Selasa, 10 Februari 2026

Filosofi jagung




Aku belajar dari jagung,

ia tumbuh lurus—

tak sibuk bercabang mimpi.


Akar ditanam dalam-dalam,

diam,

tapi kuat menahan lapar dan angin.


Ia tidak mengeluh pada musim,

hanya fokus bertumbuh

sampai tiba waktunya memberi.


Jagung tahu satu hal:

hidup terlalu singkat

untuk ragu dan malas.


🔥 Jangan mau hidup dalam kemiskinan!

Karena miskin tekad

lebih mematikan dari miskin harta.


🔥 Jangan mati sebelum memiliki kekayaan!

Sebab mati tanpa makna

adalah gagal panen sebelum masak.

Tidak ada komentar: