Rabu, 17 Mei 2017

Menjadikan Gunung Lassang Sanrangan sebagai tantangan, rintangan, dan halangan yang akan bermamfaat untuk pembelajaran

Kalau kita sebagai orang asli anak petani yang lahir dari desa terpencil, yang memang pada kenyataannya dikampung tersebut memiliki banyak gunung, dan ini menandakan bahwa orang-orang yang ada disana sudah biasa naik gunung.

Ambillah contoh sederhana! Disanrangan ada Gunung Lassang yang ukuran tingginnya dapat disimpulkan masih rendah, di Gowa ada Gunung Lompobattang yang ukuran tingginya boleh dibilang masih tingkatan menengah, dan di Nepal ada Gunung Everest yang ukuran tingginya adalah gunung tertinggi didunia.

Tetapi, ketahuilah bahwa untuk mencapai puncak tidak ada jalan rata. Pasti ada halangan dan rintangannya. Karena Halangan dan rintangan itu adalah bagian untuk menghaluskan makna untuk apa kita perlu kepuncak. . Rintangan dan tantangan itu adalah bagian untuk menghaluskan ketamakan-ketamakan, menguji ketekunanan, kesabaran, kesetian kita, sekaligus membangun loyalitas, dan balas budi pada orang-orang yang ikut mendukung kepuncak yang tentunya termasuk kedua orang tua, saudara, keluarga, dan sahabat.

Bila sudah demikian, untuk mencapai puncak gunung pasti ada gunung berikutnya yang menanti. Apakah gunung berikutnya itu masih sama dengan ukurannya Gunung Lasang, Gunung Lompobattang, atau sudah sudah bisa ke Gunung Everest? jawabanya ada sama kita sendiri yang mau menjadikan tantangan, rintangan, dan halangan sebagai pembelajaran berharga dalam menjalani kehidupan yang Insya Allah akan lebih baik dimasa yanga akan datang.

Kematian itu pasti akan datang

Innalillahi wa innailahi rajiun, telah berpulang rahmatullah KAKEK BATEN, yang dikenal sebagai pejuang veteran, yang BERANI MELAWAN para penjajah di masanya. Semoga Almarhum mendapat tempat yang baik di surga, diterima semua pahalanya, diampuni segala dosanya, dan semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kesabaran,Aamiin.

Jangan Bohong!



Kalau ada rasa peduli pada diri dan orang lain, kalau ada rasa sayang dengan keluarga, dan kalau tak mau cederai nama baik keluarga, maka pilihannya adalah membiasakan diri untuk tidak melakukan kebohongan sekecil apapun.

Intinya, jangan bohong! Dan jangan pernah susahkan orang lain, serta " Don't ever against the law". Yakinlah kesuksesan akan datang jika sudah menerapkan yang namanya "terdepan dalam berpikir dan tercepat dalam bertindak" yang semuanya harus didasari oleh niat "Bismillahir Rahmanir Rahiim".

Ingatlah! Jawaharlal nehru, pemimipin dari negara India yng berkata, "kesuksesan lebih sering dimiliki oleh orang yang berani melakukan dan terlalu jarang dimiliki oleh orang yang takut dengan resiko.

Pemuda Sanrangan, berutallasa, Biringbulu, Gowa, dan Sulawesi Seltan, Jangan Diam

Betapa lucu dan malunya kita sebagai rakyat yang telah memilih PEMIMPIN DI REPUBLIK ini. Ketika kesewenang-wenangan mulai bertahta pada kepentingan PRIBADI, KELUARGA, DAN KELOMPOKNYA SENDIRI.

Lihatlah saat ini! Wacana pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia telah berkumandang didunia maya maupun didunia nyata, Ulama kita banyak dikriminalisasikan, Umat Islam pun didiskiminasi, maka kira-kira apalagi yg bisa diharapkan dari Pemerintah saat ini?

Pemerintah Mulai Masuk angin, ALERGI DENGAN KRITIKAN yang bernama Aksi-aksi damai, cerdas membodoh-bodohi rakyat dengan senjata pengalihan isu. Padahal kita tahu Ahok itu menistakan Agama, mengapa belum dipenjarakan? Apakah ini ada hubungannya Hizbut Tahrir Indonesia dengan Kasus Ahok?

Sulit membayangkan jika Hizbut Tahrir Indonesia benar-benar dibubarkan. Kita akan kehilangan ormas islam yang sangat kristis terhadap terhadap kebobrokan ummat yang mulai lalai dengan ajaran islam yang sesungguhnya dan kritis kepada pemerintah ketika keadilan sering lebih tajam kebawah tapi tumpul keatas.

Inilah suara-suara kecil kita yang sudah mulai lelah merayu Tuhan mengenai menggapa negeri kita seperti ini? Tanpa sadar, kita telah layu kerena sudah biasa menyaksikan orang orang-cerdas lebih suka diam ketika kedzaliman didepan mata.

Semoga menjadi pemimpin amanah

Selamat kpd BAPAK ANIES-SANDI atas kemenangannya sebagai Gubernur terpilih DKI Jakarta yg berdasarkan hasil hitungan cepat. SEMOGA BISA MENJADI PEMIMPIN YG AMANAH, makin inovatif dlm melanjutkan YG SUDAH BAIK, dan yg paling penting rakyat butuh bukti atas janji-janjinya pd saat KAMPANYE.

Waspadailah Pergerakan yang Berbahaya

KAMU MUNGKIN BUKANLAH MUSUHKU, TETAPI AKU JUGA MERASA KAMU JUGA BUKAN SAHABAT YANG BAIK. Bahkan mulai sekarang, aku HARUS LEBIH BERHATI-HATI lagi pada kamu.

Untuk itulah, aku akan sampaikan pada orang-orang yang ada di sekitarku untuk mulai saat ini mewaspadai pergerakanmu.
Maafkan, aku menyebutkan hal ini karena aku tidak yakin pada diriku akan mampu mengendalikan setiap langkahku.

Namun, APAKAH KAMU SUNGGUH BERBAHAYA PADA DIRIKU, PADA KELUARGAKU, PADA ORANG-ORANG TERSAYANGKU, MAUPUN PADA MASA DEPANKU? Hanya Allah yang tahu!

Bisa juga ya, bisa juga tidak. Tergantung, apakah kamu mampu menggigitku atau tidak. Dan seperti apakah racun yang kamu mau sebarkan untukku?
Pun, aku ingatkan kamu bahwa mulai sekarang, aku umumkan pada semua orang bahwa kamu harus di waspadai.

Siapakah dirimu sebenarnya? Ternyata NAMAMU VIRUS yang bisa membawa penyakit batuk, demam, dan influenza. Makanya, aku berusaha total agar tidak lengah karena kamu bisa segera menjangkiti dan membuat aku batuk dan flu.

Buktinya, aku mulai batuk dan flu karena terjangkit saat berada dilapangan Karebosi Makassar yang saat itu sedang menyaksikan peresmian pergantian KODAM VII WIRABUANA MENJADI KODAM XIV SULTAN HASANUDDIN .

Oleh karena itu, kita mestilah waspada terhadap virus, terlebih saat MUSIM PENYAKIT. Dengan tidak lupa kita tingkatkan stamina dan juga tidak lupa minum obat agar tidak tertular.
Tentunya, Virus selalu ada di mana-mana. Bukan hanya dalam bentuk penyakit, tetapi juga pengaruh buruk dari orang-orang yang menghendaki kita tidak sukses menjadi rahmat bagi diri dan orang lain.
Jadi waspadalah! karena virus sekarang bisa berwujud kemalasan, kesedihan, kegalauan dan masih banyak lagi bentuknya.

Tapi ingat! ada juga virus yang baik seperti virus cinta kebaikan, virus motivasi peningkatan rejeki, dan virus sukses bahagia Dunia Akhirat.
Waspadalah selalu, Jangan terjebak pada virus yang mematikan, virus membawa kita kemaksiatan, virus mendekatkan kita pada neraka jahannam, dan virus yang makin membuat hubungan kita jauh dari Allah dan Manusia! JAGALAH LANGKAH AGAR TIDAK SALAH JALAN.

Kalau kau benci aku, aku tetap bahagia

Haruskah kebencianmu aku taklukkan dengan kebencian? Kalau begitu, capek ahh! Kebencianmu akan aku balas dengan do'a, dukungan, bantuan, dan semuanya aku balas dengan yang baik saja. Dan mungkin AKU akan tetap membalasmu dengan kasih sayang! Semoga kalau kamu benci aku, aku tetap bahagia, dan semoga Allah menaklukkanmu!

Selasa, 18 April 2017

Terima Kasih Ibu dan Ayah

Terima kasih UNTUKMU IBU, wanita paling berani yang pernah mempertaruhkan nyawanya untukku, yang mengajarkanku sebuah tanggungjawab, dan yang selalu mengingatkanku agar menjadi manusia yang bermamfaat. Dan terima kasih juga UNTUKMU AYAH, lelaki paling tangguh yang selalu melindungiku, mengajarkanku tentang perjuangan dalam menghadapi kehidupan, dan yang selalu memberikanku semangat untuk berani mewjudkan impian yang berguna bagi agama, masyarakat, dan negara

Sabtu, 15 April 2017

CINTA BISMILLAH


ORANG yang mengerti BAHASA MAKASSAR, pasti mengenal kata “dudu” yang berarti “terlalu” atau kelewat. Berkaitan “dudu” inilah yang mendekatkannya pada kalimat yang berkaitan “terlalu”. Misalnya, “terlalu cinta” atau “cinta dudu”

Memang, ada yang bilang kalau kita cinta pada PANGKAT, HARTA, GELAR dan cinta pada PRIA atau WANITA, jangan sampai keterlaluan dan menjadi cinta buta yang habis-habisan.

Begitu pula kalau kita benci pada orang-orang yang terkadang memang tanpa sadar ada hati yang terluka karena tingkah kita , ada yang kecewa karena sikap kita, dan ada yang tersakiti karena sifat kita . Ingat, benci jangan berlebihan karena itu bisa berakhir dengan kesengsaraan dan kematian.

Bila demikian, cinta maki’, benci maki’ tetapi jangan pakai dudu, cinta dudu, benci dudu. Mengapa Bede’ jangan “dudu” atau “terlalu”? sebab cinta kita harus membahagiakan dan benci pun jangan menambah susah, menambah sedih, dan menambah jengkel yang pada akhirnya membuat kita makin sengsara.

Kalau begitu, kita’ cintami, kita’ bencimi tapi yang biasa-biasamo kapang kodong, hehehe..

