Selasa, 09 Oktober 2018

CERPEN ESES


Masjid Al-Amin Sanrangan adalah satu-satunya yang ada dikampung ini. Terletak di lokasi strategis. Sekolah dasar negeri Sanrangan, gunung lassang, padi yang menguning, dan jagung kuning yang siap panen dapat dilihat dari sini. Sore ini aku duduk di beranda masjid setelah menunaikan shalat Ashar berjamaah. Sembari merenungi ciptaan Allah SWT dengan menyaksikan burung bangau yang terbang lepas diangkasa, tiba-tiba dikejutkan suara seseorang yang memanggilku. 

"Eses..." Panggil seseorang dari belakangku yang suaranya sudah tidak asing lagi. Aku pun membalikkan tubuhku perlahan-lahan dengan memberikan senyuman hangat yang kuberikan khusus untuknya.

"Assalamu'alaikum wr.wb. Tidak dijawab tanda orang angkuh? Tanya lelaki itu, Iwan namanya. Ia menatapku dengan tatapan mata yang berisi pengharapan. Tetapi Aku langsung mengalihkan pandangan itu dengan ucapan astagfirullah adziim. Aku sangat sadar sebagai akhwat bercadar  yang masih berpegang teguh pada budaya SiriNaPacce dan sekaligus tidak ingin menambah catatan hanya karena memandang yang bukan muhrimku.

"Hei, Eses. Boleh bertanya?  Bagaimana kabarnya? Boleh lanjut?" ucapnya lagi, menyadarkan lamunanku.

"Alhamdulilah kabar baik, lanjut apa?  Bicara yang jelas! Jangan seperti orang bermain teka-teki? " Jawabku bercanda, lalu memalingkan wajahku kearah anak-anak yang sedang asyik main layang-layang di lorong Cambayya.

Sekilas kulihat raut wajah Iwan berubah menjadi murung. Aku jadi kasihan melihatnya, dan mencoba menanyakan sesuatu padanya.

"Iwan, sebenarnya yang kita bicarakan ini tentang apa? Apakah ada masalah? Bicaralah! Biar semua jelas ?" Tanyaku.
Iwan tampak diam membisu. Pandangannya terlihat kosong. Tak lama, ia menarik nafas dalam-dalam. 

"Eses, bolehkah aku berbicara dari hatiku kehatimu?" .Tanya iwan, yang ingin menyampaikan sesuatu melalui secarik kertas berisi curahan hati yang ia serahkan kepada ku. "Boleh" . Pintaku sambil menerima kertas putih yang berisi sesuatu. Akupun membacanya dengan rasa penasaran.

"Eses yang baik hati. Tolong lah diriku ini dengan jawaban silusimu. Mengingat masalah besar yang dihadapi, apakah aku harus kehilangan mu? Ya, mungkin akulah manusia paling bodoh, paling hina, paling gila, dan paling pantas ditertawakan didunia saat ini. Lantaran telah mencintai sesosok bidadari sempurna menurut hatiku, pikiranku, dan menurut mataku sendiri. 

Dari alasan itulah, sebelum aku meninggalkan dunia dan sebelum namaku dilupakan oleh semua orang, aku ingin terlebih dahulu mengejar cinta abadi itu dengan mengungkapkan perasaan itu dari hatiku kehatimu. Agar kamu tahu isi hati ini, cuma tidak tahu harus memulai dari mana?

Jawabannya, aku harus memulai mencari 1.000 cara dan 10.000 usaha sampai akhirnya aku menemukan keberanian diri untuk mengungkapkan bismillah aku mencintaimu? aku berharap kamu mau menjadi pasangan dalam hidup selamanya.

Meskipun aku sangat sadar, aku tidak sempurna, anak orang melarat yang terbuang di kota perantauan. Tapi percayalah, sulit untuk kamu temukan hati yang insya Allah sebersih hatiku. Karena diriku sudah dicuci air mata derita sejak kecil di kota perantauan.

Maka dari itu, janganlah kecewakan hati yang ingin mendapatkan jawaban membahagiakan darimu untuk menjadikan diri ini lebih bersemangat, yang tentunya dilandasi lebih dahulu iman dan taqwa kepada Allah SWT.

Intinya, aku menunggu jawabanmu dalam waktu sekarang, sebulan, atau bahkan sampai dunia ini musnah. Kalau kamu bertanya-tanya mengapa aku menunggu jawababmu? Itu karena aku percaya dan yakin 100% bahwa insya Allah kamu adalah wanita shaleha yang selalu taat menjalankan perintah Allah dan selalu menghijabkan diri dimana saja berada.

Dan akhirnya, sambil memohon kepada Allah SWT agar merestui langkah pilihan ini, memudahkan urusan ini dan semoga kehadiranku didunia ini hanya untuk kamu. Begitupun sebaliknya, semoga kelahiranmu didunia hanya untukku agar bisa saling mengisi didalam kelebihan dan kekurangan.

Curahan hati Iwan rupanya dibuat dengan jiwa, bukan dengan tulisan tangan semata. Apa yang menjadi gelora perjuangan di dalam hati ditumpahkan dikertas. Dan bagi yang membacanya, tentu tersentuh jiwanya, termasuk diriku.

Betapa gemetar kedua tanganku saat membaca tulisan tersebut. Tanpa sadar air mataku tiba-tiba jatuh membasahi cadarku. Namun aku harus menanggapi curahan hatinya.

"Terima kasih. Aku bersyukur masih ada orang mencintaiku. Jangan berlebihan menilai diriku! Aku seperti yang kamu pikirkan dan kamu tidak perlu menilai dirimu seperti itu. Karena mencintai itu hal biasa, bukan dengan mencintai seseorang itu dianggap bodoh atau apalah namanya. Tapi tanya besar, mengapa kamu mencintaiku? Dan jika bertanya perasaan, aku minta maaf karena tidak punya perasaan kepadamu. Aku tidak bisa mempunyai perasaan seperti yang kamu rasakan dan sekali lagi aku minta maaf telah membuatku kecewa".Kataku disertai tetesan air mata yang menetes di pipi. Setelah lama termenung menimbang maksud curahan Iwan.

Tetapi entah mengapa kata-katanya sangat menyentuh hatiku. Padahal sudah sekian banyak lelaki menyatakan cinta padaku, namun baru kali ini menemukan sosok Ikhwan yang kata-katanya mampu menembus lubuk hatiku yang paling dalam.

Ya! Rasanya telah tak terhitung sudah berapa banyak orang yang sudah mengucap cinta untukku. Namun kutepis. Aku selalu mengatakan tidak ingin pacaran. Selain Pacaran melanggar hukum agama, hukum adat kebiasaan SiriNaPacce juga sangat dijunjung tinggi di kampung ini dan pacaran juga banyak menghabiskan uang. Sedangkan aku sendiri ingin lebih fokus untuk menjalani masa madrasah Aliyah Ku, yang juga harus menyisihkan uangku untuk keperluan masuk ke perguruan tinggi. Makanya aku menanam jagung sendiri dikebunku sendiri dengan harapan agar bisa dijual ke pedagang.

Walaupun aku sangat sadar sebenar aku juga memiliki rasa lebih dengannya. Tapi apa daya, aku hanya ingin membuktikan bahwa kekuatan imanku lebih kuat daripada nafsu yang menyeringai.

Suasana hening sesaat sampai Iwan menepis keheningan.
"Tapi Eses, jika ini memang cita-citamu. Kejarlah! Kamu pantas meraih cita-cita mu daripada terkorbankan hanya karena cinta. Meskipun aku sangat menyadari dirimu yang belum memiliki perasaan sama sekali pada diriku saat ini. Janganlah putuskan komunikasi! Jangan menjadi orang angkuh! Jangan biarkan perjuangan berhenti disini! Biarlah ini menjadi menjadi gelora perjuangan dari  seorang calon imammu kepada calon Makmunku. Tidak ada kata mundur mencintaimu! Mencintaimu adalah amanah hati. Semua yang diperjuangkan sepenuh hati berawal dari niat Bismillah. Semua yang dimulai dari niat Bismillah tidak pernah berhenti ditengah-tengah.” Lanjutnya menghentakkanku.

Seakan-akan kata-katanya berubah menjadi siraman rohani yang begitu mudah masuk kedalam sanubariku. Jarang sekali ia berucap bagai malaikat seperti ini. Atau mungkin memang aku belum terlalu dalam mengenalnya.

Kutengadahkan pandanganku kelangit mencari, sisa cahaya senja yang masih menyelimuti langit sore ini. Kicauan burung pun mulai bersahut-sahutan menyambut datangnya petang. Sungguh  indah ciptaanmu, ya Allah. Sama indahnya seperti kau menciptakan manusia yang hidup berpasangan.

“Iwan, setiap orang mempunyai cita-cita yang pasti orang tersebut ingin berani mewjudkannya. Tidak ada satu orang pun yang membiarkan cita-citanya terhapus oleh ombak dan terbawa arus lautan. Aku yakin kamu pun begitu. Kemudian maaf sebelumnya, aku sarankan jangan terlalu berharap! Walaupun berusaha bagaimana? Kalau memang aku tidak buka pintu, kamu tidak akan bias masuk. Karena saat ini yang aku pikirkan hanya sekolahku yang tidak lama lagi akan lanjut kuliah dan juga saat ini yang aku pikirkan hanya masa depanku. Tetapi bilamana Allah SWT menakdirkan kita berjodoh, pasti suatu saat nanti kita akan dipertemuanoleh-Nya dengan cara apapun. Iwan, aku sangat percaya itu!”. Ucapku mengakhiri perbincanganyang terjadisekitar Tahun 2016 yang lalu. Ya! Aku masih ingat, bahkan detail gerakannya pun masih terlukis indah dimemoriku. Baju gamis dan celana cingkrang yang dia pakai saat itu dan senyumannya seakan tak akanpernah terhapus termakan oleh waktu. Ya aku merindukannya.

Aku merindukannya. Mengapa aku masih saja memikirkannya? Mengapa hatiku masih teringat pada namanya? Padahal aku sudah tidak tahu lagi, apakah hatinya masih menarik bagiku? Bahkan pada ketulusan dengan Allah mungkin sudah tidak menarik lagi hatinya.

Ya Allah seandainya ini lebih baik bagiku, perintahkanlah malaikat pencabut nyawa untuk mencabut nyawaku sekarang juga. Agar hidupku tidak lagi tersiksa karena beratnya penderitaan rindu dan cinta yang kurasakan Tuhan. Tetapi jika seandainyamati lebih baik bagiku ya Allah, siapakah kelak yang akan menjadi jodoh akhiratku di alam sana?atau jika memangmasih ada sia-sia puing umurku didunia ini ya Allah, lalu siapakah pasangan hidupku salam didunia.

Demi kebesaranmu ya Allah, sungguh aku tidak sanggup menanggung dosa rindu kepada orang kucintai ini. Sungguh aku tidak apa yang telah terjadi pada dirikuyang merasasudah dikuasai oleh gelombang sihir rindu dan cinta. Wahai orang yang pernah mengungkapkan cinta karena Allah kepadaku, apa yang telah kamu perbuat pada hatiku? Hingga hatiku tak dapat melupakanmu.
                                             *********************

Petang mulai datang menyambar. Semilir anginyang mulai dingin semakin menusuk hatiku. Entah mengapa, petang selalu melukiskan kecerian yang diliputi kesedihan. Sedih karena sang raja siang telah pergi bersama cahaya indahnya dan bulan yang selalu menjadi primadona malam. Dan mungkin karena petang mempunyai kenangan tersendiri bagiku.

Kubentangkan sajadah kearah kiblat-Nya dan memulai shalat Magrib ini dengan penuh kekhusyukan, demi mengharap ridho dan rahmat-Nya. Hatiku terasa lebih damai daripada sebelumnya, sungguh rahmat yang luar biasatelah kurasakan kini, kuangkat kedua tanganku dengan penuh pengharapan.

“Ya Allah…. Terimakasih atas rahmat dan kasih sayang-Mu yang telah kau curah limpahkan kepada hamba ini. Ya Rabb, engkaulah dzat yang maha mengetahui segalanya. Engkau pun tahu, siapakah calon imam yang memimpin keluarga hamba nanti. Apakah ia ya Rabb? Yang selalu datang menyusup melewati rongga-rongga kesepian hati? Aku hanya berharap dan tidak boleh ada kata jangan terlalu berharap! Namaun jangan biarkan cinta ini terlalu dalam padanya. Tetapi sesungguhnya engkaulah yang maha tahu siapa yang terbaikuntuk hamba. Siapapun ia, jagalah dia selalu. Sempurnakanlah akhlaknya, agar bias menuntun hamba menuju surge-Mu nanti. Aamiin”.

Kutapaki kaki diatas jalan yang telah dijemur seharian oleh terik matahari. Menyusuri jalan yang penuh kebisingan dari suara kendaraan yang sedang berlalu lalang.

Semilir angin sejuk menemani yang sedan duduk terpaku bsendiri dibawah pohon yang ada dikaki Gunung Lassang. Ya! Terpaku dalam kesendirian yang semakin menyesakkan dada. Langsung kuambil hanphoneku untuk menulis di blogku yang berjudul, berani melawan takdir. Diblogku ini aku menulis tentang, Don't hope too much.

Adapun isi blogku yaitu:

Tidak ada kata "Jangan terlalu berharap!" untuk meraih prestasi dan keberhasilan. Tidak ada kata "Don't hope too much!" untuk melihat kebelakang, dan tidak ada kata berhenti berusaha untuk mewujudkan impian, kemenangan, dan kebahagiaan.

Itu berarti "Don't hope too much!" adalah tekad, semangat, kemauan yang pantang menyerah dalam mengejar tujuan, bahkan "Don't hope too much!" adalah strategi yang digunakan untuk fokus pada hasil bukan pada proses, sehingga "Don't hope too much!" menjadi bahan bakar untuk mendorong kinerja tanpa lelah untuk menggapai impian dan kemenangan, serta akan menjadi dorongan untuk memacah dan mengubah masalah menjadi solusi untuk menemukan alternatif dan menjadikan tantangan, ancaman, dan halangan sebagai peluang.

Makna lain dari kata "Don't hope too much!" adalah tidak ada kata menyerah dalam berusaha menggapai impian dan kemenangan. Karena "Don't hope too much!" adalah keyakinan yang bisa merubah kenyataan pahit, yang sedih menjadi energi kemenangan dan prestasi.

Kalau begitu, "Don't hope too much!" harus menjadi prinsip dalam bersaing untuk memenangkan pertarungan, sehingga tidak boleh menjadi salah satu, tapi harus menjadi satu-satunya, agar menjadi pemenang.

Makanya, pemenang tidak mengenal kata "jangan terlalu berharap", arti dalam Bahasa Inggris, "Don't hope too much!". Untuk terus menjadi pemenang, seorang petarung harus bertarung, kalau tidak, kekalahan menjadi penggantinya, dan satu-satunya cara agar dapat diposisi puncak seseorang haruslah terus meningkatkan kemampuannya dengan terus belajar dari sekarang.

Dan harus di ingat bahwa pemenang selalu bersyukur, bekerja keras, dan selalu berharap yang baik-baik untuk mengalahkan lawan dan orang yang berhenti berharap  tidak akan pernah menjadi pemenang.


Ayo terus gunakan kekuatan iman untuk meruntuhkan ejekan kata " jangan terlalu berharap" dengan mau mengalahkan kemalasan, kebodohan, kemiskinan, penindasan, godaan iblis, kesusahan, kesedihan , kejengkelan dan masih banyak lagi musuh yang harus dilawan dan dikalahkan.

Dan itulah tulisan yang kutulis diblogku dan kurangkai juga kata-kata rindu diblogku, rindu sosok lelaki yanga akan menjadi imamku kelak. Ingin cepat rasanya bertemu dengannya. Ya Allah sabarkanlah hati hamba ini. Hamba yakin dan percaya kau pasti punya cara terbaik untuk mempertemukan hambanya.

Tak lama kututup akun blogku. Kupandangi kambing yang asyik makan rumput yang sesekali mengibas ekornya sendiri. Aku tersenyum memandangnya. Tapi kusadari, sosok lelaki yang sepertinya tidak asing lagi duduk disamping yang jaraknya kurang lebih 20 meter. Entah sejak kapan ia berada disitu. Apakah ia mendengar curhatan hatiku pada sang sang khalik yang kutulis melalui blog. Apakah ia mengetahui isi hatiku? Ah sudahlahm, lagi pula ia tidak ada urusan denganku. Tapi siapakah ia? Seperti aku sangat mengenalnya.
Aku masih mencoba mengingat wajahnyadibalik cadarku sambil terus memperhatikan ia yang sedari tadi diam, menatap layar hanphone sambil membaca Al-qur’an yang ada dalam layar handphone yang ia genggam erat.

Ingin rasanya kusapa, ia masih terpaku. Tapi nampaknya nyali inilebih kecil daripada inginku “ a…a…a…payah! Kenapa lidahmenjadi kaku? Mulutku seperti terkunci oleh gembok yang begitu kuat. Entah mengapa detak jantungku berubah, berdetak lebih kencang daripada sebelumnya. Ternyata yang berada disampingku sejak tadi ia adalah Iwan. 

Oh! Sosok yang tak pernah kupikir akan berjumpa lagi, sosok yang selama ini kurindukan, sosok yang selama ini kuimpikan menjadi imam dalam keluargaku. Aku tak percaya dapat bertemu kembali.

“Eses”
“Iwan”
“Eses, apa betul ini kamu yang biasa pakai cadar?
“Ya aku ini Eses, teman Sekolah dasar kamu Iwan  di SDN Sanrangan”
“Eses, aku tak menyangka dapat bertemu kembali lagi. Eses yang kekenal dulu sebagai keluargayang berasal dari keluarga yang taat beragam aislam, sopan santun dan ramah kepada semua orang. Eses juga sudah istiqamah sejak kecil memakai cadar dan aku sungguh tak menyangka dapat bertemu kembali di kaki Gunung Lassang’. Ucap Iwan dengan mempelihatkan wajah yang mudah tersenyum ramah, sama seperti ketika aku masih sama-sama duduk disekolah dasar dikampung ini dan kini ia sudah tahfidz 30 juz Al-qur’an dan sudah memiliki usaha dibawah bendera grup usaha yang bernama eses grup,  bergerak dibidang makan dan minuman

“Aku juga Iwan. Ini seperti mimpi” . Balasku, mimpi yang menjadi nyata, lanjutku dalam hati.


Aku dan Iwan masih meneruskan perbincangan tentang asal-muasal nama merek perusahaan “ESES” milik Iwan yang terinspirasi dari namaku. Tapi perbincangan yang kulakuakn bersama Iwan tidak melakuakan perbuatan yang melanggar dengan cara berdekatan. Karena jarak antara kami berdua, kira-kira kurang lebih 20 meter. Namun malam lebih cepat datang .

Aku mengakhiri secepatnya perbincangan itu, takut akan menjadi fitnahjika hari sudah malam masih berbincang yang bukan muhrim dan kami pun berjanji besok akan bertemu kembali di Lantaka yang menjadi tempat rekreasi bagi pemuda-pemudi didesa ini dan sekaligus menjadi salah satu tempat mencari jaringan signal untuk internetan.

*********************

 Sore ini, aku sudah berada di Lantaka yang menjadi lokasi kesepakatan bersama untuk melanjutkan pertyemuan yang kemarin. Tapi , mengapa Iwan belum juga datang? Apakah ia lupa? Padahal aku sudah 1 jam lamanya . tidak biasanya Iwan seperti ini kalau dia berjanji, telat dating disuatu perjanjian. Dengan hati yang begitu kecewa, akhirnya akupun meninggalkan lokasi yang menjadi tempat pertemuan. Karena sebentar lagi adzan magrib akan berkumandang , memenuhi isi ruang perut bumi ini.


Sebelumj motorku melaju kencang lebih jauh, aku sempatkan menengok kebelakang. Siapa tahu Iwan sudah ada disana. Tapi sewaktu aku melempar pandanganku kearah tempat duduk di Lantaka, sudah tidak ada seorangpun disana. Bahkan petani lading yang ada didesa ini yang biasa masih berlalu lalang pun tidak ada. Diarea lantaka tampak seperti tidak berpenghuni.

Dan akhirnya, aku melaju kencangkan motor metikku yang sempat terhenti tadi. Sambil mencoba menghilangkan pikiran negatif yang semakin mengurung akal sehatku.

*********************

“Maaf Eses, kemarin aku tidak bias dating. Aku benar-benar ada urusan penting, jadi tidak sempat mengabarimu lewat akun messenger facebookmu. Apa kamu marah?. Aku hanya berdehem pelan sambil memampang senyum dihadapannya, meskipun itu tidak terlihat dibalik cadarku. Sebetulnya aku begitu kecewa atas kejadian kemarin. Tapi apa boleh buat, aku hanya ingin mengambil pelajaran dari setiap kejadian.


“Oh iya Eses, sebenarnya ada sesuatu hal yang aku mau katakana padamu”. Ucap Iwan dengan nada sedikit menaik dan memamndang kosongbatu-batuan yang ada di sekitar Lantaka.

“Apa itu?” Tanyaku cepat.
“Lusa, aku akan melangsungkan akad nikah”. Jawab Iwan datar seolah tak percaya akan kalimat yang baru ia ucap. Mimpi-mimpiku seakan hancur seketika, sepenggal asa yang kupunyajuga perlahanmenjauhi harapanku. Aku tidak mengerti, mengapa takdirharus berkata seperti ini? Sungguh bernding terbalik dengan semua mimpi-mimpi yang telah kuukir sempurna. Tapi aneh, aku sama sekali tak melihat wajah bahagianya. Yang biasa terpampang jika setiap orang akan melakukan suatu upacara yang sangat suci sehidup semati. Ya, pernikahan. Entah ini hanya pikiranku atau memang benar adanya.

“Selamat ya Iwan”. Ucapku begitu berat tanpa sedikitpun memndanya.
“Mengapa kamu mengucapkan kalimat selamt padaku?”. Tanya Iwan yang sungguh aku tak mengerti apa maksud dari pertanyaan itu.
“Maksudnya?”

“Ya, Bukankah kamu juga  memiliki rasa lebih sama dengan? Aku pun begitu Eses. Aku benar-benar tidak tahu, mengapa harus ada perjodohan yang seperti ini, yang seakan menjadi pemisah cinta yang selama ini kuperjuangkan hanya untuk seorang diri”. Iwan berkata serius. Wajahnya pun bergurat dengan perasaan bingung bercampurcemas. Menyiratkan hantinya sedang gusar tak menentu.

