Kamis, 12 Maret 2015

Analisis SWOT (Evaluasi Diri)

Setiap orang memiliki potensi dan kemampuan yang luar biasa. Namun dibutuhkan jangka waktu lama untuk mencapai semua hal yang mampu dikerjakan. Sayangnya, manusia hanya punya satu kesempatan saja dalam hidup ini karena waktu terus berjalan dan tak bisa kembali.
Menurut saya, otak merupakan potensi dan kemampuan yang luar biasa dimiliki oleh setiap orang. Jelas, kekuatan yang dianugerahkan Tuhan kepada saya berupa otak ini dapat berfungsi mengolah data dari berbagai masukkan kegiatan atau pengalaman sebelumnya, otak selalu memproses data yang ada didalam kemudian menginterpretasikan kembali data masukan tersebut menjadi sebuah kegiatan atau perbuatan yang bisa mendatangkan timbal-balik yang bagus berupa prestasi.
Kehebatan dari kekuatan otak dapat mengontrol diri dari kelemahan yang saya miliki sehingga menjadi sebuah otomatisasi tertanam dalam pola pikir khusus menuju perubahan. kata kunci dari kesuksesan adalah perubahan, kenapa saya katakan demikian? Karena mulai dari bahan baku kelemahan/ketakutan yang diproduksi bayangan masa lalu dirubah oleh otak menjadi sebuah produk aksi yang luar biasa sebagai alat untuk mencapai prestasi yang kita cita-citakan dari mengoptimalkan setiap peluang yang ada.
HandrGE, CEO General Elektrik Indonesia (2012) menulis dalam twitternya bahwa “Kita harus dicekoki dari dulu, bahwa we have to learn from anybody, anywhere, anytime. Ini adalah sikap mental,”
Penyesalan terjadi karena salah langkah atau keliru dalam bertindak. Manusia yang jatuh dalam kesalahan yang sama karena gagal belajar dari sebuah pengalaman. Adapula yang terjebak dalam trauma dan sulit bangkit kembali untuk mengembangkan diri. Ini penting kegagalan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari proses learning.
Hampir tidak ada kesuksesan tanpa mengalami kepahitan sebuah kegagalan, pasca kegagalan biasanya secara otomatis pemicu semangat untuk bangun dan maju meraih sebuah kesuksesan. Tapi, tetap memerlukan yang namanya Evaluasi Diri. Nah! Apa itu Evaluasi diri? Mari kita perhatikan dibawah ini.
Evaluasi berarti menguji kembali semua yang telah dilakukan, sekaligus membuat antisipasi dan sikap mawas diri terhadap hal yang mungkin terjadi. Sikap evaluasi diri berarti menyadari bahwa mungkin Anda tidak mampu mengontrol situasi di sekitar, namun Anda bisa memberdayakan diri sendiri se-optimal mungkin.
Mengapa kita perlu mengevaluasi diri ? Untuk mengetahui posisi saat ini. Ada sebuah kisah, seekor ulat kecil sedang memanjat pohon ceri yang tinggi. Pohon yang sangat rimbun membuat ulat kecil kesulitan mencari buahnya. Burung-burung di udara mengejek ulat kecil itu yang susah payah memanjat pohon ceri yang belum berbuah. Dengan tenang si ulat menjawab, ”Saat aku tiba di puncaknya, maka aku akan menemukan buah ceri yang matang dan ranum.”
Evaluasi diri adalah cara untuk mengetahui dengan tepat kemampuan dan kondisi tantangan yang harus dihadapi. Sehingga target dan sasaran dapat diraih dengan sukses. Kemudian, Agar menemukan momentum yang tepat untuk memacu diri. Evaluasi biasanya dilakukan dalam periode waktu tertentu. Beberapa perusahaan mengadakan evaluasi setiap tahun.
Namun untuk mengantisipasi perubahan yang lebih cepat, saat ini evaluasi lebih sering dilakukan setiap tiga atau empat bulan. Sama seperti diri Anda, evaluasi pribadi secara rutin membuat Anda tanggap dalam bertindak dan mengambil keputusan yang tepat di momen yang tepat.
Bukan itu saja, Untuk memetik hikmah dan mengantisipasi keadaan. Kesalahan dan kegagalan adalah milik semua orang. Anda mungkin merasa kecewa dan menyesal mengapa semua ini dapat terjadi. Namun dengan evaluasi diri, Anda dapat memetik pelajaran yang sangat berharga yang tidak dapat dibeli dan tidak tergantikan. Semua pengalaman Anda, sukses maupun gagal, merupakan aset yang tidak ternilai harganya.
Cara mengembangkan sikap evaluasi diri, kita perlu Mengenal karakter pribadi, Mengenal karakter pribadi berarti. Ada sifat-sifat yang harus dipahami, di balik semua keadaan fisik dan kebiasaan yang nampak dari luar. Kenali potensi, bakat dan minat serta kekuatan dan kelemahan pribadi Anda. Juga respon dan sikap Anda ketika menghadapi tekanan dan masalah. Kenali juga gaya komunikasi, sikap terhadap lingkungan sosial, kinerja, kepemimpinan, pola pikir, emosi, daya tahan mental dan lain-lain. Semakin Anda mengenal karakter pribadi, semakin mudah Anda mengevaluasi diri sendiri.
Membangun sikap obyektif, Michael yang hidup di lingkungan kumuh di sebuah kota, tumbuh menjadi seorang penjahat. Ia menganggap apa yang dilakukannya adalah hal yang lazim. Pergaulan dan lingkungan yang buruk dapat merusak kebiasaan yang baik. Banyak mitos dan pandangan yang keliru atau pengaruh negatif lingkungan membuat Anda menjadi subyektif bahkan kurang rasional. Seperti Michael, namun akhirnya ia mengalami pencerahan dan pemulihan. Nilai-nilai yang benar membuat Anda mampu untuk bertindak obyektif yang dapat menjadi pegangan dan standar yang benar untuk bisa mengevaluasi diri dengan baik.
Melatih kemampuan untuk menimbang dan memahami.
Dalam doanya kepada Tuhan, Raja Salomo tidak meminta kekayaan maupun kejayaan, melainkan hati yang dapat menimbang dan memahami. Ada pepatah mengatakan, kemudaan adalah kebodohan. Kurang pengalaman mungkin adalah kendala terbesar dalam meraih sukses. Tapi dengan mengevaluasi diri, Anda bisa mengantisipasi situasi yang akan dihadapi dan dapat menggandakan potensi dan kemampuan.


Ide Anda harus lebih baik

Yang penting ide Anda harus lebih baik. Pilihlah yang sesuai dengan kemampuan modal pribadi, keahlian, pengalaman, tempat usaha dan tentunya kenyamanan hidup Anda. Melihat peluang usaha jangan dengan mata, lihat dengan kemampuan berpikir Anda. Ingat fakta lebih penting ketimbang opini.

Cara Mengatur Kondisi Keuangan

1. Membedakan mana kebutuhan dan keinginan
Terkadang kita akan susah membedakan mana yang termasuk dalam barang yang kita inginkan dan butuhkan. Karean dua hal ini sangat susah untuk dipisah, terkadang kita memprioritaskan keinginan kita dahulu dan mengabaikan kebutuhan yang kita butuhkan dan begitu sebaliknya. Dalam kasus ini anda harus bisa membedakan apa yang dimaksud dengan kebutuhan dan apa yang dimaksud dengan keinginan. 
Dalam ilmu ekonomi kebutuhan diartikan sebagai suatu model pemenuhan barang dan jasa yang di perlukan saat itu juga, tanpa adanya barang dan jasa itu maka akan ada kegiatan atau aktifitas yang tidak berjalan. Misalkan : anda butuh makanan untuk melsungkan kehidupan anda, anda butuh rumah sebagai tempat berteduh, anda butuh pendidikan sebagai temapat belajar dll.  
Sedangkan keinginan merupakan sebuah khasrat yang harus dipenuhi dikarenakan ada rasa ingin memiliki, namun apabila tidak tersampaikan maka tidak akan menganggu keberlangsungan hidup anda. Misalkan anda menginginkan mobil mewah padahal angkot sudah banyak, anda menginginkan rumah mewah padahal rumah sederhana yang anda punya masih layak huni, dll. 
2. Membuat anggaran belanja
Anggaran belanja merupakan sebuah catatan rahasia yang memuat jumlah pendapatan anda dan berapa yang harus anda konsumsi. Contoh : Jika dalam satu bulan penghasilan bersih anda adalah Rp. 3.000.000,00- maka yang harus anda lakukan adalah mulai menyusu daftar kebutuhan anda satu bulan kedepanya. Usahakan penghasilan bersih anda bisa tersisa sebagai tabungan jika anda membutuhkanya nanti. 
3. Survey Pasar
Saya lebih senang menamakanya dengan "Survey pasar", karena dalam ilmu ekonomi anda akan menemukan beberapa jenis pasar yang memiliki kualitas barang yang berbeda dan harga yang berbeda juga. Misalkan : Di Mall anda menemukan baju dengan harga 200.000,- sedangakan dipasar tradisional anda bisa saja menemukan baju dengan motif yang sama tapi dengan haraga yang jauh lebih murah dan tentu saja kualitasnya berbeda. Survey pasar ini sangat penting anda lakukan sebelum menentukan pilihan anda dalam menghabiskan uang anda. 
4. Investasi
Investasi dan menabung merupakan dua hal yang berbeda. Jika boleh saya sarankan lebih baik anda memilih berinvestasi dari pada anda menabung dengan catatan anda harus pintar dalam memilih dimana, dengan siapa dan untuk keperluan apa anda harus berinvestasi. Ketelitian dalam memilih patner untuk investasi adalah kunci sukses anda dalam mengatur kondisi keuangan anda. 


Cara Melatih Kemampuan Berpikir Kritis



Berikut adalah tips yang dapat anda lakukan supaya anda biasa dan terlatih dalam berpikir kritis, mampu  memecahkan masalah dengan cepat dan berbicara dengan lancar.
1 Banyaklah membaca
Ini adalah syarat yang paling mutlak yang harus dipenuhi, orang yang banyak membaca pasti memiliki banyak pengetahuan, bangunlah pola pemikiran anda yang berawal dari rasa ingin tahu. Rasa ingin tahu yang tinggi akan membawa anda kejalan yang lebih luas dalam menghadapi segala probelmatika dalam hidup.
2. jangan berhenti pada satu sumber
Ini sering saya lakukan selama beberapa tahun belakang ini, dan ketika ada acara debat antar jurusan metode ini bisa bikin saya banyak berkelit padhal sama sekali tidak memiliki materi seperti lawan debat yang lain, dan alhamdulilah bisa nyabet juara 3  satu kampus.
Menagapa saya menyarankan memilih beberapa sumber, karena pada dasarnya satu buku mewakili satu pemikiran, dua buku mewakili dua pemikiran dari para pengarangnya sedangkan ilmu pengethuan itu sangat fleksibel berbeda berdasarkan adat, budaya, daerah bahkan Negara . Jika anda ingin terlihat pintar maka banyaklah mengoleksi pemikiran-pemikiran dengan sumber yang berbeda.
3. Tanamkan sikap skeptic dalam diri anda
Sikap ini lebih mengarah pada cara pandang kita terhadap suatu teori dan disiplin ilmu. Skeptica akan membawa anda pada pergolakan batin dan tidak gampang dalam mempercayai suatu ungkapan, sikap ini akan cendrung memberontak dan terus berkembang menuju pemikir-prmikir yang tidak pernah puas. Pemikir skeptic adalah mereka-mereka yang selalu mempertanyakan ulang apa yang sudah ia dapatkan. Contoh pemikir ini, Albert Einsten, Karl Marx, Ibn Araby dan masih banyak yang lain.
4. Mulailah berbicara
Ini mungkin tahap final dari semuanya, karena orang yang tidak mampu berbicara dengan baik maka sia-sia saja. Misalkan anda memilik pengetahuan tinggi, namun tidak mampu menyampaikanya dengan baik dan bahkan membingungkan audenc anda, maka bisa disimpulakan anda sudah gagal. Pemikir kritis selain memiliki kecakapan berbicara juga memiliki kamampuan menulis meskipun masih amburadur kayak tulisan ini.
5. Take action,
Jika anda ingin dianggap memiliki pemikiran kritis, mulailah peraktik.
Salam…

Manfaat Analisis SWOT dalam Dunia Bisnis

Kaji kekuatan bisnis anda
Mengkaji kekuatan bisnis anda tentu merupakan hal yang sangat penting. Jika anda tahu dimana letak kekuatan bisnis anda dibandingakan dengan bisnis orang lain maka tidak menutup kemungkinan bisnis anda akan menguasai pasar domestic dan internasional.
Kaji kekurangan bisnis anda
Kekurangan adalah bagian dari sebuah evaluasi menyeluru untuk menigkatkan kinerja bisnis. Jika kita tidak mampu memahami dimana letak kekurangan bisnis kita maka dapat dipastikan bisnis yang anda jalani akan kalah bersaing dengan orang yang selalu melakukan modifikasi bisnis secara berkesinambungan.
Kaji peluang bisnis anda
       Peluang merupakan sebua celah kecil yang memungkinkan anda untuk meyelinap dan mendongkraka popularitas bisnis anda ditengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Beda produk yang anda tawarkan maka peluang untuk menguasai pasar juga akan berbeda. Pntar-pintarlah dalam mencari peluang terdekat dalam mengembangkan bisnis anda.
Kaji ancaman yang mungkin terjadi
Ancaman adalah sebuah proses yang akan terjadi kapan saja. Khususnya bagi anda yang memiliki jiwa bisnis tentu akan memahami hal ini. Sebuah ancaman akan muncul dari beberapa faktor, enta itu dari lingkungan internal dan eksternal. Kunci kesuksesan bisnis adalah adanya sebua rencana besar di balik sebuah kegagalan. Jika anda mendapatkan ancaman maka siapkan amunisi apa yang harus ada dalam memecah ancaman itu. Misalnya : Kekuatan imajinasi anda meramal masa depan pasar dann selera konsumen yang cendrung berubah.