Janganmi pakai kata “cintai dudu atau benci dudu. Siapa tahu situasi dan kondisi berubah dari yang awalnya cinta berubah jadi benci, atau dari yang benci jadi cinta mati,cie...hehehe...

Ini biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari yang memang Allah SWT memperingatkan kita dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 216 yang intinya yang kurang lebih seperti itu. Tidak percaya? cobalah baca Al-Qur'an terjemahan!

Kesimpulannya, cinta maupun benci itu mengandung bara dan energi yang dahsyat dan berbahaya karena bisa membuat kita nekat, emosional, hesteris, dan lain-lain.

 Kata “terlalu” itu mampu menghasilkan perbuatan hebat yang tidak bisa diprediksi bergerak dan melakukan wujudnya kadang tanpa kendali. Umpamanya jika cinta atau benci itu ada, maka tembok tinggi yang kalau dipikir-pikir tidak bisa dilewati dan dijebol, tapi itu bisa terjadi atas nama cinta dan benci.

Akan tetapi, bila cinta bisa dikendalikan dengan positif, misalnya seorang PENGUSAHA CINTA pada usahanya yang ia anggap bermamfaat bagi diri dan orang lain.

Atau contoh lain lagi, bila seorang PENGUASA CINTA pada rakyatnya yang ia rasa bahwa jabatan adalah amanah yang harus membuat rakyatnya makin tersenyum didalam kedamaian dan kesejahteraan.

Maka semua yang berdasarkan "CINTA BISMILLAH", insya Allah akan menjadi kebahagian, kesuksesan, atau minimal menjadi prestasi tersendiri di DUNIA sampai AKHIRAT.

Sebaliknya bila benci mati selalu ada pada diri kita, maka itu selalu yang harus diwaspadai karena bisa berakhir dengan perbuatan menyakiti, membunuh, melakukan tindakan sadis yang tidak kita perkirakan sebelumnya.

Kalaulah begitu, BIASA-BIASA SAJALAH! Jika kita cinta atau benci yang sedang-sedang saja dan arahkan ke arah yang positif.

Jangan terjebak dengan kata “dudu” atau “terlalu”, sebab kita bisa sangat marah, kecewa, stres dan bahkan bisa sampai terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, bila didalamnya ada sesuatu yang tidak terpenuhi..

Hargailah orang ESES



Bagi MANUSIA MAKASSAR yang sudah memahami dan sudah biasa mengamalkan prinsip hidup "ASSI PANGALIKKI", yang maknanya saling menghormati, sama membahasakan seperti orang lain kita harapkan hormat seperti itu kepada kita.

BAJIMI KA BAJIKI, KODIMI KA KODIKI, artinya dari Bahasa Makassar ke Bahasa Indonesia, "orang lain berbuat baik kepadamu karena kamu baik, orang lain berbuat jahat kepadamu karena kamu jahat".

"Iyaji antu karaeng tau biasayya akkaraeng", artinya "Kalau mau lihat raja adalah orang yang biasa merajakan orang lain".

Kalau begitu cara bicara atau tutur kata kita adalah simbol kehormatan kita. Jaga kata-kata kita! karena kalau sudah diucapkan itu akan jadi harga diri kita. Bahkan itu jadi komitmen kita pada publik yang wajib kita pegang teguh dan laksanakan.

Kata-kata kita sebagai ksatria ulung haruslah kata-kata bijak, yang tidak menyakitkan ataua, sebaiknya tawadduh, rendah hati, Do'nt sombong, dan jangan mau serba mentang-mentang sok kuasa karena sudah PENGUSAHA sekaligus PENGUASA.

Kata-kata kita kepada ORANG TUA harus terasa terhormat, jangan coba-coba mengeluarkan kata kata jorok seperti" kata SUNDALA' " jika seorang anak marah kepada IBU atau kepada AYAH kita sendiri, dan atau pada yang ORANG MUDA harus bertabur kasih sayang yang tulus dengan menghidupkan budaya "IYE", bukan "IYO" ketika berbicara kepada siapa saja, mengajarkan kearifan lokal "TABE' " (permisi) disaat lewat didepan orang apalagi diera yang penuh teknologi, dan memperingatkan kepada yang suka pakai "BAJU BODO" (baju pendek) bukan baju adat yang di maksud disini. 

Maksud "BAJU BODO" atau "Baju pendek" adalah baju yang melanggar etika dan ajaran syariah Islam, jangan BERJILBAB tapi seperti orang TELANJANG, jangan tertutup diatas terbuka dibawah, serta masih banyak lagi ajaran orang dulu yang harus dipelajari dan diamalkan selama tidak bertentangan dengan syari'ah Islam.

Begitu pun, jika kita punya kelebihan sama sekali tidak boleh jadi alasan untuk meremehkan orang lain, terlebih pada orang tua kita sendiri atau yang lebih tua dari kita, dan sekaligus berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan contoh yang baik-baik kepada adik-adik atau yang lebih muda dari kita.

Ingat PANGKAT, HARTA, KEGAGAHAN/KECANTIKAN, KECERDASAN, KESHALEHAN, dan GELAR kita adalah titipan Dari Allah Swt, yang orang Makassar bilang "RAKI-RAKI RAKKI", artinya daki daki yang melekat yang tidak akan mengutuhkan harga diri kita kalau sombong dan menyakitkan hati orang lain atau orang banyak.

