PEMENANG TIDAK BERHENTI MELAWAN TAKDIR DAN ORANG YANG BERHENTI MELAWAN TAKDIR TIDAK PERNAH MENJADI PEMENANG
Rabu, 24 Juli 2019
ESES ITU PENGUSAHA
Sabtu, 20 Juli 2019
ESES WANITA SUMBER INSPIRASI
Didekat kita sesungguhnya ada pesona keajaiban. Yaitu makhluk yang cantik , unik, memiliki data tarik yang luar biasa, Dan memiliki sinar yang lebih tajam Dari sinar Dari ultraviolet yang menusuk kedalam jantung orang yang memandangnya.
Kecantikannya menjadi sumber inspirasi para seniman, keindahannya menjadi sumber kreasi para penulis Dan fotografer. Kekuatannya menjadi pendorong para pejuang, pengusaha, petani, penguasa, Dan berbagai profesi lainnya.
Didunia kemolekannya menjadi sumber mata pencaharian para pekerja hiburan, gerak-geriknya menjadi sajian infotaiment, fisiknya satu tapi menjadi bermacam-macam personifikasi.
Para pujangga tidak pernah kehabisan kata sanjungan, para budayawan mendeskripsikan dengan bermacam-macam kreasi. Sumbernya satu tapi bisa ditafsirkan menjadi beribu-ribu pengertian, ITULAH yang disebut WANITA.
Kecantikannya menjadi sumber inspirasi para seniman, keindahannya menjadi sumber kreasi para penulis Dan fotografer. Kekuatannya menjadi pendorong para pejuang, pengusaha, petani, penguasa, Dan berbagai profesi lainnya.
Didunia kemolekannya menjadi sumber mata pencaharian para pekerja hiburan, gerak-geriknya menjadi sajian infotaiment, fisiknya satu tapi menjadi bermacam-macam personifikasi.
Para pujangga tidak pernah kehabisan kata sanjungan, para budayawan mendeskripsikan dengan bermacam-macam kreasi. Sumbernya satu tapi bisa ditafsirkan menjadi beribu-ribu pengertian, ITULAH yang disebut WANITA.
Senin, 08 Juli 2019
DOANGANG ESES
Doangang Punna La Naungko Ri Butta
I kau Butta kuonjo'
Palewanga' Tallasakku
Eranga' mange Ri Kaminang Mate'nea.
Doangang Punna A'jappa
Bunga ribireang kukangkang
Bunga bulang kusoeang
Bunga ni ngaia ri lino
i nakke ngaseng pata saba' Allahu Ta'ala.
Doangang Punna Lattinro
Kupantinromi tubuku
kukalimbu' sahada'ku
Patampulo malaeka'
Anjagaia' i lalang tinro Saba' Allahu Ta'ala.
Doangang Punna Ambangung Tinro
Kukangkangmi anne linoa
Kupasapu ri rupangku
Kuerang kale
Butta salama' kuonjo' Lanri Allahu Ta'ala.
Doangang Sollana Ni Kamaseangko
I nakke minne Ana' I lalang mate'ne
Napinawanga' pammuji
Ata - Karaeng
Mammuji Mangngamaseang aseng ri nakke Barakka' La Ilaha Illallah.
Doangang Pa'bongka Setang
Kau setang kau longga'
Pali'-palili kalennu
Lammaloi yukkung
Baja' bassia
Panggala-gala Buttayya Hu.. Kunpayakun.
Doangang Parampa' Nassu
Limbu'bu'jintu pa'mai'nu
Bombangjintu nassunu
Kulappa' na kuonjokang Tamammoterang.
Doangangna Raja Gowa wettu na Lellungi Balandae
I nakke Mine
Barambang bet betea
Tonasak batang jambua
Dongkokku dongko Gassa
Bukkuleng, Bukkuleng takkekek
Tamamminra Bukkulengku
Barakka La Ilaha Illallah.
Doangang Panggagara Bassi
Ijunnia jintu Areng tojeng tojenna Bassia
Ri karaenna Allahta'ala sakra' kating
Sabtu, 29 Juni 2019
ESES BISNISKU SURGAKU
Senin, 17 Juni 2019
MANUSIA PARAKANG
Parakang kok manusia...
Mendusta tanpa dosa...
Tak punya amalan agama, budaya, adat hingga suara kebenaran
Namanya manusia parakang
Anatominya pasti rakus...
Organ tubuhnya pasti angkuh...
Lagak bagaikan malaikat pemberi rezeki...
Dustanya manusia parakang menderu laksana angin bahorok...
Bobrok penuh fatamorgana konspirasi penguasa dzalim...
Menolong melonglo laksana pahlawan kesiangan...
Berorasi bagai Soekarno....
Kahlil Jibran pun malu dibuatnya...
Mengaburkan pandangan jiwa....
Bagai oase di Padang gersang...
Busuk aroma berbalut wewangian memuakkan...
Parfum asli tapi palsu dikemas sedemikian rupa hingga banyak yang terkesima dibuatnya....
Aslinya penuh kebohongan
Penuh kemunafikan...
Feodalisme millenial bangkit membredel aspirasi penentangnya...
Aaahhh...sudahlah
Aku muak melihat dustanya manusia Parakang membungkus kepalsuan ini...
Yang jelas manusia parakang lebih hina dari sampahku. Sampah lebih berguna, bernilai rupiah pula...
Jauhlah dari manusia parakang penjilat tahta dan jabatan. Sekali lagi, jauhilah Manusia parakang dusta itu....
PEMUDA KALKULATOR
Saat ini pemuda sudah kehilangan jati dirinya sebagai agen-agen perubahan, di mana pemuda hari-hari ini telah memilih untuk bungkam terhadap berbagai persoalan rakyat kecil, buruh, tani, dan nelayan.
Pemuda lebih memilih untuk tidak pusing dan tidak mau tahu dengan persoalan-persoalan yang terjadi hari ini di tengah masyarakat yang semakin terhimpit oleh kerasnya kehidupan. Kehidupan yang semakin tidak menunjukkan keadilan terhadap mereka yang dizalimi oleh segelintir penguasa di negeri ini.
Pemuda entah pergi kemana ketika rakyat yang berada di bawah kolong-kolong jembatan, tempat-tempat kumuh, desa-desa, hingga seluruh pelosok negeri sedang menanti gebrakanmu! Rakyat kecil menggantungkan harapan mereka kepada kalian, para pemuda yang katanya adalah orang-orang terpelajar dan intelektual. Rakyat menanti kebangkitan kalian, wahai para pemuda !!!
Pemuda hari-hari ini lebih merasa senang sebaga pemuda kalkulator, senang dengan tampil di berbagai media televisi dan elektronik lainnya untuk menjadi penonton dalam berbagai acara yang sama sekali tidak menunjukkan bahwa mereka adalah ujung tombak dari kemajuan bangsa ini, tidak menunjukan bahwa mereka adalah pribadi-pribadi yang peduli dengan nasib rakyat yang tertindas, pemuda hari ini sedang asyik menonton penderitaan rakyat.
Rakyat kecil yang tertindas, sepertinya kalian sudah tidak dapat lagi berharap dengan orang-orang yang dahulu kalian dapat banggakan dan andalkan untuk mendengar keluh dan kesah kalian ketika penguasa menutup telinga dan mata mereka atas penderitaan yang sedang kalian hadapi. Pemuda kebanggaan kalian sudah pergi meninggalkan kalian dan ikut dengan para bersama-sama menonton penderitaan yang sedang kalian alami.
Sungguh ini adalah sebuah kemunduran yang begitu menyakitkan!!! Wahai rakyat kecil yang tertindas menangislah karena sudah tidak ada lagi yang memperdulikanmu karena pemuda kebanggaanmu telah memilih untuk BUNGKAM! Bungkam karena memilih menjadi pemuda kardus, pemuda sampah, pemuda hedonis, pemuda kalkulator, pemuda parakang
Selasa, 11 Juni 2019
KELAK KAMU AKAN MERINDUKAN AKU SEBAGAI SESUATU YANG TAK PERNAH KAMU TEMUKAN PADA SIAPA PUN
Kelak kamu akan merindukanku. Sebagai seorang yang paling peduli, namun memilih memutuskan pergi karena tersingkir oleh perbedaan kegagahan fisik.
Ya, sakit memang rasanya jika tidak dipilih oleh seseorang yang di cintai karena alasan tidak memiliki kegagahan fisik.
Lelah rasanya dan tidak ada lagi harapan rasanya jika sudah berurusan dengan sesuatu yang telah ditetapkan Allah swt.
Lalu apa yang harus aku dilakukan lagi selain lebih baik pergi saja, karena sangat mustahil rasanya membuatmu jatuh cinta padaku, seseorang yang hanya punya, "Cinta bismillah", ketulusan dan tahunya hanya mencintaimu tapi tidak punya kegagahan fisik untuk diberikan padamu.
Tapi ingatlah kamu, saat ini mungkin aku tidaklah begitu berarti apa-apa bagi dirimu, karena kegagahan fisiknya dia yang menghalangi penglihatanmu untuk melihat ketulusan hatiku.
Kelak saat aku sudah tak lagi ada untukmu, aku yakin dan percaya 100% bahwa kamu akan segera mampu melihat lebih jauh ketulusanku untukmu.
Kelak kamu akan merindukanku sebagai sosok yang paling peduli dan pada akhirnya memutuskan untuk pergi karena tersingkir oleh kegagahan fisik dan kekayaan.
Dia terlalu sempurna untuk kujadikan saingan dalam mendapatkan perhatianmu dan memikatmu. Tapi satu hal yang terlupakan olehmu kesempuranaan kegagahan fisik dan kekayaan yang dimiliki oleh dia tidak akan pernah mampu membeli ketulusan dan rasa peduli yang sama seperti yang aku berikan padamu.
Kelak kamu akan merindukanku, sebagai sosok yang paling memahami tentangmu dan akhirnya memutuskan untuk pergi karena keegoisanmu.
Kelak kamu akan memahami bahwa kamu butuh seseorang yang paling bisa memahamimu, bukan yang bisa kamu pamerkan di hadapan sahabat-sahabatmu.
Maka jangan heran jika suatu saat nanti, kamu juga bisa merasakan merindui seseorang yang dulu membayangkan saja menjadi sesuatu yang menyebalkan bagimu.
Suatu saat nanti kamu pasti akan mencariku, karena kamu sadar bahwa akulah sosok yang paling tepat untukmu.
Akan ada saatnya dimana kamu akan mencariku, karena kamu mulai menyadari betapa kamu membutuhkanku. Dan hanya akulah yang paling pantas untuk kamu pilih.
Sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan pasti akan menjadi kebutuhan kamu, sudah terbiasa nyaman dengan perhatinku dan kamu akan membutuhkan perhatianku dengan sendirinya.
Ada saatnya kamu akan menyadari bahwa kesempurnaan kegagahan fisik itu tidak selamanya mampu membuatmu bahagia dalam setiap saat. Akan ada saatnya dimana kamu akan menyadari bahwa kegagahan fisik yang kamu cari-cari sampai mengabaikanku itu hanyalah sebuah kekhilafan atau penggoda untuk membuatmu menyesali telah menyia-nyiakan diriku.
Jangan tanyakan apa yang telah aku lakukan sampai membuatmu merindukanku.
Kelak kamu akan merindukanku sebagai sesuatu yang tak pernah kamu temukan pada siapa pun, jangan bertanya-tanya pada dirimu sendiri atau orang lain mengapa bisa merinduiku, sebab kamu tidak akan menemukan jawaban apapun dari pertanyaanmu.
Kecuali penyesalan yang hanya membuatmu merasa ingin menemukan diriku kembali, sekalipun aku tidak hilang namun menyerah.
Senin, 10 Juni 2019
SEGERA LUPAKAN
Di dalam Islam sebenarnya tidak dikenal istilah meminta maaf melainkan yg utama adalah memberi maaf. Ambil maafku dan kuambil maafmu!
Mengapa kita harus bisa memberikan maaf, karena sadar manusia adalah tempatnya berbagai kemungkinan kesalahan. Maka maafkan kesalahan/ kekhilafan orang lain bahkan sebelum dia minta maaf sekalipun.
Adalah bentuk kesadaran dan kebesaran jiwa Islami kita ( orang pemaaf itu pasti bukan pendendam dan pembenci dan orang seperti yang di cari didalam kehidupan . Karena bisa dipercaya komitmen nya ).
Memberi maaf tidak serta merta menyelesaikan masalah, tapi setidaknya melepas beban bagi yang bersalah. Soal menghapus dosa atau tidak Wallahu a'lam bishawab. Biar lah Allah yg maha tahu.
Kuberikan maaf dalam bentuk lahir berupa jabatan tangan, pesan tertulis atau sekedar senyuman, tapi yang utama batin yang tak berucap dan bersuara menghapuskan dendam dan kemarahan dengan tuntas, memberi artikulasi yang dalam bahwa semua telah selesai . Masalah dan lembaran yang lalu kita segera lupakan. Mari kita sama songsong masa depan yg lebih menjanjikan . Aku suka ki semua . Aku tidak punya arti apa-apa tanpa kehadiran mu semua . Mari pastikan sinar mentari besok pasti akan lebih cerah!
KEKUATAN IMAN
Kalau demikian berarti masalah itu seharusnya tidak untuk melemahkan manusia melainkan untuk membuatnya lebih KUAT, TANGGUH dan BESAR!
Maka perhatikanlah bagaimana badai berlaku atas pepohonan, bukan untuk menumbangan mereka tetapi untuk semakin menguatkan akar tertancap ke bumi.
Dunia ini adalah tempatnya masalah, datang silih berganti dengan harapan dan kemenangan seperti berlakunya siang dan malam, terang dan gelap, kemarau dan musim penghujan.
Setiap keadaan akan membawamu kemana, tergantung pilihan respon masing-masing.
Hujan yang seharusnya berkah, akan menjadi masalah banjir bahkan memakan korban, tergantung bagaimana persiapan dan respon masing-masing. Saat panas kemarau datang, itu seharusnya berkah untuk mengeringkan, membangun dan sebagainya, tapi itu juga bisa menjadi masalah berupa kekeringan, kekurangan air dan sebagainya.
Masalah dan tantangan akan bawa kamu pada kondisi yang makin baik atau sebaliknya . Itu semua tergantung kamu sendiri!
Karena masalah yg ada itu akan membawamu makin sengsara tergantung pilihan persiapan, dan respon kamu, tergantung PRESEPSI dan PRASANGKA yang kamu bangun sendiri di alam pikiranmu.
Oleh karena itu, ubahlah presepsimu, cara berpikirmu dan persangkaanmu terhadap masalah karena yakinlah, meski itu tak akan mengubah kenyataan tetapi akan merubah akibat dari masalah itu terhadap perasaanmu, kualitas kesehatanmu, kualitas hidup pribadimu bahkan ketokohanmu dan lain-lain.
Intinya, JIKA MAU MENGUBAH KENYATAAN HIDUP MU. MAKA MULAI UBAH PRESEPSI MU TENTANG MASALAH YG ADA. Ingat jangan sekalipun pernah berprasangka buruk terhadap apa yang datang dari Tuhanmu, karena sesungguhnya Tuhanmu akan berlaku sebagaimana engkau prasangkakan.
Fa Inna Ma'al ’usri yusra… Inna ma’al usri yusra, “Maka dibalik kesulitan mu ada hikma yg Allah sertakan di dalam nya dan “Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan (Al Qur’an surah An Nasroh: 5&6)”.
Begitulah Allah tidak akan membiarkan hambanya menjalani sendiri masalahnya tanpa menyediakan pertolongan-Nya. ini harus dipercayai sepercaya-cayanya dan diyakini seyakin-yakinnya.
Memang sekilas semua masalah akan membuatmu tertarik bahkan seakan terlempar dari zona rasa nyaman, rasa tenang dan damai. Pasti saja masalah dan tantangan yg datang itu akan menganggu pikiranmu, konsentrasimu, fisikmu, psikismu sampai akhirnya kita temukan cara-cara mengatasinya dan semua akan kembali terasa normal.
Ingatlah kata orang bijak, jika pintu di depanmu tertutup, yakinlah di tempat lain banyak pintu-pintu lain yang terbuka. Jadi jangan pernah meratapi pintu yang tertutup tetapi bersegeralah bangkit mencari pintu-pintu lain yang terbuka.
Intiny! Hadirkan dirimu sebagai orang yang berkepribadian positif dan dengan perlahan tapi pasti lingkungan dan semesta akan merespon sebagaimana yang engkau harapkan! maka selalulah berharap yang positif karena itu cara terbaik untuk mengundangnya masuk ke dalam dirimu.
Dengan demikian, perasaanmu akan jauh lebih tenang, pikirnamu lebih husnudzon, jauh dari dendam apalagi amarah yang membakar, karena semua itu hanyalah bisikan syaitan yang sesaat yang akan membawa kerusakan besar berkepanjangan bila diperturutkan. Jadikanlah sholat dan sabar sebagai sahabatmu dan jadikan sahabat dan handai taulanmu sebagai penghiburmu karena itulah arti persahabatan dan persaudaraan.
Sekaligus langkah positif menawar masalah dan tantangan yang lagi engkau hadapi, yakin dirimu hari esok akan terbit mentari yang akan bersinar lebih terang.
Selamat mengakhiri syahrul ramadhan mu tahun ini dan kita doa bersama di pertemukan dengan ramdahan tahun yang akan datang dalam kehidupan yg makin maju, makin sehat dan makin bahagia bersama keluarga dan bangsa indonesia yang damai .
Kamis, 06 Juni 2019
BERCERMINLAH BERWAWASANLAH
Pemimpin sejatinya dan seharusnya adalah seorang pemimpi. Kita tidak bisa berharap banyak dari pemimpin yang tidak bisa bermimpi. Sama halnya kita tidak bisa berharap kepada pemimpi yang tidak bisa memimpin.
Pemimpi dan pemimpin adalah dua sisi mata uang koin yang tak bisa dipisahkan dan memang, sebaiknya jangan dipisah-pisahkan. Mimpi seorang pemimpin adalah masa depan orang-orang yang dipimpinnya…
Tapi tolong bedakan antara mimpi dan halusinasi! Karena hari ini tak sedikit pemimpin yang merasa dirinya sedang bermimpi tentang masa depan tetapi sebenarnya tidak.
Mereka hanya berhalusinasi mencampurkan antara fakta dengan realitas sehingga lebih sering marah tak karuan daripada memberikan solusi.
Tak sedikit yang merasa dihantui sesuatu yang tidak jelas, mungkin terlalu banyak menyembunyikan masalah di masa lalu dan takut sewaktu-maktu muncul menggerogoti.
Makanya kalau ada pemimpin yang tampak seakan-akan gagah dan tegas dalam mengambil keputusan tapi gagal berargumentasi membela keputusannya alias ngawur melawan akal sehat, itu tanda-tanda jelas kalau pemimpin itu sedang berhalusinasi.
Apalagi kalau juga memilih menyalahkan orang lain di sekitarnya daripada berintrospeksi mengukur tindakan-tindakannya, maka pemimpin itu bukan hanya berhalusinasi tetapi sekaligus mengalami paranoid.
Maka di atas semua perilaku dan tindakan irrasional, leluhur orang Sulawesi Selatan meletakkan siri’ sebagai acuan tertinggi ibarat bintang utara yang menerangi perjalanan.
Maka, pemimpin di Sulawesi Selatan yang belajar dari leluhurnya akan selalu dipandu oleh etika siri’ yang tak akan mempermalukan diri dan leluhurnya demi sekadar berkuasa dan menihilkan kemuliaan.
Siri’ adalah akal sehat berkemajuan yang selalu mendorong pemimpin Sulawesi Selatan untuk membangun daerahnya menjadi “Butta Masunggu, Butta Kalabbirang, Passolongang Ceratta!!
Maka bercerminlah, berwawasanlah… “Ciniq sai bori bellaya… bellanamo kamajuanna..” Kita harus terus bermimpi menjadikan Sulawesi Selatan sebagai yang terbaik di antara yang baik. Maka kalau kamu pemimpin sejati, maka dedikasikan waktu pikiran dan energimu untuk mewujudkan mimpi-mimpi besar dan berhenti berhalusinasi apalagi sampai paranoid karena kamu tahu itu adalah kesia-siaan.
Kalau kamu pemimpin… tetaplah menjadi jarum yang tajam membawa orang-orang yang kamu pimpin yang laksana benang kelindang, jangan berputar tak tentu arah yang akan membuat benang kusut hingga sulit diurai.
Maka, bila kamu lurus, benang di belakangmu akan ikut lurus, maka yang dipimpin akan dapat mengikuti kebenaran sejati karena kamu menjadi jarum bagi mereka, menjadi rahmat bagi keselamatan dunia akhirat.
Maka, kalau kamu pemimpin menjadi ibarat angin, maka pengikutmu adalah ibarat dedaunan di pokok kayu. Maka, ketika kamu bertiup kamu bisa memilih menggugurkan daun kering yang tak lagi berpegangan pada ranting dan dahan yang sehat dan seakar denganmu.
Maka, bila kamu melanggarnya, berarti kamu sedang melawan hukum alam, dan kalau kami menolak gugur tidak pada waktunya, itu bukanlah pembangkangan apalagi pengkhianatan. Maka, berhentilah berhalusinasi apalagi paranoid tentang kesetiaan kami, karena itu tak baik bagimu, pengikutmu, rakyatmu, dan tanah airmu.
Pemimpi dan pemimpin adalah dua sisi mata uang koin yang tak bisa dipisahkan dan memang, sebaiknya jangan dipisah-pisahkan. Mimpi seorang pemimpin adalah masa depan orang-orang yang dipimpinnya…
Tapi tolong bedakan antara mimpi dan halusinasi! Karena hari ini tak sedikit pemimpin yang merasa dirinya sedang bermimpi tentang masa depan tetapi sebenarnya tidak.
Mereka hanya berhalusinasi mencampurkan antara fakta dengan realitas sehingga lebih sering marah tak karuan daripada memberikan solusi.
Tak sedikit yang merasa dihantui sesuatu yang tidak jelas, mungkin terlalu banyak menyembunyikan masalah di masa lalu dan takut sewaktu-maktu muncul menggerogoti.
Makanya kalau ada pemimpin yang tampak seakan-akan gagah dan tegas dalam mengambil keputusan tapi gagal berargumentasi membela keputusannya alias ngawur melawan akal sehat, itu tanda-tanda jelas kalau pemimpin itu sedang berhalusinasi.
Apalagi kalau juga memilih menyalahkan orang lain di sekitarnya daripada berintrospeksi mengukur tindakan-tindakannya, maka pemimpin itu bukan hanya berhalusinasi tetapi sekaligus mengalami paranoid.
Maka di atas semua perilaku dan tindakan irrasional, leluhur orang Sulawesi Selatan meletakkan siri’ sebagai acuan tertinggi ibarat bintang utara yang menerangi perjalanan.
Maka, pemimpin di Sulawesi Selatan yang belajar dari leluhurnya akan selalu dipandu oleh etika siri’ yang tak akan mempermalukan diri dan leluhurnya demi sekadar berkuasa dan menihilkan kemuliaan.
Siri’ adalah akal sehat berkemajuan yang selalu mendorong pemimpin Sulawesi Selatan untuk membangun daerahnya menjadi “Butta Masunggu, Butta Kalabbirang, Passolongang Ceratta!!
Maka bercerminlah, berwawasanlah… “Ciniq sai bori bellaya… bellanamo kamajuanna..” Kita harus terus bermimpi menjadikan Sulawesi Selatan sebagai yang terbaik di antara yang baik. Maka kalau kamu pemimpin sejati, maka dedikasikan waktu pikiran dan energimu untuk mewujudkan mimpi-mimpi besar dan berhenti berhalusinasi apalagi sampai paranoid karena kamu tahu itu adalah kesia-siaan.
Kalau kamu pemimpin… tetaplah menjadi jarum yang tajam membawa orang-orang yang kamu pimpin yang laksana benang kelindang, jangan berputar tak tentu arah yang akan membuat benang kusut hingga sulit diurai.
Maka, bila kamu lurus, benang di belakangmu akan ikut lurus, maka yang dipimpin akan dapat mengikuti kebenaran sejati karena kamu menjadi jarum bagi mereka, menjadi rahmat bagi keselamatan dunia akhirat.
Maka, kalau kamu pemimpin menjadi ibarat angin, maka pengikutmu adalah ibarat dedaunan di pokok kayu. Maka, ketika kamu bertiup kamu bisa memilih menggugurkan daun kering yang tak lagi berpegangan pada ranting dan dahan yang sehat dan seakar denganmu.
Maka, bila kamu melanggarnya, berarti kamu sedang melawan hukum alam, dan kalau kami menolak gugur tidak pada waktunya, itu bukanlah pembangkangan apalagi pengkhianatan. Maka, berhentilah berhalusinasi apalagi paranoid tentang kesetiaan kami, karena itu tak baik bagimu, pengikutmu, rakyatmu, dan tanah airmu.
JANGAN PUJIKALE
Ya, berbicara membangun masa depan yang belum selesai. Berarti sama saja berbicara tentang masa depan diri mu yang terbentuk dari dan oleh keyakinan dan kepercayaan yang kamu bangun sendiri.
Makanya, hati-hati menilai diri mu dan kemampuan kamu. Orang Makassar bilang, jangan "pujikale"! "Pujikale", artinya, "memuji diri sendiri". Dan kamu juga tidak boleh over confidence atau terlalu percaya diri. Lebih celaka lagi kalau tidak percaya diri.
Membangun keyakinan diri secara positif itu adalah sesuatu yang membentuk ruang-ruang dan pintu-pintu keajaiban, pintu-pintu berkah dari ridha Allah, ridha alam, dan ridha manusia yang ada di sekitar kamu.
Oleh karena itu, satukan doamu dengan ketiga bidadarimu: ibu bapakmu, saudara-saudara dan keluargamu, serta karyawan mu dan masyarakat.
Jika ketiga bidadarimu itu menyatu dalam doamu, yakin saja Allah akan meridhaimu. Insya Allah.
Kalau sudah begitu, kata gagal menghadapi ujian untuk sukses seperti apapun, katakan hal itu tidak ada lagi karena usahamu, keseriusanmu, strategimu, dan doa kepasrahanmu telah kamu lakukan. Kalau ada yang belum berhasil, itu hanya waktu yang tertunda.
Ingatlah, tidak berpindah satu butir debu dari tempatnya kecuali atas ridha Allah. Maka, #BISMILLAHJALANILAH! Lakukanlah apa yang terbaik, jelas berbeda, mengalirlah bagai air, selalulah pikir yang baik-baik, lakukan yang baik-baik, dengarkan yang baik-baik, bicarakan yang baik-baik, lihatlah yang baik, tulislah yang baik-baik, dan sampaikan yang baik-baik! Karena yang baik-baik itu akan membuatmu 100% yakin dan percaya bahwa yang terbaik yang akan kamu raih.
Kamis, 11 April 2019
Eses Sebagai Anak Muda
Sebagai anak muda hebat,
Bukan bekerja dalam pekerjaan
Melainkan bekerja di luar pekerjaan
Artinya,
Keluar dari zona nyaman
Dan mencoba hal-hal yang baru
Untuk masa depan
Sebagai tolak ukur impian kita
Sebagai penentu jadi apa kita esok
Bukan bekerja dalam pekerjaan
Melainkan bekerja di luar pekerjaan
Artinya,
Keluar dari zona nyaman
Dan mencoba hal-hal yang baru
Untuk masa depan
Sebagai tolak ukur impian kita
Sebagai penentu jadi apa kita esok
Apa yang mengganggu,
Tinggalkan
Apa yang menjadi peluang,
Ambillah
Karena kesempatan bukan sekali
Tetapi bisa datang berkali-kali
Karena kita tak tahu
Perbedaan kesempatan dengan jebakan
Namun ini adalah resiko hidup
Resiko dalam menggapai masa depan
Masa depan yang cerah
Tinggalkan
Apa yang menjadi peluang,
Ambillah
Karena kesempatan bukan sekali
Tetapi bisa datang berkali-kali
Karena kita tak tahu
Perbedaan kesempatan dengan jebakan
Namun ini adalah resiko hidup
Resiko dalam menggapai masa depan
Masa depan yang cerah
Eses Hidupmu Di Tanganmu
Hidup adalah pilihan
Pilihan bisa kita pilih secara bebas
Sesuai apa yag kita butuhkan dan inginkan
Dan jalanmu hari ini
Adalah kunci penentu masa depanmu
Apa yang kau kerjakan sekarang
Dapat menentukan esok
Bagaimana kau nanti,
Bagaimana masa depanmu kelak
Apa yang kau lakukan sekarang?
Masa depanmu, di tanganmu
ESES PERCAYALAH
Eses Percayalah,
Harapan dapat mengasah masa depan
Impian adalah hal yang mewujudkan
Akan indahnya masa depan
Bukan kepedihan
Bukan kesedihan
Kegagalan hanyalah warna
Dalam hidup perjalanan kita
Harapan dapat mengasah masa depan
Impian adalah hal yang mewujudkan
Akan indahnya masa depan
Bukan kepedihan
Bukan kesedihan
Kegagalan hanyalah warna
Dalam hidup perjalanan kita
Menerjang hari ini
Bukan lari dari masalah
Berani dan berkonstruktif
Percaya diri
Adalah cara efektif
Untuk menyongsong masa depan
Bukan lari dari masalah
Berani dan berkonstruktif
Percaya diri
Adalah cara efektif
Untuk menyongsong masa depan
Pertaruhkan seluruh masa depanmu
Lempar dadu kehidupanmu
Untuk memperoleh apa yang kau inginkan
Hasil tidak mengkhianati proses
Selama kita bekerja keras
Dan selalu mencoba
Lempar dadu kehidupanmu
Untuk memperoleh apa yang kau inginkan
Hasil tidak mengkhianati proses
Selama kita bekerja keras
Dan selalu mencoba
ESES SEBAGAI PENGUSAHA
Jaman sekarang bukan mencari kerja
Jaman sekarang adalah membuat kerja
Jaman sekarang bukan bekerja
Jaman sekarang adalah memperkerjakan
Jaman sekarang adalah membuat kerja
Jaman sekarang bukan bekerja
Jaman sekarang adalah memperkerjakan
Isi hidup mereka dengan pekerjaan
Darimu yang sudah berusaha keras
Beri ketulusan dan senyummu
Beri kasih dan cintamu
Agar pikiran mereka terbentuk
Bahwa kau orang hebat
Ingatan mereka bahwa kau bermanfaat
Karena itu adalah masa depan
Rabu, 10 April 2019
JANGAN BIARKAN KUBURANKU ADA YANG MELUDAHI
Bolehkah? Pertanyaan itu selalu menabrak batok kepalaku disetiap saat dalam kontemplasi panjang. Dalam perenunganku juga, aku seakan berhadapan dengan Guru, panggilan akrab ayahku Saminja upa. Ya, Saminja nama ayahku, Upa nama kakekku.
Bolehkah aku bicara denganmu guru, walaupun itu hanya dalam bayang dan anganku. Karena kamu adalah ayah yang tetap dalam jiwaku, kamu tetap ayahku sekaligus guruku yang mengajarkan tentang pentingnya prinsip, "CINIKI DALLEKANU CINIKI RIBOKOANNU", arti dari Bahasa Makassar ke Bahasa Indonesia, "LIHATLAH DEPANMU LIHATLAH BELAKANGMU".
Bolehkah kamu ayah menjadi cahaya bintang dilangit yang jauh? Ku tahu, hadirmu ayah walaupun tak berwujud dalam fatomorgana yang tak ku tahu. Bila malam ini diam dan hening, seakan ada dirimu ayah yang bicara dalam bisu. Tatkala bulan tersenyum sendu, tanpa terasa serangkai bayang dirimu yang sederhana, berwibawa, dan tersenyum. Walaupun kutahu, itu hanya bayang dalam anganku. Itu ekspresi dekapan rinduku padamu ayah. Karena kutahu, dirimu ayah sudah jauh dan tidak akan pernah datang berwujud.
Bolehkah ayah, kamu hadir dalam mimpiku menjelaskan wasiat penting yang ingin sekali kamu sampaikan padaku, sehari sebelum berpindah dari alam dunia ke alam kubur. Kamu menginginkan aku untuk segera pulang kekampung demi tersampainya suatu wasiat.
Bolehkah ayah, aku berjanji? Ayah, aku berjanji akan meneruskan perjuanganmu, akan berusaha menyebut namamu dalam setiap barisan do'aku , disetiap usaha ku, dan selalu menjaga wasiat mu semasa hidup mengenai,
"TEAKO PA'BENGI NIA AMPI'RUI KUBURANGKU", arti dari Bahasa Makassar ke Bahasa Indonesia, "JANGAN BIARKAN KUBURANKU ADA YANG MELUDAHI".
TEMUKAN DIRIKU MELALUI DIRIMU
Temukan diriku melalui dirimu di
tanah
Bila kamu tidak menemukan diriku di
tanah
Temukanlah diriku di jiwa ragamu
yang bergairah
Temukan diriku melalui dirimu di air
Bila kamu tidak menemukan diriku di
air
Temukanlah diriku di senyumanmu dan
di matamu yang bersinar
Temukan diriku melalui dirimu di
angin
Bila kamu tidak menemukan diriku di
angin
Temukanlah diriku bersama hijrahmu
dan kesuksesanmu yang membahagiakan
Temukan diriku melalui dirimu di api
Bila kamu tidak menemukan diriku di
api
Temukanlah diriku atas tercapainya
cinta dan cita-citamu yang tak bertepi
Jumat, 15 Februari 2019
YANG AKU TAKUTKAN ESES
Yang aku takutkan ESES, hatiku kian mengeras dan sulit menerima nasehat, namun sangat cerdas menasehati.
Yang aku takutkan ESES, aku merasa paling benar, sehingga merendahkan orang lain.
Yang aku takutkan ESES, egoku terlalu tinggi, hingga merasa paling baik diantara yang lain.
Yang aku takutkan ESES, aku lupa bercermin, namun sibuk berprasangka buruk kepada yang lain.
Yang aku takutkan ESES, ilmuku akan membuatku menjadi sombong, hingga memandang yang lain berbeda denganku.
Yang aku takutkan ESES, lidah makin lincah membicarakan aib orang lain, namun lupa dengan aibku yang menggunung dan tak sanggup kubenahi.
Yang aku takutkan ESES, aku hanya hebat dalam berkata, namun buruk dalam berbuat.g
Yang aku takutkan ESES, aku hanya cerdas dalam mengkritik, namun lemah dalam mengkoreksi diri sendiri.
SURAT CINTA UNTUK UKHTI ESES
BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM
ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAH WABARAKATUH,
UKHTI ESES apa kabar?,
aku bingung ukhti ESES!!,
aku sudah menulis sebuah surat dan kubungkus rapi didalam amplom putih, namun, aku tak pernah berani memberikannya padamu. Hingga akhirnya aku putuskan untuk membuatnya diblog ini. Berharap suatu saat nanti kamu akan membacanya dan mengetahui isi hatiku ini dan sampai saat itu tiba aku akan menunggu jawabanmu.
Ukhti ESES dengarkan kejujuran hati ini…
Setiap hari engkau selalu berikan senyuman terindahmu..
Namun, aku tak pernah tahu apa arti senyumanmu itu.
Disaat berjalan melintasiku engkau melirikku..
Sungguh semua itu menjadi tanda Tanya bagiku.
Mungkinkah apa yang kita rasakan sama…
Ukhti ESES…
Uraian jilbabmu panjang teruarai menutupi jutaan rambutmu
Senyumanmu....
Lirikan matamu.....
Mengertikah ukhti engkau bahasa tubuhku..
Tanganku ini ingin menyentuhmu saat engkau menjadi yang halal untukku..
Kakiku ini ingin melangkah mendekatimu..
Mataku ini ingin tetap memandangmu..
dan mengertikah ukhti bahasa bibirku yang ingin berkata :
karena Allah aku sangat menyayangimu
karena Allah aku sangat mencintaimu
dan karena Allah maukah engkau menjadi yang halal untukku suatu saat nanti
hingga saat itu tiba aku akan menunggumu
Ukhti ESES, aku sadar.. Status kita berbeda..
Dan aku sadar ukhti.. aku bukan satu satunya orang yang mencintaimu..
Aku juga sadar ukhti.. aku bukan satu satunya orang yang kamu cintai..
Ukhti ESES
Salahkah aku jika aku ingin menjadikanmu satu satunya wanita dihatiku yang halal untukku wanita dunia dan akhirat..selamanya aku ingin tetap bersamamu..
Ukhti ESES. mungkin sulit bagimu menerima kenyataan ini..
tapi inilah kenyataanya ukhti.. mohon mengertilah ukhti..
Maaf ya ukhti, aku senekat ini menulis surat untukmu diblog ini, karena aku binggung dimana lagi aku ingin menuliskan setiap kata kata hati, satu buku sudah habis kutulis surat untukmu, namun tak satu suratpun yang aku berikan padamu.
Maaf juga ya ukhti atas kebodohanku,
Disetiap kekuranganku aku ingin menciptakan bahagia bersamamu
Ukhti semua ini aku lakukan
Karena aku sadar beberapa bulan lagi
Aku tidak bisa melihat senyumanmu itu
Mata indahmu..
Lembut suaramu..
Tawamu..
Semua itu tak dapat aku lihat dan kudengar,
Karena aku tahu kamu akan pergi tinggalkan kota ini.
Ukhti, aku suka cara kamu menjaga auratmu.
Dan aku juga suka saat kamu tersenyum dan cara kamu buat aku tersenyum.
Ukhti ESES, tempat terindahku didunia ini adalah
ketika wajahku berada dalam pikiranmu,
ketika namaku disebut disetiap do’amu, dan
ketika cintaku kekal berada dalam hatimu.
Ya Allah, aku tidak butuh wanita yang sempurna untuk jadi pendamping hidupku
Aku hanya ingin seseorang yang mau jadi pelengkap disetiap kekuranganku
Yang membuat aku merasa ada
Yang membuat aku tersenyum
Dan berkata : “aku beruntung memilikimu”
Yaitu dia
Aku harap apa yang aku rasakan juga rasa yang kamu rasakan,
Ukhti ESES, jadilah bidadari ku didunia dan disurga nanti.
Karna Cuma kamu penyemagat hidup ini.
Tanpamu hidup ini tak ada artinya
Ukhti ESES, aku sering memperhatikanmu, tentu saja kalau tidak dianggap lancang aku ingin menjadikanmu kekasih halal untukku, suatu saat nanti dimana dirimu benar benar siap. dan sekarang kita ta'aruf yuk, agar aku yakin bahwa ukhti milik ku, kita ta'aruf secara islam
tidak mesti bersentuhan tangan
Namun bersentuhan dalam hati
tidak harus berjalan berdua
Tapi cukuplah kita bertemu dalam do’a
aku sadar ukhti aku bukan orang pertama yang bilang ini pada ukhti, dan aku juga bukan orang pertama yang pernah ukhti cintai,
namun, yakinlah ukhti aku ingin menjadikanmu satu satunya wanita dalam hidup ini. untuk beberapa masa kedepan, bahkan saat malaikat maut datang memisahkan kita, aku tetap berdoa bahwa disurga nanti ukhti tetap menjadi bidadari surgaku.
ukhti ESES mohon kiranya ukhti mau menjawab kegelisahan dihati ini..
dengan jawaban yang menyejukan hati..
Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Jumat, 08 Februari 2019
ESES MEMBANGUN MASA DEPAN
Aku disini bersama air mata, sunyi dan sepi. Menulis, SURAT CINTAKU UNTUK "AKU". Bismillahirrahmanirrahim, Buat Supardi Saminja yang sederhana,
Seandainya kamu percaya dirimu yang memiliki banyak kekurangan dan kelebihan.
Seandainya kamu percaya bahwa orang-orang disekitar mu begitu ikhlas mencintaimu.
Seandainya kamu percaya, bahwa tidak apa-apa untuk menjadi dirimu yang yang apa adanya, bukan yang ada apanya.
Seandainya kamu percaya dengan menjadi orang lain, kamu tetap tidak akan menjadi apa-apa dan bukan siapa-siapa.
Seandainya kamu percaya, diusia ini kamu memiliki kenangan dan sejarah yang paling berharga.
Jadilah apa yang Allah SWT mau dengan menjadi diri sendiri, percaya dan yakinlah kepada dirimu.
Jadilah cita dan jadilah cinta yang belum pernah kamu temukan.
Aku tahu, apa yang kamu hatikan dan pikirkan selama ini.
Akan tetapi, semua itu bisa lama atau cepat kamu raih, tergantung do'a dan usahamu.
Percayalah pesan leluhur orang Makassar, "BAJIMI KA BAJIKI' KODIMI KA KODIKI", artinya, SESUATU BAIK KARENA KAMU BAIK , SESUATU BURUK KARENA KAMU BURUK".
Ya, tergantung bagaimana hubunganmu kepada Allah dan dan hubunganmu kepada manusia.
Kamu tidak boleh lupa bahagia dalam kondisi dan situasi apapun.
Kamu harus bismillahirrahmanirrahim di setiap memulai aktivitas.
Kamu harus bersabar, harus bersyukur, dan harus ikhlas dengan masa-masa kamu jalani pada saat ini.
Aku mengerti, kehilangan ayah sekaligus guru kehidupan, itu tidak mudah.
Aku mengerti, kamu sulit bahagia jika tidak mampu melaksanakan perintah Allah dan jika tidak mampu menjauhi segala larangan Allah.
Tetapi, bertahanlah kamu di cita-cita bismillah dan cinta bismillah.
Yakin dan percayalah 100% , bahwa Allah SWT menciptakan masalah dan solusi mu untuk tujuan mengenai kehidupanmu didunia ini dan juga di.alam keabadian.
Jangan menyerah terhadap harapan mu!
