Rabu, 11 Februari 2026

Berhenti Jadi Pampidokang di Penjualan!





 ðŸ”¥ Sukses Jualan di PT Percetakan Itu Bukan Soal Paling Sibuk Follow Up, Tapi Soal Sistem Sales. Berhenti Jadi Pampidokang di Penjualan!


Di bisnis percetakan, sales sering diukur dari:


✔ Banyak chat masuk

✔ Banyak follow up

✔ Banyak meeting

✔ Banyak deal


Tapi ada satu pertanyaan yang lebih jujur:


👉 Kalau Anda tidak pegang HP 3–5 hari, apa yang terjadi?


1. Lead tetap masuk?



2. Follow up tetap jalan?



3. Penawaran tetap terkirim?



4. Closing tetap terjadi?




✅ Kalau iya, selamat. Anda sedang membangun mesin penjualan.


❌ Kalau tidak? Semua macet, admin bingung harga, sales tunggu arahan, customer lari ke kompetitor…


Berarti Anda masih jadi sales tunggal, bukan pemilik sistem sales.


Masalah Utama Biasanya Ada di Dua Hal:


1️⃣ Semua Closing Harus Lewat Owner


Harga harus tanya Anda.


Diskon harus izin Anda.


Komplain harus Anda jawab.



Akhirnya?

Anda sibuk seharian, tapi omzet stagnan.


2️⃣ Tim Sales Tidak Diberi Framework

Sales cuma disuruh “cari order”.


Tapi tidak diberi:


Script penawaran


Batas diskon


Template follow up


Target konversi


Database pelanggan

Tim jadi tergantung, bukan berkembang.



Dalam Dunia Sales Modern

Level tertinggi bukan “jualan sendiri paling jago”, tapi membangun SISTEM PENJUALAN YANG BISA DIGANDAKAN.


Artinya:

✔ Ada database pelanggan yang rapi

✔ Ada SOP follow up (H+1, H+3, H+7)

✔ Ada batas diskon & margin jelas

✔ Ada template penawaran profesional

✔ Ada target & KPI terukur

✔ Ada sistem repeat order & upselling


Delegasi di Sales Percetakan Itu Seperti Apa?


✔ Sales tahu batas diskon tanpa telepon owner

✔ Admin bisa kirim quotation dengan format standar

✔ CS bisa jawab 80% pertanyaan tanpa eskalasi

✔ Sales punya target mingguan & evaluasi rutin

✔ Ada pipeline: Lead → Offer → Negotiation → Closing → Repeat


Delegasi itu bukan lepas tangan.

Delegasi itu memberi otoritas + angka + standar yang jelas.


Jangan Jadi Pampidokang di Penjualan


"Pappidokang", jika diterjemahkan ke dari Bahasa Makassar ke Bahasa Indonesia, "orang terlalu ikut campur".


Pemimpin yang pampidokang itu:


1. Semua chat harus dia balas



2. Semua harga harus dia tentukan



3. Semua negosiasi harus dia turun



4. Tidak percaya tim bisa closing




Padahal…


💡 Sales yang kuat bukan tergantung pada satu orang,

tapi pada sistem yang bisa dijalankan siapa pun.


🔥 Owner percetakan modern bukan yang paling cepat balas chat,

tapi yang punya mesin sales yang bekerja setiap hari.


Karena bisnis yang sehat itu:


1. Lead tetap masuk tanpa Anda.



2. Tim tetap closing tanpa Anda.



3. Repeat order tetap terjadi tanpa Anda.



4. Dan Anda bisa fokus ke strategi, bukan drama operasional.




Naikkan level dari “sales terbaik” menjadi “arsitek sistem penjualan”.


Karena omzet besar bukan lahir dari kerja keras semata,

tapi dari sistem yang bisa digandakan.

Tidak ada komentar: