikatakan :
Sifat biologis (nafsu, kebutuhan-kebutuhan biologis)
Berseifat mental (cita-cita, rasa tanggung jawab)
Bersifat objek atau kondisi dalam lingkungan (uang, pangkat, rencana)
Walau
motivasi menggerakkan perilaku, tetapi hubungan antara kedua konstruk
ini cukup kompleks. Berikut ini beberapa ciri motivasi dalam perilaku
:
1.Penggerakan
perilaku menggejala dalam bentuk tangapan-tanggapan yang bervariasi.
Motivasi tidak hanya merangsang suatu perilaku tertentu saja, tetapi
merangsang berbagai kecendrungan berperilaku yang memungkinkan
tanggapan yang berbeda.
2.Kekuatan dan efisiensi perilaku mempunyai hubungan yang bervariasi dengan kekuatan determinan.
3.Motivasi mengarahkan perilaku pada tujuan tertentu.
4.Penguatan positif (positive reinforcement) menyebabkan suatu perilaku tertemtu cenderung untuk diulangi kembali.
5.Kekuatan perilaku akan melemah bila akibat dari suatu perbuatan tidak baik.
II.3. Sejarah Teori Motivasi
Tahun
1950an merupakan periode perkembangan konsep-konsep motivasi.
Teori-teori yang berkembang pada masa ini adalah hierarki teori
kebutuhan, teori X dan Y, dan teori dua faktor. Teori-teori kuno dikenal
karena merupakan dasar berkembangnya teori yang ada hingga saat ini
yang digunakan oleh organisasi-organisasi di dunia dalam menjelaskan
motivasi karyawan.
Teori hierarki kebutuhan
Abraham Maslow, pencetus hierarki teori kebutuhan
Teori motivasi yang paling terkenal adalah hierarki teori kebutuhan milik Abraham Maslow. Ia membuat hipotesis bahwa dalam setiap diri manusia terdapat hierarki dari lima kebutuhan, yaitu fisiologis (rasa lapar, haus, seksual, dan kebutuhan fisik lainnya), rasa aman (rasa ingin dilindungi dari bahaya fisik dan emosional),
sosial (rasa kasih sayang, kepemilikan, penerimaan, dan
persahabatan), penghargaan (faktor penghargaan internal dan
eksternal), dan aktualisasi diri (pertumbuhan, pencapaian potensi
seseorang, dan pemenuhan diri sendiri).
Maslow
memisahkan lima kebutuhan ke dalam urutan-urutan. Kebutuhan
fisiologis dan rasa aman dideskripsikan sebagai kebutuhan tingkat
bawah sedangkan kebutuhan sosial,
penghargaan, dan aktualisasi diri sebagai kebutuhan tingkat atas.
Perbedaan antara kedua tingkat tersebut adalah dasar pemikiran bahwa
kebutuhan tingkat atas dipenuhi secara internal sementara kebutuhan
tingkat rendah secara dominan dipenuhi secara eksternal.
Teori Motivasi Kontemporer
David McClelland, pencetus Teori Kebutuhan
Teori kebutuhan McClelland berfokus pada tiga kebutuhan sebagai berikut:
kebutuhan pencapaian: dorongan untuk melebihi, mencapai standar-standar, berusaha keras untuk berhasil.
kebutuhan
kekuatan: kebutuhan untuk membuat individu lain berperilaku
sedemikian rupa sehingga mereka tidak akan berperilaku sebaliknya.
kebutuhan hubungan: keinginan untuk menjalin suatu hubungan antarpersonal yang ramah dan akrab.
Teori Motif Berprestasi
Konsep motif berprestasi mula-mula dikemukakan oleh Henry Murray (1893) pada tahun 1938 dalam bukunya Explorations in personality. Beliau membagi kebutuhan-kebutuhan manusia ke dalam 17 kategori. Di antaranya adalah kebutuhan untuk berprestasi (n.achievment) dan kebutuhan berafiliasi/berteman (n.affilation).
Konsep-konsep ini dipakai untuk menggambarkan kepribadian seseorang
dalam rangka suatu diagnosa yang sifatnya klinis ( dalam Irwanto,
1996).
Pada
tahun 1940-an John Atkinson dan David Mc Clelland mempelajari
motivasi untuk keperluan yang lebih luas. Mereka yakin bahwa
pengetahuan akan faktor-faktor yang mendasari manusia mempunyai dampak
yang amat luas. Hasil-hasil penelitian mereka menhasilkan teori
motivasi berprestasi yang dampaknya di bidang ekonomi cukup luas dan
mendalam.
Mc Clelland membedakan tiga kebutuhan utama yang mempengaruhi perilaku manusia, yaitu: kebutuhan berprestasi atau n-ach (need of achievement), kebutuhan untuk berkuasa atau n-power dan kebutuhan untuk berafiliasi atau n-affiliasi.
Kebutuhan berprestasi atau n-ach tercermin dari perilaku individu yang selalu mengarah pada suatu standar keunggulan (standard of exellence).
Orang seperti ini menyukai tugas-tugas yang menantang, tanggung jawab
secara pribadi, dan terbuka untuk memperbaiki prestasi
inovatif-kreatifnya.
N-ach,
seperti juga kebutuhan-kebutuhan lain dalam teori Mc. Clelland,
merupakan hasil dari suatu proses belajar. Dalam penelitiannya antara
lain ia merumuskan hubungan antara n-ach dengan pola asuhan dalam budaya tertentu. Karena n-ach adalah hasil dari proses belajar, maka n-ach dapat
ditingkatkan melalui latihan. Berbagai laporan menunjukkan bahwa
paket latihan yang dirancang Mc Clelland dan kawan-kawan, yaitu: Achievement Motivation Training (AMT), memberikan hasil yang menggembirakan di berbagai negara berkembang seperti di India dan Indonesia.
Kedua kebutuhan lain, yaitu n-power dan n-aff kurang banyak diteliti dibanding n-ach.
N-power terlihat dari perilaku individu yang selalu berusaha
menanamkan pengaruh atas orang lain demi reputasinya sendiri. N-aff
terlihat pada perilaku individu yang menyukai kumpul-kumpul bersama
orang lain, membina hubungan baik, dan menjalin hubungan-hubungan baru.
Motivasi Takut Berprestasi
Teori ini dikembangkan oleh John Atkinson, rekan kerja David Mc
Clelland. Menurut Atkinson, terdapat dua tipe manusia yang perilakunya
mengarah pada prestasi. Kelompok yang pertama adalah orang-orang yang
lebih termotivasi untuk berprestasi daripada menghindari kegagalan.
Kelompok kedua adalah mereka yang lebih termotivasi oleh ketakutan akan
gagal. Orang-orang dalam kelompok pertama mengalami rasa gembira bila
meraih sukses, sedangkan kelompok dua senang bisa menghindari
kegagalan.
Kelompok pertama dan kedua mempunyai performance (prestasi)
yang berbeda pada tugas-tugas yang mempunyai derajat kesulitan yang
bervariasi. Atkinson mempostulasikan bahwa orang yang termotivasi untuk
berhasil akan mempunyai performance terbaik pada tugas-tugas dengan taraf kesulitan sedang. Orang-orang termotivasi menghindari kegagalan akan menunjukkan performance terbaik pada tugas-tugas dengan taraf kesulitan amat tinggi atau taraf kesulitan amat rendah.
Teori Atkinson ini telah diuji dengan berbagai penelitian, tetapi
hasilnya masih membingungkan. Meskipun demikian, teori ini merangsang
para ahli untuk memperbaiki alat ukur yang ada sampai saat ini,
khususnya untuk motif berprestasi.
Motivasi, Belajar, dan Minat
Dalam
kaitannya dengan belajar dan minat biasanya para ahli membedakan dua
macam motivasi berdasarkan sumber dorongan terhadap perilaku, yaitu:
motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Motivasi intrinsik
mempunyai sumber dorongan dari dalam diri individu yang bersangkutan
seperti : saya mau jadi dokter , saya tahu saya harus lebih banyak
belajar karena kurang menguasai biologi, dan lain-lain. Motivasi
ekstrinsik mempunyai sumber dorongan dari luar seperti : takut dimarahi
ayah, ingin mendapatkan pujian, dan lain-lain.
Motivasi intrinsik erat kaitannya dengan n-achnya
Mc Clelland dan aktualisasi dirinya Maslow. Berbagai penelitian
menunjukkan bahwa motivasi intrinsik bersifat lebih tahan lama dan lebih
kuat dibanding motivasi ekstrinsik untuk mendorong belajar. Namun
demikian, motivasi ekstrinsik juga bisa sangat efektif karena minat
tidak selalu bersifat intrinsik. Guru yang baik, nilai yang adil dan
objektif, kesempatan belajar yang luas, suasana kelas yang hangat dan
dinamis, merupakan sumber-sumber motivasi ekstrinsik yang efektif untuk
meningkatkan minat dan perilaku belajar ( dalam Irwanto dkk, 1996)
BAB III
ALAT DAN BAHAN
Alat dan bahan yang kami gunakan adalah:
Alat tulis
Laptop
Kuestioner
Printer
Kamera
TIME TABLE
Perencanaan
Tanggal
1
Penentuan Topik
08 April 2011
2
Judul
15 April 2011
3
Pendahuluan
16 April 2011
4
Landasan Teori
16 April 2011
5
Menentukan subjek
4 Mei 2011
6
Analisis Data
6 Mei 2011
7
Membuat poster
13 Mei 2011
Nama :
Nim :
Kuesioner:
1.Menurut saya, bila bersama peer group (teman seabaya) saya semakin semangat dalam belajar (B/S)
2.Menurut saya, orang tua saya sangat membantu proses belajar dengan menyediakan fasilitas yang memadai (B/S)
3.Menurut saya, dosen PA sangat peduli terhadap prestasi belajar saya (B/S)
4.Menurut saya, teman spesial sangat mempengaruhi mood saya dalam belajar (B/S)
5.Menurut saya, rumah merupakan tempat yang nyaman untuk saya belajar (B/S)
6.Menurut saya, saya lebih semangat dalam belajar ketika mengingat ambisi saya (B/S)
7.Menurut saya, ketika teman spesial saya menghubungi saya saat belajar, konsentrasi saya menjadi buyar (B/S)
8.Menurut saya, saya tidak merasa nyaman ketika bercerita kepada dosen PA mengenai pelajaran (B/S)
9.Saya tidak memiliki niat untuk menjadi yang terbaik di dalam kelas. (B/S)
10.Orang tua saya memberikan reward kepada saya saat saya mendapat prestasi baik. (B/S)
11.Saat diajak belajar bersama oleh peer group saya langsung menyiyakan (B/S)
12.Untuk mencapai goal dalam belajar, saya senang menyemangati diri sendiri dengan membuat tabel perencanaan (B/S)
13.Saya senang belajar bersama teman spesial(pacar) saya (B/S)
14.Saya senang ketika dosen memberikan nasehat untuk meningkatkan prestasi belajar kepada saya (B/S)
15.Saya lebih konsentrasi belajar sendiri daripada bersama peer group di kampus (B/S)
Terima Kasih atas kerjasamanya :)
BAB IV
ANALISIS DATA
Berdasarkan data kuisioner yang kami lakukan, diperoleh data:
Kategori
Steven
Vera
Reza
Weillon
Yohanti
Annisa
Peer group
X
X
X
ü
X
ü
Orang tua
ü
ü
ü
ü
ü
ü
Dosen
ü
ü
ü
ü
ü
ü
Pacar
ü
X
X
ü
ü
X
Diri sendiri
ü
ü
ü
ü
ü
X
Dimana bila dikonvert ke dalam persentase menjadi:
Peer group = 8.37%
Orang tua = 27%
Dosen = 27%
Pacar =10%
Diri sendiri =18.37%
Lain-lain = 9%
Diagram
Kesimpulan
Dengan
penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa motivasi seseorang dalam
berprestasi ada bermacam-macam, ada yang berasal dari orang tua, dosen,
pacar, teman, diri sendiri, dll. Namun dari penelitian di atas dosen
dan orang tua merupakan motivator yang paling berperan penting dalam
mencapai prestasi. Oleh karenanya, diharapkan kepada dosen dan orang tua
untuk bisa lebih peduli terhadap pembelajaran siswa sehingga mereka
juga bisa lebih termotivasi untuk mencapai prestasi.
Testimoni Anngota Kelompok
Nanda
Lukita : Menurut saya dengan adanya tugas ini saya senang karena bisa
dilihat bagaimana kerja team agar terselesainya tugas kelompok ini,
sedikit rumit memang kalo difikir-difikir tapi asik kok kalau
dikerjainnya pelan-pelan ga terasa, apalagi bersama peer group, walaupun
kadang waktu yang membatasi kami dengan adanya urusan masing-masing.
Annisa Vanya P :menurut
saya dengan adanya tugas proyek mini ini saya merasa lebih mengetahui
banyak mengenai motivasi berprestasi. Selama pengerjaannya saya dan
kelompok memang memiliki hambatan namun hal tersebut masih bisa diatasi.
Hambatan yang biasa kami hadapi adalah masalah waktu. Dengan adanya
tugas kelompok membuat kami lebih kompak dan menambah pengalaman kami
dalam hal meneliti.. Kegiatan pengerjaan proyek mini ini menyenangkan Caroline
Utama : menurut saya tugas mini proyek ini dapat menambah wawasan saya
terhadap apa itu motivasi.dan saya merasa senang mengerjakannya dengan
teman kelompok saya walaupun ada beberapa hambatan seperti waktu yg
menjadi halangan namun hal itu dapat diatasi.
Testimoni Kelompok :
Secara keseluruhan pengerjaan proyek ini berjalan sesuai rencana,
hambatan yang terdapat selama proses pengerjaan bisa dilalui kelompok
dengan baik dan kelompok cukup puas dengan hasil dari penelitian yang
dilakukan, pengerjaan proyek ini sangat menyenangkan bagi kelompok :)
DAFTAR PUSTAKA
1.Santrock, J.W. (2008). Psikologi Pendidikan (edisi kedua). Jakarta: Prenada Media Group
2.Hilgard. An Introduction to Psychology. 9th edition.2000.
Pendidkan orang dewasa dapat bersumber dari filsafat-filsafat umum yang berkaitan dengan pendidikan. Semua sumber ide tersebut bisa mendapat respon dan pandangan yang berbeda, tergantung dari individu yang menilai.
Ada empat filsafat umum berdasarkan kerangka pertanyaan, apa itu realita, apa itu pengetahuan, dan apa itu nilai, yaitu:
- IDEALISME
- REALISME
- EXPERIMENTALISME
- EKSISTENSIALISME
Singkat
cerita, keempat filsafat ini tentu memberikan ide yang berbeda, dimana
Idealisme dan Realisme tergolong filsafat tradisionalisme (seseorang
punya hak untuk hasil akhir namun tidak berhak menentukan nilai akhir)
dan Eksperimentalisme serta Eksistensialisme tergolong filsafat modern
(seseorang punya hak mentukan hasil akhir dan makna).
Idealisme
merupakan filsafat tertua yang sangat menjunjung tinggi Tuhan serta
hal-hal yang berbau spiritual. Tujuan dan cita-cita hidup kaum idealis
berdasar dari semangat manusia dan tidak mempedulikan kedaan fisik
maupun materi. Hal ini
sangat bertolak belakang dengan kaum Realis, yang sangat mengandalkan
dunia fisik dan materi sebagai hal yang nyata. Kaum Realisme sangat
memperhatikan keberadaan manusia dan juga kebendaan. Berbeda hal lagi
dengan kaum Ekperimentalisme, yang menjadikan pengalaman dan pemecahan
masalah serta proses sebagai pedoman hidup, yang bertujuan untuk menguji
nilai-nilai hidup. Walaupun ketiga filsafat ini berbeda, namun
ketiganya memiliki hubungan, dimana Idealisme dan Realisme dapat saling
menutupi dan melengkapi, meskipun sebenarnya keduanya sangat
bertentangan. Kedua filsafat ini kemudian dapat memunculkan filsafat
ekperimentalisme, yang juga berbeda dengan keduanya, namun merupakan
perpaduan dari idelaisme dan realisme, karena kaum ekperimentalisme
merupakan kaum yang dinamis, dan selalu mencari mana yang paling benar.
Yang
terakhir adalah kaum Eksistensialisme, yang sifatnya sangat
individualis, sehingga tidak begitu mempedulikan apa yang dikatakan oleh
orang lain karena kaum ini bebas bertindak sesuai dengan apa yang
dirasanya benar. Namun ini adalah sebuah tanggung jawab, yang juga dapat
mempengaruhi orang lain. Inilah yang mungkin meyebabkan
Eksistensialisme terpisah dari filsafat lainnya, karena paham ini sangat
berbeda. Walaupun demikian perbedaan-perbedaan inilah yang pada
akhirnya menghiasi kehidupan di dunia ini dengan berbagai macam variasi
ide, pendapat, pandangan dan juga paham.
Hubungan
keempat filsafat ini dapat dikaitkan dengan salah satu performa yang
saya ikuti di mata kuliah Andragogi. Dalam hal ini, yang menurut saya
paling sesuai dengan gambar ini adalah metode Diskusi. Mengapa? Karena
sama halnya dengan konsep keempat filsafat tadi, metode diskusi adalah
salah satu metode pembelajaran bagi pendidikan orang dewasa yang sangat
variatif dalam hal pelaksanaannya. Terdapat bermacam-macam metode
diskusi yang dapat digunakan. Diskusi dapat bersifat formal, maupun
informal, dalam bentuk kelompok seperti buzz group, atau huddle, dapat berupa debat, dapat juga brainstorming dan masih banyak yang lainnya. Metode
diskusi sendiri juga secara tidak langsung dapat menerapkan berbagai
macam paham filsafat tadi. Misalnya saja kita dapat melihat paham apa
yang dianut oleh seseorang berdasarkan cara seseorang memimpin sebuah
diskusi, ataupun bagaimana cara seseorang berargumen atau memberi
tanggapan maupun pendapat di dalam sebuah forum diskusi. Selain itu
paham eksistensialis juga dapat kita lihat ketika ada sebuah pemecahan
masalah di dalam diskusi, ketika ada hal yang diperdebatkan, dan ketika
anggota diskusi mencari solusi ataupun jawaban yang paling tepat dari
sebuah masalah.
Paedagogi
berasal dari bahasa yunani yang berarti membimbing anak.paedagogi juga
membahas tentang pembelajaran dan strategi pembelajarannya, khususnya
dalam pendidikan 'Formal' TujuanInstruksional dari materi ini adalah:
Mahasiswa diharapkan memahami pengertian pendidikan,
alat pendidikan dan tujuan pendidikan. Mahasiswa diharapkan dapat
menjelaskan peran teknologi pendidikan dalam proses belajar serta
membuat rancangan rencana belajar berdasarkan panduan buku sebelum mengikuti kelas pembelajaran
Prinsip belajar yang dimiliki seseorang sebagai upaya pembelajaran. Prinsip itu antara lain:
Perhatian dan Motivasi
Sebagai
seorang mahasiswa saya dituntut untuk memberikan perhatian ketika
berkuliah dan termotivasi untuk belajar. Inilah yang saya alami ketika
saya menyadari bahwa saya tidak mampu menggunakan blog, sehingga saya
memeprhatikan cara menggunakannya dan termotivasi untuk terus belajar
dan mencoba sampai bisa.
Keaktifan
Selain
memeperhatikan saya harus aktif juga dalam belajar dan mencari
sumber-sumber pembelajaran yang berguna. Walaupun sebenarnya bisa juga
saya terapkan dengan posting menggunakan blog, saya lebih memilih aktif dengan menggunakan media lain, seperti misalnya browsing di google, yahoo, dll.
Keterlibatan Langsung / Berpengalaman
Ini jelas terjadi ketika saya pada awalnya memang tahu tentang blog, namun tidak memiliki blog, sehingga
proses pembelajaran yang bisa saya dapatkan sangatlah minim. Namun
ketika saya telah terlibat langsung dan berpengalaman dalam
penggunaannya, maka proses belajarpun terjadi. Saya juga kemudian tahu
sendiri bahwa saya lebih memilih untuk tidak mengikutsertakan berbagai posting yang tidak berhubungan dengan kuliah saya.
Pengulangan
Proses
pengulangan dapat menajadi berguna dalam proses belajar. Dengan
mengulang kita sekaligus melakukan proses latihan berulang yang dapat
meningkatkan daya ingat dan performa kita. Hal ini terjadi ketika saya
kerap mendapat tugas sehingga saya semakin sering menggunakan blog dan menjadi semakin terbiasa begitu pula dalam pengerjaan tugas.
Tantangan
Sebagai
mahasiswa, tentu ada tujuan yang hendak dicapai. Dalam mencapai tujuan
tersebut pasti ada saja halangan yang mengganggu, namun mau atau tidak
halangan tersebut harus dihadapi. Inilah tantangan tersebut. Semakin
besar tantangan tersebut, maka semakin besar motivasi kita
menaklukannya. Dalam hal ini, saya akan sering menghadapi berbagai
pertanyaan atau kebingungan-kebingungan , salah satunya masalah posting di blog. Namun inilah tantangan yang harus saya hadapi.
Balikan dan Penguatan
Sesuai dengan “law of effect”, seseorang
akan lebih senang jika tahu bahwa ia mendapat hasil yang baik. Itu
berarti ia akan mendapat pengaruh yang baik untuk usaha kedepannya.
Ketika saya merasa blog saya lebih baik tanpa posting yang lain-lain, maka saya akan belajar dengan lebih baik dan positif.
Perbedaan individual
Pada
dasarnya, manusia itu adalah unik dan berbeda, sehingga tidak ada satu
orangpun yang memiliki sifat-sifat yang sama persis. Hal ini pastinya
mempengaruhi proses dan hasil belajar kita. Jika ada teman saya yang
memilih untuk membuat posting diluar kewajiban mata kuliah pada blognya, hal
ini membuktikan bahwa perbedaan sifat dan pendapat itu memang ada,
bahwa saya berbeda dengan orang lain. Mungkin teman saya memiliki alasan
tersendiri untuk melakukan demikian, namun saya juga memiliki alasan
untuk tidak melakukannya.