Jangan takut memulai lebih dulu untuk kebaikan!
Jangan menyerah terhadap diri mu yang suka menulis kisah kehidupan nyata didesa yang bernama, "ESES" yang ingin MEMBANGUN MASA DEPAN.
Bismillahirrahmanirrahim, Aku sangat mencintai mu
Alhamdulillah rabbill a'lamin, aku merindukan mu.
Senin, 14 Januari 2019
GURUKU AYAHKU
Guruku...ayahku...
Sekian lama bersamamu
Hari-hari yang kulalui penuh dengan kenangan bersamamu
Suka dan duka kulewati bersamamu
Guruku... ayahku...
Canda dan tawamu menghiasi hari-hari ku
Pribadi kesederhanaanmu yang membuatku bangga padamu
Sifatmu yang penuh kasih dan perhatianmu yang amat peduli padaku
Guruku... Ayahku
Aku sangat bangga padamu
Kamulah yang pertama mendorongku kekota menuntut ilmu
Kamu tetap sosok ayah yang menginspirasiku
Guruku... Ayahku...
Teako pebengi kuburangku nia appirui, itu wasiat titipanmu padaku
Amminro ko ambajiki kamponga, itu harapanmu padaku
Siri' cita-citamu adalah siri' cintqamu, itu ajaran prinsipmu padaku
Guruku... Ayahku...
Aku sayang padamu
Aku akan selalu mendo'akanmu
Aku akan selalu merindukanmu
Selasa, 08 Januari 2019
ESES MEMILIH JALAN YANG BENAR
Lebih baik dihina saat memilih jalan yang benar dari pada berpura-pura menjadi keren tapi memilih jalan yang salah.
ESES...
Tidak perlu kekinian, karena yang kekinian akan alay pada waktunya. Jadi tak perlu repot-repot untuk menyamakan diri dengan kebanyakan orang,
ESES...
Karena sudah terlalu banyak orang yang sama seperti kebanyakan orang. Jadilah paling berbeda dalam hal kebaikan yang bermamfaat dan tidak merugikan bangsa, agama, hukum, budaya, dan juga tidak merugikan diri dan orang lain!
Jumat, 04 Januari 2019
MAKNA TAHUN BARU
Pada tanggal 28 Desember 2018 , pukul 02.00 malam, saat alarm shalat tahajjud berdering, atau lebih tepatnya 8 hari yang lalu adalah hari dimana seorang guru kehidupan kami yang sekaligus ayah panutan, pergi untuk selama-lamanya. Ya, kepergian seorang ayah yang menuju
ke alam abadi seakan membawa separuh kehidupan kami.
Kini kami sudah ikhlas menerima kenyataan pahit itu dan mulai menatap harapan baru di tahun yang baru. Tetapi yang menjadi pertanyaan kami, apa sebenarnya makna dan hakekat dari pergantian tahun 2018 ke tahun 2019?
Menurut kami, makna dan hakekat dari pergantian tahun, paling tidak kami memaknai setiap pergantian tahun sebagai sebuah tonggak, sebuah kesempatan untuk menoleh sejenak apa yang telah kami lewati dalam rentang perjalanan waktu setahun terakhir.
Apakah sudah ada momentum-momentum berharga yang patut kami abadikan sebagai sebuah monumen kehidupan untuk kami jadikan pijakan melangkah ke depan? Atau adakah kekurangan yang harus kami kelola agar menjadi lebih baik ke depannya?
Yang pasti, yang lewat biarlah berlalu, yang akan datang akan kami hadapi dengan semangat baru, suka cita dan pengharapan yang tinggi. Oleh karena itu, harapan besar kami di tahun 2019 adalah menjadi pemanah yang terbaik di tahun 2019.
Maksudnya hanya ingin fokus dan konsentrasi penuh yang baik-baik saja, yang bisa memanah pada sasaran yang dituju dengan berusaha maksimal menggerakan seluruh energi kami, berusaha mengapai apa yang ada, termasuk memikirkan segala dengan nalar yang tinggi, berusaha menghadirkan hati yang penuh ikhlas dan tulus menghadapi semua tantangan dan masaalah , dan yang penting harus bergerak, berpikir, melangkah buat kasih capek-capek tubuh, berusaha juga berjalan menyapa dan berkata kata-kata yang baik dan bermanfaat, dan sebagainya.
Terakhir harapan kami ditahun 2019, semoga kami bisa menghadirkan etos yang tidak mengenal kata jangan terlalu berharap untuk kemajuan, tidak boleh menyerah, tidak boleh berhenti berusaha, harus mau menghadapi semua tantangan dan hambatan. karena kalau tidak ketemu lagi yang namanya hambatan / tantangan / kekecewaan lagi. Itu tandanya, hidup kami sudah berakhir di dunia.
Selasa, 25 Desember 2018
ESES HANDPHONE MU BISA CEDERAI HUBUNGAN MU
Handphone yang ada ditangan mu saat ini, bisa cederai hubunganmu dengan orang lain m. Ya, hal yang penting dalam menjaga hubungan adalah menunjukkan minat dan perhatianmu pada orang lain. Termasuk kepada orang yang kamu seniorkan atau hormati.
Kalau begitu, hati-hati dengan gadget atau handphonemu, yang telah mencuri perhatianmu, lebih dari orang di sekitarmu. Apalagi dengan ibumu, ayahnu, adikmu, sepupumu, sahabatamu, dan atau semuanya. Karena itu akan merusak perhatian dan komunikasi verbalmu dengan orang tuamu atau orang di sekitarmu.
Dapat dibayangkan, ada orang-orang di sekitarmu dan kamu hanya asyik dengan gadgetmu atau handphone mu. Wah! Bahasa-bahasa tubuh orang disekitarmu tidak kamu tangkap lagi dan orang sekitarmu bisa merasa kamu lecehkan dan sepelekan. Hati-hati dengan gadgetmu atau handphonemu, karena itu bisa merusakmu.
Komunikasi itu penting,! Dan itu gunanya kamu gaul, dan disitulah salah satu inti hidupmu .
Langganan:
Postingan (Atom)
























