Senin, 03 Februari 2020

KKB ATTALASA DI TANAH BERUTALLASA





#BERUTALLASA KUAT
#BERUTALLASA HEBAT
Kita masih dalam suasana hari jadinya yang ke-6 bagi Kerukunan Keluarga Berutallasa (KKB) Gowa, yang seharusnya diperingati pada tanggal 26 Januari 2020, yang juga memang mengingatkan bahwa tanggal 26 Januari 2014 itu, hari lahirnya organisasi ini.

Tulisan ini hanyalah renungan atau anggaplah ini hanya sebagai catatan tercecer yang sudah terlupakan selama 6 Tahun MEMBANGUN KENANGAN diorganisasi ini.

Siapapun kita,  harus ingat kalimat ini! “Dunia itu seperti buku catatan berhalaman 1000, mereka-mereka yang kukuh berdiam di rumahnya, hanya akan terpaku pada satu halaman, tanpa pernah tahu isi dari 999 halaman lainnya.”


Perhatikanlah tanda kutipan di atas adalah pernyataan bukanlah sebuah prinsip, tekad atau kepercayaan, bahwa kelak jika kita beranjak dewasa, kita harus menyiapkan diri untuk bergegas meninggalkan rumah atau kampung halaman hanya semata-mata ingin mengetahui isi dari 999 halaman lainnya yang belum diketahui.

Tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa orang-orang rumahan atau orang-orang kampungan lebih berpengetahuan, lebih memiliki 1001 keahlian dan lebih berpengalaman dari orang-orang yang pernah atau sedang mengecap warna-warni dunia luar ala anak perantauan.

Terlepas dari itu semua, tanpa kita mau membanding-bandingkan mana yang terbaik yang harus kita lakukan untuk hidup kita, dan tanpa mengurangi semangat jiwa kelana teman-teman di perantauan.

Ya, sebagai perantau yang baik, kita harus menghormati adat istiadat, budaya, atau kebiasaan berkehidupan masyarakat setempat. Tanpa mempedulikan suku, agama, dan ras, semua perantau yang datang akan diberi kesempatan untuk turut serta atau ikut ambil bagian dalam perayaan adat, atau berpakaian adat di hari-hari tertentu yang dianggap sakral menurut budayanya.

Hidup di tanah rantau tentunya sangat berbeda dengan apa yang kita alami di kampung halaman. Kita benar-benar disuguhkan oleh pemandangan yang tidak biasa. Hingar bingar kota metropolitan yang penuh glamour dan kemewahan, menawarkan beragam cerita fantasi yang kadang semu dan bisa membuat kita terrerbius lalu perlahan menjerumuskan kita ke arah pergaulan bebas.

Tak sedikit pula, beberapa sahabat ditanah perantau yang terjerumus masuk ke dalam pergaulan bebas, entah itu pemakaian obat-obatan terlarang,  seks bebas, atau masuk dalam lingkaran prostitusi.

Hal yang harus pahami bahwa orang yang pergi merantau  tentu memiliki alasan tersendiri untuk meninggalkan kampung halaman dan merantau ke negeri orang.

Ada yang meninggalkan kampung halaman lalu merantau karena putus sekolah. Ada yang merantau karena ingin melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi, ada yang karena faktor ekonomi, ada yang kesulitan biaya untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya dengan alasan biaya yang terlalu mahal dikampung karena penghasilan orangtua yang tidak cukup.

Dan ada pula yang terpaksa melarikan diri meninggalkan kampung halaman dengan alasan kurang cocoknya hubungan kekeluargaan antar sanak saudara, hingga ada yang merantau atas ijin dan restu dari orangtua atau keluarga.

Hidup di tanah rantau itu seperti apa? Seperti banyak orang ketahui, hidup dirantau susah-susah gampang dan relatif berbeda dengan hidup di kampung halaman. Di kampung halaman misalanya, jika kita mendapat masalah, kita masih memiliki tempat bersandar untuk meluapkan keluh kesah pada orangtua atau keluarga. Tapi di tanah rantau, kita benar-benar dipaksa untuk hidup mandiri, mengatur segala sesuatu sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain. Kita dipaksa untuk pintar mengatur waktu dan uang gaji di setiap bulannya atau mengatur uang hasil jualan dari usaha yang dirintis. Jika tidak, maka akan terjadi hal seperti kelaparan, stres, dan tentunya kebodohan dan kemiskinan makin terawat. Miris!

Bagi sahabat-sahabat yang belum sempat merantau atau masih bertahan hidup di kampung halaman dengan orangtua, keluarga atau orang-orang terdekat, ingatlah: merantau ke negeri orang, sejatinya bukan tujuan utama untuk hidup ke arah yang lebih baik.

Merantau, tidak menjamin bahwa pasti kita akan sukses kelak jika kembali ke kampung halaman. Kita harus butuh persiapan matang yang tidak tergesa-gesa, persiapan hati dan mental, karena kita akan bertahan hidup tanpa ketergantungan pada orang lain di negeri orang.

Tetapi lewat tulisan ini,  ingin mengajak semua sahabat-sahabat di perantaun yang berasal ditanah Gowa dan Jeneponto terkhusus dari Desa Berutallasa, marilah kita pandai-pandai membawa diri dalam pergaulan. Tidak semua orang harus kita jadikan kawan atau lawan, pandailah memilah dan memilih yang patut dan tidak patut untuk dijadikan contoh tauladan, dan saling menjaga satu sama lain, demi masa depan kita bersama.

Merantau adalah proses pembenahan diri. Tiap langkah kaki kita dimanapun berpijak, ada harapan besar untuk meraih kesuksesan yang ditanam oleh orang-orang yang mencintai dan merindukan kita , terutama orangtua, sanak saudara dan keluarga besar kita yang ada di kampung halaman. Maka pantang bagi kita untuk mundur, karena mundur adalah tanda dari sebuah kegagalan. Tetaplah semangat!

Catat baik-baik manusia perantau!
Jika kesepian dan kerinduan datang mengetuk hati maka lawanlah dengan ketegaran yang hebat, bangunlah mental sekuat baja dan sekeras batu karang, tanpa harus mengurangi jiwa toleransi, kekeluargaan, saling menghargai dan menghormati baik  antar sesama perantau atau sesama masyarakat dan penduduk asli di tempat perantauan.

Kita tidak akan pernah tahu, seberapa berat tantangan yang akan kita hadapi. Tetaplah berusaha dan berdoa kepada Allah SWT untuk yang terbaik bagi masa depan kita, karena Allah selalu punya cara sendiri untuk mengatur langkah kaki kita ke arah yang baik pula. "Teako Kaluppai Karaenga Atala na teako kalupai a'gau baji mange ri parannu tau", arti dari Bahasa Makassar ke Bahasa Indonesia, " jangan lupa Allah Taala dan lupa berbuar baik sesama manusia!



Teruslah berjuang, sahabat-sahabat perantau! Titip rindu untuk kampung halaman! Hadirkan, biseang Katallasang (Perahu Kehidupan diambil dari Bahasa Makassar).

Biseang Katallassang harus di maknai bagaimana seseorang mampu mengarungi kehidupan dengan kejujuran. Karena di dalam Biseang Katallassang itu terdapat Sompe malempu’ atau berlayar yang lurus. Yang berarti kejujuran,” .

Sompe itu dipakai untuk menuju ke arah mata angin. Mengantar untuk memenuhi sebuah amanah. Untuk mencapai hal tersebut maka diperlukan kejujuran kepada seseorang. Dan, terkadang untuk mendapatkan hal tersebut ada badai, ada ombak dan ada tantangan kehidupan. Biseang katalassang ini diinginkan oleh semua orang.

Namun, Filosofi Biseang Katalassang sudah ada pada karakter Sudah di contohi oleh Syekh Yusuf Al-Makkasari,  Sultan Hasanuddin, dan pemimpin Manusia Bugis-Makassar yang masih berpegang teguh pada "Siri Napacce". Hal tersebut jarang ditemukan sekarang ini pada karakter para pemimpin

Kalau begitu, ada pesan untuk kita semua, terutama yang ada di Desa Berutallasa, terutama  baik yang ada dikampung halaman maupun  yang masih ditanah perantauan, agar memperhatikan desa Berutallasa kita tercinta. Karena memajukan Desa adalah dasar sebagai benteng pembangunan negara.

Selanjutnya, perhatikan juga tanda-tanda ada desa dikorupsi,  yaitu:
1. Tidak ada Papan Proyek
2. Laporan Realisasi sama persis dengan Rancangan Anggaran Belanja (RAB) .
3. Lembaga Desa, pengurusnya Keluarga Kades semua bahkan rangkap jabatan.
4. BPD Mati Kiri alias Pasif alias Makan Gaji Buta
5. KADES Pegang Semua UANG, Bendahara hanya berfungsi di Bank saja.
6. Perangkat Desa yang Jujur dan Vokal biasanya "dipinggirkan"
7. Banyak Kegiatan Terlambat Pelaksanaannya dari Jadwal, Padahal Anggarannya Sudah Ada.
8. Musyawarah desa pesertanya sedikit. Muka yang hadir itu-itu aja dari tahun ke tahun. Yang kritis biasanya tidak diundang malah dianggap musuh
9. BUMDES Tidak Berkembang dan dikelola sendiri oleh kades
10. Belanja Barang atau Jasa di MONOPOLI KADES.
11. Tidak ada sosialisasi terkait kegiatan kepada masyarakat.
12. PEMDES Marah ketika ada yang menanyakan Anggaran kegiatan dan Anggaran Desa.
13. Bantuan masyarakat dibagikan  dimalam hari
14. KADES dan PERANGKAT dalam waktu singkat, mampu membeli Mobil dan membangun rumah dengan harga atau biaya ratusan juta. Padahal sumber penghasilan TIDAK SEPADAN dengan apa yang terlihat sebagai pendapatannya.

Jadi, KKB HARUS HIDUP DI TANAH BERUTALLASA AGAR BISA menghadirkan warisan nilai-nilai kearifan lokal seperti, Sipakkatau, Sipassiriki, Sipaccei, Sipangngaliki, dan Assipangadakang yang menjadi pedoman hidup bagi orang yang berasal dari Tanah  Makassar, terutama dari Desa Berutallasa.

*) Penulis adalah perantau asal Berutallasa. Saat ini tinggal di Palopo  berjuang untuk Attalasa

Minggu, 02 Februari 2020

Ber-ayahkan Pengalaman


Lahir di Sanrangan, besar di perantauan, ber-ayahkan pengalaman, ber-ibu keberanian, semoga Allah merahmati setiap perjalanan kehidupan

Keberanian modal diperantauan


Silaturrahmi melahirkan persaudaraan
Persaudaraan melahirkan kebersamaan
Kebersamaan melahirkan persatuan
Persatuan melahirkan Kekuatan
Kekuatan melahirkan keberanian
Keberanian modal diperantauan.

Sabtu, 30 November 2019

ESES INTERNATIONAL, Taburlah Benih Terbaik untuk Memanen Hasil Terbaik


Allah Sang sutradara terbaik yang maha puitis, Maha Pengasih dan Maha Penyayang...

Allah, telah menjadikan manusia sebagai mahluk paling sempurna diantara ciptaan-Nya. Dan Allah menghamparkan langit, samudera, bumi, padang ilalang, sungai, dan pegunungan untuk menopang kehidupanmu.

Lalu, nikmat apalagi yang kamu harus ingkari? Segala kebutuhanmu dihamparkan di atas permukaan bumi. Di dalam perut bumi. Di langit. Di kedalaman samudera. Bahkan, dalam aliran sungai. Juga,  lebatnya hutan. Di atas semua itulah, rezeki yang Tuhan janjikan padamu.

Kamu harusnya tak berdiam diri. Sekadar berharap doa terwujud dalam kenihilan usaha.

Bergeraklah, untuk menggapainya! Berusahalah untuk mewujudkan kemakmuranmu! Karena, usaha tak akan mengkhianati hasil.

Lihatlah hamparan tanah itu. Rasakanlah hangat mentari itu. Atau gairah aliran sungai yang tak henti mengalir. Juga,  kesetiaan deburan ombak menyapa pantai.

Untuk siapa semua itu? Untuk manusia yang berpikir dan bersyukur.

Termasuk kamu ESES INTERNATIONAL...Ya, kamu ESES INTERNATIONAL yang mengimplementasikan rasa syukur itu dalam usaha mewujudkan kemakmuran bersama.

Gerakkan dayamu. Gunakan potensimu. Pakai tangan dan pikiran. Gelorakan semangat dan tekadmu. Murnikan ketulusanmu.

 Lalu, gemburkanlah tanah itu dengan cangkulmu.
Taburkan benih-benih unggul.

Siapa yang menabur benih yang baik. Maka, dialah yang akan menuai panen terbaik di atas rahmat dan karunia Ilahi.

Senin, 25 November 2019

ESES INTERNATIONAL, JANGAN GALAU



Pesan ini untuk kamu ESES INTERNATIONAL !
Dalam ajaran agama  islam sangat dianjurkan ajarkan selalu berbuat baik sesama manusia dan  harus baik hubungan dengan Allah agar
di ujung jalan nanti menemui kesuksesan dan kebahagian.

Kalau begitu, kamu tak perlu risau, gamang, galau apa lagi khawatir!

Kalau kemarin dan hari ini kamu sudah berbuat baik. Kamu tidak menipu orang dan telah kerja dengan maksimal!

Ingat,  "What You Think, You Become", artinya, "Kamu akan menjadi seperti yang kamu pikirkan".

Yakin dan percayailah mimpi besarmu! Kalau kamu percaya mimpimu, mimpimu akan raih menjadi kenyataan .

Sabtu, 16 November 2019

TIDAK ADA KATA GENTAR




Percayalah 100 %, Pasti Allah selalu  bersama kita .

Ya, hidup adalah kritik
 Hidup adalah pewarisan makna
 Hidup adalah uang
Dan hidup adalah cinta

Tidak ada kehidupan tanpa masalah
Tidak ada kehidupan tanpa ujian
Tidak ada kehidupan tanpa lelah
Tidak ada kehidupan tanpa bosan

Ingat!!!
kita masih di dunia
Kita belum di surga

Kalau begitu permasalahan hidup adalah tantangan yang harus ditaklukkan dan kita adalah orang-orang biasa menghadapi tantangan itu

Allah Swt telah menganugerahkan akal hati dan kemampuan untuk menggapai dari satu sukses ke satu sukses yang lain dan mampu memecahkan dari satu masalah ke masalah yang lain

 Jadi simpulkan saja,
Tidak ada kata gentar
Tidak ada kata menyerah
Tidak ada kata takut
Tidak kata berhenti berbuat baik

karena,
Sahabat selalu menolong kita
Orang tua selalu mengdukung kita Dan isya Allah berpihak kepada kita..

Yakin ada Allah SWt bersama kita dan kita rendah hati dalam junjungan budaya "Siri' Na Pacce" , pengamalan ajaran agama islam dan etika yang selalu dirawat.

Insya Allah besok matahari  masih terbit dengan energi yang lebih kuat akan bersinar untuk kerahmatan kita semua.

Asal...
Mau jadi bibit yang berkualitas tanpa pernah protes dimana lahan mana ditanam.

Dan ESES INTERNATIONAL,  "jangan Kuttu Balala",  arti dari Bahasa Indonesia Ke Bahasa Makassar, jangan " Malas tapi kuat makan.

Rabu, 13 November 2019

BUGIS-MAKASSAR ITU PUNYA TEMAN



Kalau kamu punya keberanian, maka pasti akan ada yang akan menyamaimu


"Hati-hatilah dengan keberanianmu. Kalau kanu hambur-hamburkan secara murah keberanianmu, tunggu ada orang yang mempermalukanmu."

"Kalau begitu, kamu tidak bisa jalan sendiri, kamu tidak boleh hebat sendiri. Hebatnya orang Bugis-Makassar itu karena karena ada temannya.

 hebatnya orang Bugis-Makassar juga karena dia mempekerjakan orang lain.


"Dia setia berteman, senasib sepenanggungan.

Ia percaya siapapun yang menanamkan prinsip tersebut, tak terkecuali pejabat, tidak akan mengambil hak-hak orang lain.

"Wariskan itu ke anak.

Minggu, 15 September 2019

TAKDIRMU TAKDIRKU

Pahitnya Penantian, akan lenyap ketika  takdirmu takdirku dipertemukan waktu.
#ESESInternational

Rabu, 24 Juli 2019

ESES ITU PENGUSAHA


Jika kamu ESES tidak suka Bekerja dengan orang lain,berarti panggilan hatimu ESES itu untuk menjadi pengusaha

Sabtu, 20 Juli 2019

ESES WANITA SUMBER INSPIRASI

Didekat kita sesungguhnya ada pesona keajaiban. Yaitu makhluk yang cantik , unik, memiliki data tarik yang luar biasa, Dan memiliki sinar yang lebih tajam Dari sinar Dari ultraviolet yang menusuk kedalam jantung orang yang memandangnya.

Kecantikannya menjadi sumber inspirasi para seniman, keindahannya menjadi sumber kreasi para penulis Dan fotografer. Kekuatannya menjadi pendorong para pejuang, pengusaha, petani, penguasa, Dan berbagai profesi lainnya.

Didunia kemolekannya menjadi sumber mata pencaharian para pekerja hiburan, gerak-geriknya menjadi sajian infotaiment, fisiknya satu tapi menjadi bermacam-macam personifikasi.

Para pujangga tidak pernah kehabisan kata sanjungan, para budayawan mendeskripsikan dengan bermacam-macam kreasi. Sumbernya satu tapi bisa ditafsirkan menjadi beribu-ribu pengertian, ITULAH yang disebut WANITA.

Senin, 08 Juli 2019

DOANGANG ESES



Doangang Punna La Naungko Ri Butta

I kau Butta kuonjo'
Palewanga' Tallasakku
Eranga' mange Ri Kaminang Mate'nea.

Doangang Punna A'jappa

Bunga ribireang kukangkang
Bunga bulang kusoeang
Bunga ni ngaia ri lino
i nakke ngaseng pata saba' Allahu Ta'ala.

Doangang Punna Lattinro

Kupantinromi tubuku
kukalimbu' sahada'ku
Patampulo malaeka'
Anjagaia' i lalang tinro Saba' Allahu Ta'ala.

Doangang Punna Ambangung Tinro

Kukangkangmi anne linoa
Kupasapu ri rupangku
Kuerang kale
Butta salama' kuonjo' Lanri Allahu Ta'ala.

Doangang Sollana Ni Kamaseangko

I nakke minne Ana' I lalang mate'ne
Napinawanga' pammuji
Ata - Karaeng
Mammuji Mangngamaseang aseng ri nakke Barakka' La Ilaha Illallah.

Doangang Pa'bongka Setang

Kau setang kau longga'
Pali'-palili kalennu
Lammaloi yukkung
Baja' bassia
Panggala-gala Buttayya Hu.. Kunpayakun.

Doangang Parampa' Nassu

Limbu'bu'jintu pa'mai'nu
Bombangjintu nassunu
Kulappa' na kuonjokang Tamammoterang.

Doangangna Raja Gowa wettu na Lellungi Balandae

I nakke Mine
Barambang bet betea
Tonasak batang jambua
Dongkokku dongko Gassa
Bukkuleng, Bukkuleng takkekek
Tamamminra Bukkulengku
Barakka La Ilaha Illallah.