Terakhir.. 
Bersama Allah, jangan sedih
Bersama Allah, jangan rusuh 
Bersama Allah, jangan marah

Bersama Allah, jangan pasrah
Bersama Allah, jangan menyerah

Bersama Allah, ayo berubah
Bersama Allah, ayo berbenah
Bersama Allah, ayo melangkah

Dan mungkin kita harus ucapkan selamat berjuang untuk terus memperbaiki diri, mau "akkaresoko nampa angnganreko" arti dari Bahasa Makassar kedalam bahasa Indonesia "kerjalah dulu lalu makan", selamat bertahan pada baik-baik, meskipun kita tahu kita bukanlah Tuhan yang selalu baik, setidaknya kita sudah berusaha, dan semoga Ridho dan hidayah Allah bersama kita semua.

Ayo hadirkan semangat ESES !
semangat ESES, semangat jalan proses!
semangat ESES, semangat menuju sukses!
Mau cetak tanya admin 081338567456 ESES!

WASPADAILAH PERGERAKAN YANG BERBAHAYA








KAMU MUNGKIN BUKANLAH MUSUHKU, TETAPI AKU JUGA MERASA KAMU JUGA BUKAN SAHABAT YANG BAIK. Bahkan mulai sekarang, aku HARUS LEBIH BERHATI-HATI lagi pada kamu. Untuk itulah, aku akan sampaikan pada orang-orang yang ada di sekitarku untuk mulai saat ini mewaspadai pergerakanmu. Maafkan, aku menyebutkan hal ini karena aku tidak yakin pada diriku akan mampu mengendalikan setiap langkahku.  


Namun, APAKAH KAMU SUNGGUH BERBAHAYA PADA DIRIKU, PADA KELUARGAKU, PADA ORANG-ORANG TERSAYANGKU, MAUPUN PADA MASA DEPANKU? Hanya Allah yang tahu! Bisa juga ya, bisa juga tidak. Tergantung, apakah kamu mampu menggigitku atau tidak. Dan seperti apakah racun yang kamu mau sebarkan untukku? Pun, aku ingatkan kamu bahwa mulai sekarang, aku umumkan pada semua orang bahwa kamu harus di waspadai.
Siapakah dirimu sebenarnya? Ternyata NAMAMU VIRUS yang bisa membawa penyakit batuk, demam, dan influenza. Makanya, aku berusaha total agar tidak lengah karena kamu bisa segera menjangkiti dan membuat aku batuk dan flu. Buktinya, aku mulai batuk dan flu karena terjangkit saat berada dilapangan  Karebosi Makassar  yang sedang menyaksikan peresmian pergantian KODAM VII WIRABUANA MENJADI KODAM XIV HASANUDDIN .   
Oleh karena itu, kita mestilah waspada terhadap virus, terlebih saat MUSIM PENYAKIT. Dengan tidak  lupa kita tingkatkan stamina dan juga tidak lupa minum obat agar tidak tertular.
Tentunya,  Virus selalu ada di mana-mana. Bukan hanya dalam bentuk penyakit, tetapi juga pengaruh buruk dari orang-orang yang menghendaki kita tidak sukses menjadi rahmat bagi diri dan orang lain. Jadi waspadalah! karena virus sekarang bisa berwujud kemalasan, kesedihan, kegalauan dan masih banyak lagi bentuknya. Tapi ingat! ada juga virus yang baik seperti virus cinta kebaikan, virus motivasi peningkatan rejeki, dan virus sukses bahagia Dunia Akhirat.  waspadalah selalu, Jangan terjebak pada virus yang mematikan, virus membawa kita  kemaksiatan, virus mendekatkan kita pada neraka jahannam, dan virus yang makin membuat hubungan kita jauh dari Allah dan Manusia! JAGALAH LANGKAH AGAR TIDAK SALAH JALAN.

Senin, 20 Februari 2017

Perbanyak memberi

Musim hujan, musim tanam padi. Lalu panen padi. Bukan panen rumput. Ini pendapat salah atau betul mikaaah?


Membingkai kenangan pada pemuda desa Berutallasa biringbulu gowa

Masih dalam suasana hari jadinya yang ke-3 bagi Kerukunan Keluarga Berutallasa (KKB) Gowa, yang seharusnya diperingati pada tanggal 26 Januari 2017. Anggaplah ini hanya sebagai catatan tercecerji hehehe… yang sudah terlupakan selama tiga tahun MEMBINGKAI KENANGAN diorganisasi ini.
Kalau kita mau bertanya-tanya, apa hubungannya antara kita sebagai generasi muda KKB GOWA dengan Desa Berutallasa? Ya, Kita mungkin sepakat bahwa, baik buruknya suatu daerah dapat dilihat dari kualitas generasi mudanya, karena generasi muda adalah penerus dan pewaris kepemimpinan dimasa yang akan datang.

Mauka’ pinjam dulu kata-katanya Bapak Bupati Gowa sekarang, Adnan Purichta IYL yang mengatakan bahwa “masa depan suatu daerah bukan ditentukan oleh berapa banyak SUMBER DAYA ALAMNYA, tapi ditentukan bagaimana SUMBER DAYA MANUSIANYA”. Maka dari itu, GENERASI MUDA harus memiliki KARAKTER KUAT, punya tujuan, BERDAYA SAING, dan MEMAHAMI PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI untuk bersaing secara global.

Selanjutnya mengenai masa depan Desa Berutallasa itu...ada pada generasi muda yang masih berstatus pelajar, mahasiswa, maupun yang sudah menyelesaiakan pendidikan.
Mengapa? Karena generasi muda inilah yang bisa meningkatkan KERUKUNAN, menciptakan KEDAMAIAN, DAN setidaknya mampu membantu MEWUJUDKAN VISI MISINYA desa BERUTALLASA.

Meskipun telah dipahami bersama bahwa didalam upaya mewujudkan cita-cita, atau visi misi tersebut. Tentu pasti akan menghadapi banyak permasalahan, hambatan, rintangan, dan bahkan ancaman.
Untuk mengatasi tersebut, Pilihannya bagi generasi muda harus mempersiapkan diri dengan pengetahuan, keahlian, karakter baik, dan paling utama (khusus generasi mudanya KKB GOWA) adalah komitmen kuat untuk bersama-sama mewujudkan visi dan misi KKB GOWA itu sendiri . 

Kamis, 09 Februari 2017

Laporan pertanggungjawaban sekretaris umum kkb Gowa periode 2014-2016



LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN SEKRETARIS UMUM
KERUKUNAN KELUARGA BERUTALLASA
PERIODE 2014-2016

Yang terhormat Kepala Desa Berutallasa beserta jajarannya.
Yang terhormat Ketua BPD Berutallasa beserta jajarannya.
Yang Terhormat Para Kepala Dusun Se- Berutallasa.
Yang Terhormat Para Ketua RK Se- Berutallasa.
Yang Terhormat Ketua Umum LPIB beserta jajarannya.
Yang Terhormat Tokoh-tokoh Masyarakat.
Yang Terhormat Tokoh-Tokoh Pendidik.
Yang Terhormat Tau toa Ni Kalabbirikanga Niaka hadere.
Yang Terhormat kanda-kanda senior yang sempat hadir pada kesempatan ini.
Dan yang saya banggakan kawan-kawan seperjuangan pengurus KKB periode 2014-2016
Serta Tidak lupa Mengucapkan rasa sangat luar biasa Kepada seluruh Panitia Pelaksana Mubes KKB yang telah bekrja keras dari siang dan malam guna mensukseskan agenda.

Berrukunnya keluarga tidak hanya untuk disyukuri, 
melainkan harus diperjuangkan.
KKB atau Mati..!

Demi waktu matahari sepenggalan naik, dan demi malam apabila telah sunyi,
Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu,
dan sesungguhnya akhir itu lebih baik bagimu daripada permulaan. ...
(QS. 93:1-4)
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum Wr.Wb.

I.     PENDAHULUAN
Seorang nahkoda akan selalu berusaha membawa kapalnya sampai kepelabuhan yang menjadi tujuannya, terkdang ombak besar menghadang, ombak tinggi menghantam bahkan badai menghadang. Akan tetapi sebuah keyakinan akan amanah yang diemban, membawa kapal sampai kepelabuhan,  hingga akhirnya sang nahkodanya sekretaris umum membuat laporan perjalanan yang disebut laporan pertanggungjawaban”

Pertama Puja dan puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wata’ala yang mana sampai detik ini masih memberi kita Ingatan hingga tempat kita pada salah dan lupa tidaklah absolut, Tuhan yang masih memberikan kasih sayang-Nya berupa Kesehatan dan Kesempatan hingga kita bisa berkumpul dalam musyawarah besar kerukunan yang mulia ini tanpa kurang sesuatu apapun, Tuhan yang menciptakan kita dari tidak ada menjadi ada, nyata ada dan bereksistensi sebagai wakil-Nya dimuka bumi, Tuhan yang memberi kita Akal yang begitu bebas sebebas-bebasnya hingga kadang kita bisa berpikir melampaui batas kemanusiaan kita, Tuhan kaum mustadzafin sepanjang zaman, Tuhan yang mengutus Muhammad, sang Revolusioner Sejati, yang memiliki Kemerdekaan, Kesadaran dan Kemampuan yang mana dengan ketauladanan dan jalan yang beliau bawa kita tidak termasuk ke dalam kerukunaan Domba-domba tersesat ataupun Islam berbulu domba semoga rahmat Allah selalu terlimpah pada beliau, keluarga serta sahabat. Dan semoga kita semua dapat melanjutkan Perjuangan beliau. Amien.

Presidium Sidang dan Peserta mubes yang saya hormati…
”Para filsuf sampai sekarang hanya menafsirkan dunia. Kini tibalah saatnya untuk mengubah dunia” (Karl Marx)

Satu periode sudah berlalu sejak pertama kalinya pengurus KKB dilantik 3 tahun lalu, artinya amanat yang telah dititipkan oleh forum ini saatnya untuk dipertanggung-jawabkan, saatnya untuk kami selaku sekretaris umum melaporkan sejauh mana KKB telah berjalan dalam rangka mewujudkan VISI dan MISI KKB Itu sendiri. Kelebihan dan kekurangan jelas mewarnai perjalanan selama satu periode kepengurusan KKB yang memang merupakan konsekuensi kita sebagai manusia, tapi yang jelas amanat suci merupakan cambuk yang tak henti-hentinya memicu semangat kami untuk menjalankan roda organisasi pada rel yang telah digariskan oleh kesepakatan bersama saat pembentukan organiasasi ini.

Presidium Sidang dan Peserta mubes yang saya hormati…
“Cobalah dulu, baru cerita. Pahamilah dulu, baru menjawab. Pikirkan dulu, baru berkata. Dengarlah dulu, baru beri penilaian. Berusahalah dulu, baru berharap”

Sebagaimana kita ketahui bersama mubes adalah wadah yang sangat vital dalam tubuh Kerukunan Keluarga Berutallasa karena memang disinilah akan dilahirkan keputusan-keputusan strategis proyeksi kedepan KKB GOWA. Mau diapakan? Mau dikemanakan? yang sudah barang tentu akan kita mulai dengan menguliti kondisi satu periode perjalanan kemarin, bacaan dari berbagai permasalahan yang menghambat lajunya gerak kerukunan keluarga Berutallasa guna merumuskan formula-formula baru perekrutan anggota baru  KKB. Untuk itu dibutuhkan pikiran-pikiran yang cerdas, kritis, inklusif dan konstruktif serta dialektika-komunikatif dari seluruh elemen yang wajib bersandarkan pada etik persaudaraan dan kearifan kita semua untuk memahami bahwa mubes bukanlah sekedar forum prosedural formal yang harus dilewati pengurus KKB setiap periodenya untuk bertanggungjawab atas amanat yang telah diberikan dalam lembar-lembar Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), apalagi hanya sekedar dijadikan tempat untuk melegitimasi kepemimpinan berikutnya. Karena yang pasti Lubang-lubang hari ini masih akan ada besok pagi kalau kita tidak menutupnya apalagi terperosok karena tidak mengetahuinya.
Adapun laporan yang akan Kami sampaikan  pada kesempatan kali ini merupakan gambaran kinerja saya sebagai sekretaris umum yang selalu berusaha melakukan yang terbaik pada kepengurusan ini. Untuk memudahkan kita meng-Evaluasi serta menganalisa secara detail maka laporan ini kami susun dengan sistematika sebagai berikut :

I.        PENDAHULUAN
II.       KONDISI KELEMBAGAAN
III.       REALISASI PROGRAM KERJA
IV.      EVALUASI DAN PROYEKSI
V.       PENUTUP

II.  KONDISI KELEMBAGAAN
a.    Sruktur Organisasi
Ketahuilah bahwa kalian semua adalah pemimpin, dan kalian akan ditanya tentang kepemimpinan kalian. Pemimpin diantara manusia akan ditanya tentang kepemimpinannya,.....” (H.R Bukhari)

Adapun kondisi pengurus KKB setelah pelantikan pada tanggal 26 Januari 2014.  selanjutnya pada tanggal 6 juli 2015, melakukan perubahan struktur kepengurusan berdasarkan hasil rapat di lapangan Discovery Syekh Yusuf Gowa . Inilah kepengurusan yang selama ini berjumlah  84 orang sebagai berikut :
STRUKTUR PENGURUS HARIAN
KERUKUNAN KELUARGA BERUTALLASA (KKB)
PERIODE 2014-2016

Ketua Umum                         : Aswar Nur. S.Kep.,Ns
Wakil ketua  Umum              : Sudarmono Tahir, S.Pdi
Sekretaris Umum                  : Supardi Saminja, SE
Bendahara Umum                      : Nurbaya Nuhung , Amd,keb


Bidang  Pendidikan Dan Pelatihan
Bidang Hubungan Masyarakat
Ketua Bidang
:
Hendrawan
Ketua Bidang
:
Bahtiar.  S. Pd
Sekretaris Bidang
:
Suhardi  Saminja
Sekretaris Bidang
:
Nur Adam. S, I.P
Anggota
:
Ni’mat  A. Majid. Amd
Anggota
:
Mutmainna Majid


Lidia. S. Pd


Basri Dg Tinggi


Mizwar


Alfenia


Usman


Hermansyah


Hamza. H. Daming


Muh. Ajis


Ayu Lestari


Siska H. Nanring


Harum


Indah sari H. Umar’


Nurcholish Majid


Hesti Baso’


Muh. Khaedar


Muh. Akram


Dimas Anggara


Syahrul Bandong


Sinta


Andika Sapri


Asbar


Dilla


Saddam Baso’


Rosmawati


Asri boki





Asma Faudzi



                                   
Bidang  Pemberdayaan Masyarakat
Bidang Kewirausahaan
Ketua Bidang
:
Muh. Ilham
Ketua Bidang
:
Ikhsan Nudia Majid
Sekretaris Bidang
:
Abd. Kadir. S. Pdi
Sekretaris Bidang
:
Lisnawati. SE
Anggota
:
Rusma. Amd, Keb
Anggota
:
Iskandar Asiz


Aldi


Suhandi Saminja


Rano H. Pa’ga’


Ainun Mardiyah


Anita Afriani. Amd


Akbar Rasyid


Kader Bateng


Henri Tiara’


Tiara Mangga’


Basir


Warsi


Hesmianti  Daud


Saldi


Khaeruddin Paga’


Fitriani Syifa


Ilham Kasman


Muh Shaleh Kalsyam


Agus. S.Pd


Khaidir Bakkang


Timbo


Muh Syahrul Sanung


Nurfika


Ammin


Ismail


Hengki









Bidang Seni dan Olahraga



Ketua Bidang
:
Syahril Samiri



Sekretaris Bidang
:
Arif



Anggota
:
Syahrul samiri





Usman M





Rizal





Mursalim





Dika





Andika Salla’





Hasbullah





Hasrullah Nasa’





Sembara’





Salapang





Anwar





Antoni





Mayang sari





Ira




b.   Kondisi Administrasi
“Kita tidak dapat membatas pandangan orang lain tentang kita, tetapi kita dapat membatasi pandangan mana yang perlu kita tanggapi”

            Selama satu periode berjalannya masa kepengurusan KKB periode 2014-2016, adapun kondisi administrasi yang telah terjadi yaitu sebagai berikut :

SURAT KELUAR KKB GOWA
NO.
JENIS SURAT
KODE
JUMLAH
1.
INTERNAL PENGURUS
A
1
2.
INTERNAL KKB
B
-
3.
EKSTERNAL KKB
C
4
4.
MANDAT
D1
-
5.
TUGAS/REKOMENDASI
D2
-
6.
SURAT KEPUTUSAN
E
8
                                                                                                              
SURAT MASUK KKB GOWA
NO.
JENIS SURAT
JUMLAH
1.
INTERNAL KKB
-
2.
EKSTERNAL KKB
4

c.    Rapat
“ Tidak perlu besar untuk memulai. Tapi harus memulai untuk besar. Karena kita tidak akan pernah menang (sukses) jika kita tidak pernah memulai”

            Selama satu periode menjalankan roda kepengurusan, pertemuan yang kami lakukan untuk membicarakan mengenai hal-hal yang menyangkut masa depan lembaga terjadi beberapa kali,berikut ini rincian rapat yang telah kami lakukan:

1.      Rapat Pengurus Inti
Selama satu periode berjalannya kepengurusan, telah dilakukan beberapa kali rapat yaitu sebagai berikut :
NO
Tanggal Rapat
Tempat
1.
25 Oktober 2013
Pondok Aswar
2.
10 November 2013
Pondok Aswar
3.
11 November 2013
Pondok Aswar
4.
20 Januari 2014
Lapangan Syekh Yusuf
5.
22. Januari 2014
Warkop
4.
26 Januari 2014
Lapangan SDN Sanrangan
2.      Rapat Pengurus
Selama satu periode berjalannya kepengurusan, telah dilakukan beberapa kali rapat pengurus yaitu sebagai berikut :


NO
Tanggal Rapat
Tempat
1.
19 Mei 2015
Lapangan Syekh Yusuf
2.
9 Januari 2015
Lapangan Syekh Yusuf
3.
12 Januari 2016
Lapangan Syekh Yusuf
4.
23 Juni 2016
Masjid Al- Amin Sanrangan
5.
15 Januari 2017
Lapangan Syekh Yusuf

3.      Rapat Kerja
Selama satu periode berjalannya kepengurusan, telah dilakukan Rapat Kerja yaitu sebagai berikut:
No.
Tanggal Rapat
Tempat
1.
8 s/d 9  Pebruari 2014
Tanjung Bayang

4.      Rapat Konsultasi

No.
Tanggal Rapat
Tempat
1.
25 Agustus 2015
 Lapangan Syekh yusuf

d.   Kondisi Kesekretariatan
“Tidak penting dimana kita berdiri, yang penting kemana kita akan melangkah, tidak penting siapa diri kita sekarang, yang penting kita ingin menjadi seperti apa dimasa depan, tidak penting siapa orang tua kita, yang penting kita ingin menjadi anak bagaimana”

Selama satu periode berjalannya masa kepengurusan KKB periode 2014-2016, adapun kondisi kesekretariatan (yang mejadi tempat bernaung Sekretaris umum)) sebagai berikut :




DAFTAR INVENTARIS
KERUKUNAN KELUARGA BERUTALLASA
PERIODE 2014-2016
1. Peralatan
No.
JENIS BARANG
Jumlah awal (Unit)
Jumlah Sekarang (Unit)
Keterangan
1.
Stempel Penggurus
1
1
Baik

2. Perlengkapan
No.
Nama Barang
Jumlah awal (Unit)
Jumlah Sekarang (Unit)
Keterangan
1.
Spidol
-
1
Baik


3. Dokumen/Arsip
No.
Nama Barang
Jumlah awal (Unit)
Jumlah Sekarang (Unit)
Keterangan
1.
Proposal
-
3
Baik
2.
Lpj Kegiatan
-
3
Baik
3.
Hasil Raker
-
1
Baik
4.
Teks Pelantikan
-
1
Baik


III.     REALISASI PROGRAM KERJA
Terkadang apa yang kita rencanakan tidak sesuai dengan harapan kita bersama, dan kekurangan itu menjadi bekal untuk bekerja lebih baik sesuai dengan harapan kita semua”

            Pada realisasi program kerja ini kami hanya akan menyampaikan gambaran kinerja saya sebagai sekretaris umum dan catatan mengenai bidang bidan lain-lain, yaitu:

a. Memberikan pelayanan tekhnis.(TERLAKSANA)
b. Membuat Surat Keputusan (SK) Kepanitian. (TERLAKSANA)
c. Membuat daftar hadir rapat.. (TERLAKSANA)
e. Mencatat dan menyusun kesepakatan rapat. .(TERLAKSANA)
f. Melaporkan dan mempertanggungjawabkan tugasnya kepada Ketua Umum..  
    kepengurusan .(TERLAKSANA).
g. Membuat papan struktur organisasi .(TERLAKSANA)
h. Membuat blogger, facebook, email untuk organisasi .(TERLAKSANA)


V. EVALUASI DAN PROYEKSI
 a. Evaluasi
“Semenjak kutapaki jalan yang berliku, setiap halangan pasti ada disetiap siku. Meski ragu karena langkah yang telah terjegal, kembali siapkan bekal benahi semua yang gagal. Meski jauh teritinggal tetap mengejar, karena pada tiap gelap pasti hadir mentari fajar. Belajar dari ribuan khilaf yang telah kuperbuat, maka tiap tapak yang kujejak semakin kuperkuat. Cerita terus berotasi, rintangan dihadapi dengan tegar berdiri. Meski kadang kala hendak maju terhadang, tetap tak lekang oleh waktu yang mengekang. Yakin ada celah jalan berliku terus kejelajah, harus pilah segalanya agar  caraku tak kalah.”
 Kami sadar perjalanan kami di KKB tidak bisa langsung pada perubahan besar dengan hasil yang memuaskan, namun kami yakin usaha yang telah pengurus lakukan selama satu periode ini insyaAllah pasti membawa sesuatu yang berarti dengan catatan kita intens dan konsisten dalam melakukannya. Untuk itu agar KKB Gowa tidak mengalami siklus lingkaran masa yang terus berputar mengelilingi dirinya sendiri, maka perlu kiranya kami mengevaluasi diri, kenapa kita, karena akan susah dan berat sekali tatkala kami harus mengevaluasi hasil kerja yang kami lakukan, paling tidak ada beberapa hal yang mungkin bisa kita kritisi bersama terkait dengan susahnya untuk merealisasikan agenda yang telah diprogramkan. Beberapa hal itu antara lain;
            Pertama, adalah AD/ RT yang terlalu umum untuk diterjemahkan serta belum tertatanya dengan baik sistem perekrutan anggota baru sehingga periode sekarangpun mengalami keterputusan visi dengan periode yang akan datang. Akan tetapi kami tidak mengingkan yang seprti itu dengan mencoba melakukan pembenahan struktur diakhir-akhir periode ini, melalui cara memasukkan beberapa anggota untuk dijadikan sebagai pengurus.
Kedua, .problem komunikasi, karena pondasi apapun bentuknya dalam sebuah organisasi komunikasi menjadi yang utama. Dimana dalam kepengurusan hari ini bangunan komunikasi sangat-sangat rapuh sehingga terkadang bahkan sering terjadi misunderstanding dan kesan “tidak pernah ketemu” baik antara sesama pengurus, pengurus dengan anggota, yang bermuara kepada hancurnya bangunan kepercayaan dan keterbukaan.
Ketiga, problem kedirian pengurus yang belum selesai sehingga berakibat pada susahnya memetakan suatu permasalahan, mana pribadi mana organisasi.
 Ke-empat, etos kecintaan pada organisasi yang lemah dan belum begitu pahamnya pengurus terhadap substansi organisasi, ini membawa ekses konsekuensi suatu perjuangan yang berupa pengorbanan masih dirasa berat dan adanya rasa pamrih atau harapan untuk mendapatkan reward atas usaha yang telah dilakukan.
Kelima, dilengkapi dengan “kurang-nangkapnya” bidang dalam menurunkan kebijakan umum. 
Ke-enam, diperparah dengan manajemen organisasi yang lemah dan pemahaman keorganisasian yang minim hingga pembagian wilayah gerak saja sering terjadi tumpang-tindih.
b. Proyeksi
Presidium Sidang dan Peserta mubes yang saya hormati…..     
“Perjalanan seribu langkah dimulai dari satu langkah kecil” (Lao Tse)

Setelah mengevaluasi maka perlu kiranya kiranya saya atas nama sekretaris umum untuk membuat langkah kedepan yang harus lebih baik dari hari ini dan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama, untuk itu ada beberapa proyeksi yang mungkin bisa menjadi pertimbangan kedepan, saran saya antara lain;
Pertama, Mengupayakan terciptanya pengurus-pengurus yang loyal terhadap KKB dengan mengedapankan kreativitas dan inovasi yang modern.
Kedua, Membangun Kembali apa yang menjadi program yang baik dilanjutkan, yang kurang maksimal dimaksimalkan dan kurang baik dihapuskan.

V. PENUTUP
Selama kita masih hidup tidak ada hukuman; yang ada adalah peringatan agar kita memperbaiki diri.” 
Demikian laporan pertanggungjawaban ini Kami sampaikan dalam Musyawarah Besara Kerukunan Keluarga Berutallasa (KKB) Gowa, dengan harapan bisa menjadi ajang evaluasi dan proyeksi untuk KKB Gowa. Kami sadar tak ada barang yang sekali jadi dan tak ada pula barang yang tak jadi sama sekali, lagi-lagi kita hidup dan kita berrukun tidak hanya untuk disyukuri, terima kasih kami kepada semua saudara yang telah mau berbagi kesedihan dan kesenangan selama membawa amanah sebagai sekretaris umum ini dan permohonan maaf kami jikalau khilaf dalam membawa amanah suci ini, akhirnya tatkala pilihan telah ditetapkan, konsekuensi adalah keharusan, dan tidak lupa semoga apa yang kita pikirkan dan hasilkan dalam musayawarah besar yang mulia ini, Allah Subhanahu Wata’ala berkenan memberi ridho-Nya. Amien
Go a Head KKB, The power of trust !

Billahittaufiq Wal Hidayah
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.








Makassar,5  Januari 2017
Pengurus,
Kerukunan Keluarga Berutallasa
Periode 2014-2016



Supardi Saminja, SE
Sekretaris Umum