Doangang Panggagara Bassi

Ijunnia jintu Areng tojeng tojenna Bassia
Ri karaenna Allahta'ala sakra' kating

Sabtu, 29 Juni 2019

ESES BISNISKU SURGAKU

ESES ku ESES mu
Kekasihku Ibadahku
Ibadahku Bisnisku
Bisnisku Surgaku
Surgaku Masa Depanku
Masa Depanku Aksiku
#Eses
#BisniskuSurgaku
#SupardiSaminja
#MembangunMasaDepan

Senin, 17 Juni 2019

MANUSIA PARAKANG


Parakang kok manusia...
Mendusta tanpa dosa...
Tak punya amalan agama, budaya, adat hingga suara kebenaran

Namanya manusia parakang
Anatominya pasti rakus...
Organ tubuhnya pasti angkuh...
Lagak bagaikan malaikat pemberi rezeki...


Dustanya manusia parakang menderu laksana angin bahorok...
Bobrok penuh fatamorgana konspirasi penguasa dzalim...

Menolong melonglo laksana pahlawan kesiangan...
Berorasi bagai Soekarno....
Kahlil Jibran pun malu dibuatnya...

Mengaburkan pandangan jiwa....
Bagai oase di Padang gersang...
Busuk aroma berbalut wewangian memuakkan...

Parfum asli tapi palsu dikemas sedemikian rupa hingga banyak yang terkesima dibuatnya....
Aslinya penuh kebohongan

Penuh kemunafikan...
Feodalisme millenial bangkit membredel aspirasi penentangnya...
Aaahhh...sudahlah

Aku muak melihat dustanya manusia Parakang membungkus kepalsuan ini...
Yang jelas manusia parakang lebih hina dari sampahku.  Sampah  lebih berguna, bernilai rupiah pula...


Jauhlah dari manusia parakang penjilat tahta dan jabatan.  Sekali lagi, jauhilah Manusia  parakang  dusta itu....

PEMUDA KALKULATOR


Saat ini pemuda sudah kehilangan jati dirinya sebagai agen-agen perubahan, di mana pemuda  hari-hari ini telah memilih untuk bungkam terhadap berbagai persoalan rakyat kecil, buruh, tani, dan nelayan.

Pemuda lebih memilih untuk tidak pusing dan tidak mau tahu dengan persoalan-persoalan yang terjadi hari ini di tengah masyarakat yang semakin terhimpit oleh kerasnya kehidupan. Kehidupan yang semakin tidak menunjukkan keadilan terhadap mereka yang dizalimi oleh segelintir penguasa di negeri ini.

Pemuda entah pergi kemana ketika rakyat yang berada di bawah kolong-kolong jembatan, tempat-tempat kumuh, desa-desa, hingga seluruh pelosok negeri sedang menanti gebrakanmu! Rakyat kecil menggantungkan harapan mereka kepada kalian, para pemuda  yang katanya adalah orang-orang terpelajar dan intelektual. Rakyat menanti kebangkitan kalian, wahai para pemuda !!!

Pemuda hari-hari ini lebih merasa senang sebaga pemuda kalkulator,  senang dengan tampil di berbagai media televisi dan elektronik lainnya untuk menjadi penonton dalam berbagai acara yang sama sekali tidak menunjukkan bahwa mereka adalah ujung tombak dari kemajuan bangsa ini, tidak menunjukan bahwa mereka adalah pribadi-pribadi yang peduli dengan nasib rakyat yang tertindas, pemuda  hari ini sedang asyik menonton penderitaan rakyat.

Rakyat kecil yang tertindas, sepertinya kalian sudah tidak dapat lagi berharap dengan orang-orang yang dahulu kalian dapat banggakan dan andalkan untuk mendengar keluh dan kesah kalian ketika penguasa menutup telinga dan mata mereka atas penderitaan yang sedang kalian hadapi. Pemuda kebanggaan kalian sudah pergi meninggalkan kalian dan ikut dengan para bersama-sama menonton penderitaan yang sedang kalian alami.

Sungguh ini adalah sebuah kemunduran yang begitu menyakitkan!!! Wahai rakyat kecil yang tertindas menangislah karena sudah tidak ada lagi yang memperdulikanmu karena pemuda kebanggaanmu telah memilih untuk BUNGKAM! Bungkam karena memilih menjadi pemuda kardus, pemuda sampah, pemuda hedonis, pemuda kalkulator, pemuda parakang

Selasa, 11 Juni 2019

KELAK KAMU AKAN MERINDUKAN AKU SEBAGAI SESUATU YANG TAK PERNAH KAMU TEMUKAN PADA SIAPA PUN



Kelak kamu akan merindukanku. Sebagai seorang yang paling peduli, namun memilih memutuskan pergi karena tersingkir oleh perbedaan kegagahan fisik.

Ya, sakit memang rasanya jika tidak dipilih oleh seseorang yang di cintai karena alasan tidak memiliki kegagahan fisik.

Lelah rasanya dan tidak ada lagi harapan rasanya jika sudah berurusan dengan sesuatu yang telah ditetapkan Allah swt.

Lalu apa yang harus aku dilakukan lagi selain lebih baik pergi saja, karena sangat mustahil rasanya membuatmu jatuh cinta padaku, seseorang yang hanya punya, "Cinta bismillah", ketulusan dan tahunya hanya mencintaimu tapi tidak punya kegagahan fisik untuk diberikan padamu.

Tapi ingatlah kamu, saat ini mungkin aku tidaklah begitu berarti apa-apa bagi dirimu, karena kegagahan fisiknya dia yang menghalangi penglihatanmu untuk melihat ketulusan hatiku.

Kelak saat aku sudah tak lagi ada untukmu, aku yakin dan percaya 100% bahwa kamu akan segera mampu melihat lebih jauh ketulusanku untukmu.

Kelak kamu akan merindukanku sebagai sosok yang paling peduli dan pada akhirnya memutuskan untuk pergi karena tersingkir oleh kegagahan fisik dan kekayaan.

Dia terlalu sempurna untuk kujadikan saingan dalam mendapatkan perhatianmu dan memikatmu. Tapi satu hal yang terlupakan olehmu kesempuranaan kegagahan fisik dan kekayaan yang dimiliki oleh dia tidak akan pernah mampu membeli ketulusan dan rasa peduli yang sama seperti yang aku berikan padamu.

Kelak kamu akan merindukanku, sebagai sosok yang paling memahami tentangmu dan akhirnya memutuskan untuk pergi karena keegoisanmu.

Kelak kamu akan memahami bahwa kamu butuh seseorang yang paling bisa memahamimu, bukan yang bisa kamu pamerkan di hadapan sahabat-sahabatmu.

Maka jangan heran jika suatu saat nanti, kamu juga bisa merasakan merindui seseorang yang dulu membayangkan saja menjadi sesuatu yang menyebalkan bagimu.

Suatu saat nanti kamu pasti akan mencariku, karena kamu sadar bahwa akulah sosok yang paling tepat untukmu.

Akan ada saatnya dimana kamu akan mencariku, karena kamu mulai menyadari betapa kamu membutuhkanku. Dan hanya akulah yang paling pantas untuk kamu pilih.

Sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan pasti akan menjadi kebutuhan kamu, sudah terbiasa nyaman dengan perhatinku dan kamu akan membutuhkan perhatianku dengan sendirinya.

Ada saatnya kamu akan menyadari bahwa kesempurnaan kegagahan fisik itu tidak selamanya mampu membuatmu bahagia dalam setiap saat. Akan ada saatnya dimana kamu akan menyadari bahwa kegagahan fisik yang kamu cari-cari sampai mengabaikanku itu hanyalah sebuah kekhilafan atau penggoda untuk membuatmu menyesali telah menyia-nyiakan diriku.

Jangan tanyakan apa yang telah aku lakukan sampai membuatmu merindukanku.

Kelak kamu akan merindukanku sebagai sesuatu yang tak pernah kamu temukan pada siapa pun, jangan bertanya-tanya pada dirimu sendiri atau orang lain mengapa bisa merinduiku, sebab kamu tidak akan menemukan jawaban apapun dari pertanyaanmu.

Kecuali penyesalan yang hanya membuatmu merasa ingin menemukan diriku kembali, sekalipun aku tidak hilang namun menyerah.

Senin, 10 Juni 2019

SEGERA LUPAKAN


Di dalam Islam sebenarnya tidak dikenal istilah meminta maaf melainkan yg utama adalah memberi maaf. Ambil maafku dan kuambil maafmu!

Mengapa kita harus bisa memberikan maaf, karena sadar manusia adalah tempatnya berbagai kemungkinan kesalahan. Maka maafkan kesalahan/ kekhilafan orang lain bahkan sebelum dia minta maaf sekalipun.

Adalah bentuk kesadaran dan kebesaran jiwa Islami kita ( orang pemaaf itu pasti bukan pendendam dan pembenci dan orang seperti yang di cari didalam kehidupan . Karena bisa dipercaya komitmen nya ).

Memberi maaf tidak serta merta menyelesaikan masalah, tapi setidaknya melepas beban bagi yang bersalah. Soal menghapus dosa atau tidak Wallahu a'lam bishawab. Biar lah Allah yg maha tahu.

Kuberikan maaf dalam bentuk lahir berupa jabatan tangan, pesan tertulis atau sekedar senyuman, tapi yang utama batin yang tak berucap dan bersuara menghapuskan dendam dan kemarahan dengan tuntas, memberi artikulasi yang dalam bahwa semua telah selesai . Masalah dan lembaran yang lalu kita segera lupakan. Mari kita sama songsong masa depan yg lebih menjanjikan . Aku suka ki semua . Aku tidak  punya arti apa-apa  tanpa kehadiran mu semua . Mari pastikan sinar mentari besok pasti akan lebih cerah!

KEKUATAN IMAN


Tuhan tak akan memberikan beban ujian kepada hambanya lebih dari yang bisa dipikul. Ini harus diimani, harus dijadikan kekuatan iman dengan sungguh-sungguh.

Kalau demikian berarti masalah itu seharusnya tidak untuk melemahkan manusia melainkan untuk membuatnya lebih KUAT, TANGGUH dan BESAR!

Maka perhatikanlah bagaimana badai berlaku atas pepohonan, bukan untuk menumbangan mereka tetapi untuk semakin menguatkan akar tertancap ke bumi.

Dunia ini adalah tempatnya masalah, datang silih berganti dengan harapan dan kemenangan seperti berlakunya siang dan malam, terang dan gelap, kemarau dan musim penghujan.

Setiap keadaan akan membawamu kemana, tergantung pilihan respon masing-masing.
Hujan yang seharusnya berkah, akan menjadi masalah banjir bahkan memakan korban, tergantung bagaimana persiapan dan respon masing-masing. Saat panas kemarau datang, itu seharusnya berkah untuk mengeringkan, membangun dan sebagainya, tapi itu juga bisa menjadi masalah berupa kekeringan, kekurangan air dan sebagainya.

Masalah dan tantangan akan bawa kamu pada kondisi yang makin baik atau sebaliknya . Itu semua tergantung kamu sendiri!

Karena masalah yg ada itu akan membawamu makin sengsara tergantung pilihan persiapan, dan respon kamu, tergantung PRESEPSI dan PRASANGKA yang kamu bangun sendiri di alam pikiranmu.

Oleh karena itu, ubahlah presepsimu, cara berpikirmu dan persangkaanmu terhadap masalah karena yakinlah, meski itu tak akan mengubah kenyataan tetapi akan merubah akibat dari masalah itu terhadap perasaanmu, kualitas kesehatanmu, kualitas hidup pribadimu bahkan ketokohanmu dan lain-lain.

Intinya, JIKA MAU MENGUBAH KENYATAAN HIDUP MU. MAKA MULAI UBAH PRESEPSI MU TENTANG MASALAH YG ADA. Ingat jangan sekalipun pernah berprasangka buruk terhadap apa yang datang dari Tuhanmu, karena sesungguhnya Tuhanmu akan berlaku sebagaimana engkau prasangkakan.

Fa Inna Ma'al ’usri yusra… Inna ma’al usri yusra, “Maka dibalik kesulitan mu ada hikma yg Allah sertakan di dalam nya dan “Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan (Al Qur’an surah An Nasroh: 5&6)”.

 Begitulah Allah tidak akan membiarkan hambanya menjalani sendiri masalahnya tanpa menyediakan pertolongan-Nya. ini harus dipercayai sepercaya-cayanya dan diyakini seyakin-yakinnya.

Memang sekilas semua masalah akan membuatmu tertarik bahkan seakan terlempar dari zona rasa nyaman, rasa tenang dan damai. Pasti saja masalah dan tantangan yg datang itu akan menganggu pikiranmu, konsentrasimu, fisikmu, psikismu sampai akhirnya kita temukan cara-cara mengatasinya dan semua akan kembali terasa normal.

Ingatlah kata orang bijak, jika pintu di depanmu tertutup, yakinlah di tempat lain banyak pintu-pintu lain yang terbuka. Jadi jangan pernah meratapi pintu yang tertutup tetapi bersegeralah bangkit mencari pintu-pintu lain yang terbuka.

Intiny! Hadirkan dirimu sebagai orang yang berkepribadian positif dan dengan perlahan tapi pasti lingkungan dan semesta akan merespon sebagaimana yang engkau harapkan! maka selalulah berharap yang positif karena itu cara terbaik untuk mengundangnya masuk ke dalam dirimu.

Dengan demikian, perasaanmu akan jauh lebih tenang, pikirnamu lebih husnudzon, jauh dari dendam apalagi amarah yang membakar, karena semua itu hanyalah bisikan syaitan yang sesaat yang akan membawa kerusakan besar berkepanjangan bila diperturutkan. Jadikanlah sholat dan sabar sebagai sahabatmu dan jadikan sahabat dan handai taulanmu sebagai penghiburmu karena itulah arti persahabatan dan persaudaraan.

Sekaligus langkah positif menawar masalah dan tantangan yang lagi engkau hadapi, yakin dirimu hari esok akan terbit mentari yang akan bersinar lebih terang.

Selamat mengakhiri syahrul ramadhan mu tahun ini dan kita doa bersama di pertemukan dengan ramdahan tahun yang akan datang dalam kehidupan yg makin maju, makin sehat dan makin bahagia bersama keluarga dan bangsa indonesia yang damai .

Kamis, 06 Juni 2019

BERCERMINLAH BERWAWASANLAH

Pemimpin sejatinya dan seharusnya adalah seorang pemimpi. Kita tidak bisa berharap banyak dari pemimpin yang tidak bisa bermimpi. Sama halnya kita tidak bisa berharap kepada pemimpi yang tidak bisa memimpin.

Pemimpi dan pemimpin adalah dua sisi mata uang koin yang tak bisa dipisahkan dan memang, sebaiknya jangan dipisah-pisahkan. Mimpi seorang pemimpin adalah masa depan orang-orang yang dipimpinnya…

Tapi tolong bedakan antara mimpi dan halusinasi! Karena hari ini tak sedikit pemimpin yang merasa dirinya sedang bermimpi tentang masa depan tetapi sebenarnya tidak.

Mereka hanya berhalusinasi mencampurkan antara fakta dengan realitas sehingga lebih sering marah tak karuan daripada memberikan solusi.

Tak sedikit yang merasa dihantui sesuatu yang tidak jelas, mungkin terlalu banyak menyembunyikan masalah di masa lalu dan takut sewaktu-maktu muncul menggerogoti.

Makanya kalau ada pemimpin yang tampak seakan-akan gagah dan tegas dalam mengambil keputusan tapi gagal berargumentasi membela keputusannya alias ngawur melawan akal sehat, itu tanda-tanda jelas kalau pemimpin itu sedang berhalusinasi.

Apalagi kalau juga memilih menyalahkan orang lain di sekitarnya daripada berintrospeksi mengukur tindakan-tindakannya, maka pemimpin itu bukan hanya berhalusinasi tetapi sekaligus mengalami paranoid.

Maka di atas semua perilaku dan tindakan irrasional, leluhur orang Sulawesi Selatan meletakkan siri’ sebagai acuan tertinggi ibarat bintang utara yang menerangi perjalanan.

Maka, pemimpin di Sulawesi Selatan yang belajar dari leluhurnya akan selalu dipandu oleh etika siri’ yang tak akan mempermalukan diri dan leluhurnya demi sekadar berkuasa dan menihilkan kemuliaan.

Siri’ adalah akal sehat berkemajuan yang selalu mendorong pemimpin Sulawesi Selatan untuk membangun daerahnya menjadi “Butta Masunggu, Butta Kalabbirang, Passolongang Ceratta!!

Maka bercerminlah, berwawasanlah… “Ciniq sai bori bellaya… bellanamo kamajuanna..” Kita harus terus bermimpi menjadikan Sulawesi Selatan sebagai yang terbaik di antara yang baik. Maka kalau kamu pemimpin sejati, maka dedikasikan waktu pikiran dan energimu untuk mewujudkan mimpi-mimpi besar dan berhenti berhalusinasi apalagi sampai paranoid karena kamu tahu itu adalah kesia-siaan.

Kalau kamu pemimpin… tetaplah menjadi jarum yang tajam membawa orang-orang yang kamu pimpin yang laksana benang kelindang, jangan berputar tak tentu arah yang akan membuat benang kusut hingga sulit diurai.

Maka, bila kamu lurus, benang di belakangmu akan ikut lurus, maka yang dipimpin akan dapat mengikuti kebenaran sejati karena kamu menjadi jarum bagi mereka, menjadi rahmat bagi keselamatan dunia akhirat.

Maka, kalau kamu pemimpin menjadi ibarat angin, maka pengikutmu adalah ibarat dedaunan di pokok kayu. Maka, ketika kamu bertiup kamu bisa memilih menggugurkan daun kering yang tak lagi berpegangan pada ranting dan dahan yang sehat dan seakar denganmu.

Maka, bila kamu melanggarnya, berarti kamu sedang melawan hukum alam, dan kalau kami menolak gugur tidak pada waktunya, itu bukanlah pembangkangan apalagi pengkhianatan. Maka, berhentilah berhalusinasi apalagi paranoid tentang kesetiaan kami, karena itu tak baik bagimu, pengikutmu, rakyatmu, dan tanah airmu.

JANGAN PUJIKALE


Selama wajah Gunung Lassang belum pudar, suara adzan di Masjid Al-amin Sanrangan masih menggema, keramahan air sungai Salari tetap meneduhkan jiwa, dan pohon kelapa   didepan rumah masih berdiri tegak lurus . Maka selama itu pula, jalan perjuangan untuk membangun masa depan belum selesai.

Ya, berbicara membangun masa depan yang belum selesai. Berarti sama saja berbicara tentang masa depan diri mu yang terbentuk dari dan oleh keyakinan dan kepercayaan yang kamu bangun sendiri.

Makanya, hati-hati menilai diri mu dan kemampuan kamu. Orang Makassar bilang, jangan "pujikale"! "Pujikale", artinya, "memuji diri sendiri". Dan kamu juga tidak boleh over confidence atau terlalu percaya diri. Lebih celaka lagi kalau tidak percaya diri.

Membangun keyakinan diri secara positif itu adalah sesuatu yang membentuk ruang-ruang dan pintu-pintu keajaiban, pintu-pintu berkah dari ridha Allah, ridha alam, dan ridha manusia yang ada di sekitar kamu.

Oleh karena itu, satukan doamu dengan ketiga bidadarimu: ibu bapakmu, saudara-saudara dan keluargamu, serta karyawan mu dan masyarakat.

 Jika ketiga bidadarimu itu menyatu dalam doamu, yakin saja Allah akan meridhaimu. Insya Allah.


Kalau sudah begitu, kata gagal menghadapi ujian untuk sukses seperti apapun, katakan hal itu tidak ada lagi karena usahamu, keseriusanmu, strategimu, dan doa kepasrahanmu telah kamu lakukan. Kalau ada yang belum berhasil, itu hanya waktu yang tertunda.

Ingatlah, tidak berpindah satu butir debu dari tempatnya kecuali atas ridha Allah. Maka, #BISMILLAHJALANILAH! Lakukanlah apa yang terbaik, jelas berbeda, mengalirlah bagai air, selalulah pikir yang baik-baik, lakukan yang baik-baik, dengarkan yang baik-baik, bicarakan yang baik-baik, lihatlah yang baik, tulislah yang baik-baik, dan sampaikan yang baik-baik! Karena yang baik-baik itu akan membuatmu 100% yakin dan percaya bahwa yang terbaik yang akan kamu raih.

Kamis, 11 April 2019

Eses Sebagai Anak Muda

                                                       

Sebagai anak muda hebat,
Bukan bekerja dalam pekerjaan
Melainkan bekerja di luar pekerjaan
Artinya,
Keluar dari zona nyaman
Dan mencoba hal-hal yang baru
Untuk masa depan
Sebagai tolak ukur impian kita
Sebagai penentu jadi apa kita esok
Apa yang mengganggu,
Tinggalkan
Apa yang menjadi peluang,
Ambillah
Karena kesempatan bukan sekali
Tetapi bisa datang berkali-kali
Karena kita tak tahu
Perbedaan kesempatan dengan jebakan
Namun ini adalah resiko hidup
Resiko dalam menggapai masa depan
Masa depan yang cerah

Eses Hidupmu Di Tanganmu


Hidup adalah pilihan
Pilihan bisa kita pilih secara bebas
Sesuai apa yag kita butuhkan dan inginkan
Dan jalanmu hari ini
Adalah kunci penentu masa depanmu
Apa yang kau kerjakan sekarang
Dapat menentukan esok
Bagaimana kau nanti,
Bagaimana masa depanmu kelak
Apa yang kau lakukan sekarang?
Masa depanmu, di tanganmu

ESES PERCAYALAH



Eses Percayalah,
Harapan dapat mengasah masa depan
Impian adalah hal yang mewujudkan
Akan indahnya masa depan
Bukan kepedihan
Bukan kesedihan
Kegagalan hanyalah warna
Dalam hidup perjalanan kita
Menerjang hari ini
Bukan lari dari masalah
Berani dan berkonstruktif
Percaya diri
Adalah cara efektif
Untuk menyongsong masa depan
Pertaruhkan seluruh masa depanmu
Lempar dadu kehidupanmu
Untuk memperoleh apa yang kau inginkan
Hasil tidak mengkhianati proses
Selama kita bekerja keras
Dan selalu mencoba

ESES SEBAGAI PENGUSAHA


Jaman sekarang bukan mencari kerja
Jaman sekarang adalah membuat kerja
Jaman sekarang bukan bekerja
Jaman sekarang adalah memperkerjakan

Kita dapat membahagiakan semua orang
Isi hidup mereka dengan pekerjaan
Darimu yang sudah berusaha keras
Beri ketulusan dan senyummu

Beri kasih dan cintamu
Agar pikiran mereka terbentuk
Bahwa kau orang hebat
Ingatan mereka bahwa kau bermanfaat
Karena itu adalah masa depan

Rabu, 10 April 2019

JANGAN BIARKAN KUBURANKU ADA YANG MELUDAHI










Bolehkah aku tulis 'KECENGENGANKU' demi mengenang 100 hari almarhum ayahku dirumah sederhana ini? Aku tidak bisa pungkiri tentang adanya dorongan rindu yang sangat mendalam. Namun, ayahku juga adalah salah satu orang yang selalu memberi dorongan untuk berani membangun masa depan melalui pendekatan EDUCATIONAL, SPRITUAL, EKONOMIAL, DAN SOSIAL.

Bolehkah? Pertanyaan itu selalu menabrak batok kepalaku disetiap saat dalam kontemplasi panjang. Dalam perenunganku juga, aku seakan berhadapan dengan Guru, panggilan akrab ayahku Saminja upa. Ya, Saminja nama ayahku, Upa nama kakekku.

Bolehkah aku bicara denganmu guru, walaupun itu hanya dalam bayang dan anganku. Karena kamu adalah ayah yang tetap dalam jiwaku, kamu tetap ayahku sekaligus guruku yang mengajarkan tentang pentingnya prinsip, "CINIKI DALLEKANU CINIKI RIBOKOANNU", arti dari Bahasa Makassar ke Bahasa Indonesia, "LIHATLAH DEPANMU LIHATLAH BELAKANGMU".

Bolehkah kamu ayah menjadi cahaya bintang dilangit yang jauh? Ku tahu, hadirmu ayah walaupun tak berwujud dalam fatomorgana yang tak ku tahu. Bila malam ini diam dan hening, seakan ada dirimu ayah yang bicara dalam bisu. Tatkala bulan tersenyum sendu, tanpa terasa serangkai bayang dirimu yang sederhana, berwibawa, dan tersenyum. Walaupun kutahu, itu hanya bayang dalam anganku. Itu ekspresi dekapan rinduku padamu ayah. Karena kutahu, dirimu ayah sudah jauh dan tidak akan pernah datang berwujud.

Bolehkah ayah, kamu hadir dalam mimpiku menjelaskan wasiat penting yang ingin sekali kamu sampaikan padaku, sehari sebelum berpindah dari alam dunia ke alam kubur. Kamu menginginkan aku untuk segera pulang kekampung demi tersampainya suatu wasiat.

Bolehkah ayah, aku berjanji? Ayah, aku berjanji akan meneruskan perjuanganmu, akan berusaha menyebut namamu dalam setiap barisan do'aku , disetiap usaha ku, dan selalu menjaga wasiat mu semasa hidup mengenai,
"TEAKO PA'BENGI NIA AMPI'RUI KUBURANGKU", arti dari Bahasa Makassar ke Bahasa Indonesia, "JANGAN BIARKAN KUBURANKU ADA YANG MELUDAHI".



TEMUKAN DIRIKU MELALUI DIRIMU



Temukan diriku melalui dirimu di tanah 
Bila kamu tidak menemukan diriku di tanah
Temukanlah diriku di jiwa ragamu yang bergairah

Temukan diriku melalui dirimu di air
Bila kamu tidak menemukan diriku di air
Temukanlah diriku di senyumanmu dan di matamu yang bersinar

Temukan diriku melalui dirimu di angin
Bila kamu tidak menemukan diriku di angin
Temukanlah diriku bersama hijrahmu dan kesuksesanmu yang membahagiakan

Temukan diriku melalui dirimu di api
Bila kamu tidak menemukan diriku di api
Temukanlah diriku atas tercapainya cinta dan cita-citamu yang tak bertepi

Jumat, 15 Februari 2019

YANG AKU TAKUTKAN ESES


Yang aku takutkan ESES, hatiku kian mengeras dan sulit menerima nasehat, namun sangat cerdas menasehati.

Yang aku takutkan ESES, aku merasa paling benar, sehingga merendahkan orang lain.

Yang aku takutkan ESES, egoku terlalu tinggi, hingga merasa paling baik diantara yang lain.

Yang aku takutkan ESES, aku lupa bercermin, namun sibuk berprasangka buruk kepada yang lain.

Yang aku takutkan ESES, ilmuku akan membuatku menjadi sombong, hingga memandang yang lain berbeda denganku.

Yang aku takutkan ESES, lidah makin lincah membicarakan aib orang lain, namun lupa dengan aibku yang menggunung dan tak sanggup kubenahi.

Yang aku takutkan ESES, aku hanya hebat dalam berkata, namun buruk dalam berbuat.g

 Yang aku takutkan ESES, aku hanya cerdas dalam mengkritik, namun lemah dalam mengkoreksi diri sendiri.

SURAT CINTA UNTUK UKHTI ESES




BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM

ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAH WABARAKATUH,


UKHTI ESES apa kabar?,

aku bingung ukhti  ESES!!,

aku sudah menulis sebuah surat dan kubungkus rapi didalam amplom putih, namun, aku tak pernah berani memberikannya padamu. Hingga akhirnya aku putuskan untuk membuatnya diblog ini. Berharap suatu saat nanti kamu akan membacanya dan mengetahui isi hatiku ini dan sampai saat itu tiba aku akan menunggu jawabanmu.

Ukhti  ESES dengarkan kejujuran hati ini…

Setiap hari engkau selalu berikan senyuman terindahmu..

Namun, aku tak pernah tahu apa arti senyumanmu itu.

Disaat berjalan melintasiku engkau melirikku..

Sungguh semua itu menjadi tanda Tanya bagiku.

Mungkinkah apa yang kita rasakan sama…

Ukhti ESES…

Uraian jilbabmu panjang teruarai menutupi jutaan rambutmu     

Senyumanmu....

Lirikan matamu.....

Mengertikah ukhti engkau bahasa tubuhku..

Tanganku ini ingin menyentuhmu saat engkau menjadi yang halal untukku..

Kakiku ini ingin melangkah mendekatimu..

Mataku ini ingin tetap memandangmu..

dan mengertikah ukhti bahasa bibirku yang ingin berkata :

karena Allah aku sangat menyayangimu

karena Allah aku sangat mencintaimu

dan karena Allah maukah engkau menjadi yang halal untukku suatu saat nanti

hingga saat itu tiba aku akan menunggumu

Ukhti ESES, aku sadar.. Status kita berbeda..

Dan aku sadar ukhti.. aku bukan satu satunya orang yang mencintaimu..

Aku juga sadar ukhti.. aku bukan satu satunya orang yang kamu cintai..

Ukhti ESES

Salahkah aku jika aku ingin menjadikanmu satu satunya wanita dihatiku yang halal untukku wanita dunia dan akhirat..selamanya aku ingin tetap bersamamu..

Ukhti ESES. mungkin sulit bagimu menerima kenyataan ini..

tapi inilah kenyataanya ukhti.. mohon mengertilah ukhti..

Maaf ya ukhti, aku senekat ini menulis surat untukmu diblog ini, karena aku binggung dimana lagi aku ingin menuliskan setiap kata kata hati, satu buku sudah habis kutulis surat untukmu, namun tak satu suratpun yang aku berikan padamu.

Maaf juga ya ukhti atas kebodohanku,

Disetiap kekuranganku aku ingin menciptakan bahagia bersamamu

Ukhti semua ini aku lakukan

Karena aku sadar beberapa bulan lagi

Aku tidak bisa melihat senyumanmu itu

Mata indahmu..

Lembut suaramu..

Tawamu..

Semua itu tak dapat aku lihat dan kudengar,

Karena aku tahu kamu akan pergi tinggalkan kota ini.


Ukhti, aku suka cara kamu menjaga auratmu.

Dan aku juga suka saat kamu tersenyum dan cara kamu buat aku tersenyum.

Ukhti ESES, tempat terindahku didunia ini adalah

ketika wajahku berada dalam pikiranmu,

ketika namaku disebut disetiap do’amu, dan

ketika cintaku kekal berada dalam hatimu.


Ya Allah, aku tidak butuh wanita yang sempurna untuk jadi pendamping hidupku

Aku hanya ingin seseorang yang mau jadi pelengkap disetiap kekuranganku

Yang membuat aku merasa ada

Yang membuat aku tersenyum

Dan berkata : “aku beruntung memilikimu”

Yaitu dia

Aku harap apa yang aku rasakan juga rasa yang kamu rasakan,

Ukhti ESES, jadilah bidadari ku didunia dan disurga nanti.

Karna Cuma kamu penyemagat hidup ini.

Tanpamu hidup ini tak ada artinya

Ukhti ESES, aku sering memperhatikanmu, tentu saja kalau tidak dianggap lancang aku ingin menjadikanmu kekasih halal untukku, suatu saat nanti dimana dirimu benar benar siap. dan sekarang kita ta'aruf yuk, agar aku yakin bahwa ukhti milik ku, kita ta'aruf secara islam

tidak mesti bersentuhan tangan

Namun bersentuhan dalam hati

tidak harus berjalan berdua

Tapi cukuplah kita bertemu dalam do’a
aku sadar ukhti aku bukan orang pertama yang bilang ini pada ukhti, dan aku juga bukan orang pertama yang pernah ukhti cintai,
namun, yakinlah ukhti aku ingin menjadikanmu satu satunya wanita dalam hidup ini. untuk beberapa masa kedepan, bahkan saat malaikat maut datang memisahkan kita, aku tetap berdoa bahwa disurga nanti ukhti tetap menjadi bidadari surgaku.

ukhti ESES mohon kiranya ukhti mau menjawab kegelisahan dihati ini..
dengan jawaban yang menyejukan hati..

Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.