Aku malah menatapnya bingung, mencoba mencerna setiap yang keluar dari bibirnya. Apa mungkin, Iwan masih menyimpan rasa di peristiwa tahun 2016 yang lalu kutinggal pergi?
“Apa kamu  …?
“Ya! Aku masih mencintaimu dan tidak akan mencintai orang lain selama kamu masih hidup.Katakanlah satu kata paling pahit yang bias kamu ucapkan sesukamu. Jika aku mencintaimuhanya membuatmu semakin menjauh dari Allah, maka hinakanlah diriku ini dengan hinaan yang paling bias kamu lontarkandimana saja , atau bilamana cintaku padamu hanya membuatmu seolah meninggalkan agama islammu, maka tutuplah hatimu serapat-rapatnya. Tetapi, jika aku mencintaimu karena Allah sebagai bentuk penyempurnaan dalam agama islamku dan agama islammu pada Allah dan sekaligus untuk sama-sama menjaga kehormatanmu dan kehormatanku pada manusia dan iblis dari godaan yang ada. Ingalah selalu, jika tujuan utamanya aku mencintaimu karena ingin membawamu pada keduduka yang baik dihadapan Allah dan juga ingin menjadikan dirimu sebagai ibu bagi anak shaleh dan shalehaku kelak. Jadi, jangan kamu palingkan wajahmu dariku, jangan kamu tutupi hatimu untukku, jangan kamu campakkan diriku begitu saja dan jangan kamu sia-sia diriku yang sudah berkata jujur. Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah, bukan karena hartamu, wajahmu, garis keturananmu, tapi sekali lagi karena Allah, agamamu dan bahkan rasa ini tak berkurang sedikitpun dari perjalanan yang telah memisahkan kita”. Kata-kataku yang sempat dipotong olehnya. Tapi ia akan seakan menjadi menjadi peramal yang mampu mengetahui maksud dari pertanyaan itu walau sempat ku ucapkan.

“Tapi Iwan, kamu sudah dijodohkan dengan wanita lain yang mungkin lebih untuk keluargamu dan masa depan hidumu”.
“tidak”. Jawanya begitu cepat hingga hamper memotong kata-kataku lagi.
“Bagiku, kamulah yang paling tepat untukku dan masa depanku, Eses”. Lanjutnya.
“Iwan sudahlah. Jangan buang-buang waktu lagi! Semakin lama masalahnya akan semakin rumit. Hidup itu realistis bukan khayalan. Mungkin cara Allah memberitahukan kita bahwa sebenarnya kita….tidak berjodoh”. Ucapku pasrah dengan takdir yang sudah terlanjut membalikkan mimpi cintaku.

“Eses, mengapa kamu secepat ini berubah? Buanglah pikiran negatifmu! Benarkah kamu tidak merasakan dan tidak melihat, bahwa ini suatu cobaan yang sengaja Allah datangkan untuk menguji kekuatan cinta dan menguji kekuatan iman”.
 Menguji kekuatan cinta dan menguji kekuatan iman seseorang dengan suatu pernikahanyang begitu sakral?”. Tanyaku yang aku sendiripun tidak tahu, darimana kata itu berasal.

“Tapi Eses…”. Kata-kata tersengat kembali, mungkin otaknya sedang berpikir keras untuk menemukan jawaban itu.

“sekali lagi sudahlah, Iwan. Jangan sampai lebih kupermalikan dirimu. Karena berbicara menerima atau menolak, walaupun kamu misalnya datang kerumah melamarku. Aku berhak menolak dan menerima yang dating kerumah itu adalah hakku tidak ada yang bias mengganggu gugat, dalam islam walaupun laki-laki itu shaleh kalaupun perempuan itu tidak suka, maka tidak bias baginya. Tataplah kedepan! Lihatlah! Pasti disana aka nada cahaya yang menuntunmu menuju kebahagian. Ikutilah perkataan mamamu dan papamu! Ingatlah ridho Allah bergantung pada ridho orang tua? Ya, aku sarankan janganlah terlalu dipikirkan itu! Karena punya keputusan tersendiri dan kalau bagi aku. Tidak ada masalah, aku mau ambil keputusan apapun itu hakku, tapi yang aku khawatirkan kamu dan keluargamu. Jangan sampai kecewa, aku Cuma mau jaga silahturahmi dan atau ini mungkin jawaban dari penantian dan penantianmu selama ini”. Jelasku panjang lebar.

Entah mengapa aku bisa setegar itu mengucap semuanya pada Iwan. Padahal jauh dilubuk hatiku, didalam mimpiku, aku begitu rapuh. Apakah aku sudah menjadi orang munafik, orang yang mudah berbohong kepada perasaan dan pikiranku sendiri ? apakah aku yang selalu bermimpi, karena  takut menghadapi realita dan tidak berani melawan takdir yang ada? Ya Allah maafkanlah hambamu ini yang tak sanggup menjalani takdir telah kau tetapkan. 
                                           *********************

Hari ini dengan langkah yang begitu berat, aku sempatkan untuk dating keacara akad nikah Iwan dan Eises Gebby . Ya, namanyaEises Gebby. Sosok gadis yang kelak akan menjadi istri Iwan. Nama panggilan Ieses yang begitu indah dan hamper mirip namaku. Begitupun ketika aku melihat foto bercadar yang ditunjukkan oleh Iwan. Sosoknya begitu sempurna. Terlebih karena anak karaeng dan ia juga orang kaya, punya banyak lading jagung, memiliki puluhan ekor kambing hasil ternaknya sendiri. Hebatkan? Tidak salah lagi, orang tua memilih Eises Gebby untuk menjadi pendamping hidup Iwan yang sekampungnya sendiri. Namun ayah Eises Gebby merantau ke Sulawesi Tengah sejak tahun 2015.

Waktu berlalu begitu cepat, kulalui dengan sia-sia. Menunggu seseorang bertahun-tahun yang pada akhirnya menjadi milik orang lain. Tapi apa daya, akutidak berani melawan takdir. Aku selalu bilang, kalau Allahmenakdirkan seperti itu, itulah yang terbaik. Aku hanya bias mengikhlaskan dia. Aku ya Allah, kaulah yang paling tahu siapa jodoh yang terbaik untuk hamba. Kuserahkan masalah jodohku, hidupku, dan matiku hanya padamu ya Allah.

Detak jam terus berputar. Aku pun telah duduk disini menyaksikan Iwan yang akan mempersunting wanita lain dan itu bukan aku. Aku harus ikhlas, aku harus memiliki kekuatan iman dan aku harus tegar.

Tiba-tiba ada suara hanphone bordering. Tampaknya itu suara handphone milik Iwan. Dengan sigap, Iwan mengangkat panggilan itu dengan suara lembutnya.
Aku tidak tahu, apakah yang baru ia bicarakan barusan. Yang aku tahu, raut wajahnya berubah seketika. Seperti baru saja mendengar kabar buruk.

Dugaanku tepat. Ya, Eises Gebby mengalami kecelakan mobil di Donggala yang dikemudikan langsung oleh Daeng Baha. Kecelakaan ini terjadi akibat gempa dan tsunami di  Provinsi Sulawesi-Tengah. Mobil itu mengalam kecelakaan saat melakukan perjalanan kesini. Aku ikut Iwan dan rombongannya untuk menjenguk Ieses yang dibawa langsungkerumah sakit yang ada di kota Makassar. Baru kali ini aku melihat wajah Eises untuk pertama kalinya. Tapi sayang, aku melihat wajahnya ketika nyawanyatelah diambil oleh sang maha kuasa. Aku tidak tahu pasti kejadian sebenarnya, aku hanya tahu, ia mengalami pendarahan besar diotaknya yang mengakibatkannyawanya tidak dapat ditolong kembli.

Semua orang yang ada disini telah larut dalamkesedihan. Bagaimana tidak? Ia meninggal ketika hendak melangsungkan pernikahan. Dan pernikahanitu sendiri adalah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh umat manusia karena hanya dilakukan sekali seumur hidup. Begitu suci dan salah satu sunnah nabi. Tapi lagi-lagi ini telah menjadi garis Takdir-Nya. Manusia tidak dapat mengubah takdir, manusia hanya bisa menerimanya dengan hati yang ikhlas.

 Wajah Iwan pun terlihat terlihat begitu cemas dan lelah. Mungkin ia masih belum bisa menerima kepergian calon istrinya itu.

Aku mencoba   menghampiri Iwan". Sabar ya Iwan. Disetiap kejadian pasti ada hikmanya". Ucapku

"Iya Eses. Aku tahu dibalik kepedihan pasti ada kebahagiaan yang terkandung di dalamnya. Ya aku tidak mengerti, mengapa takdir mengalihkan jalan cintaku" balasnya masih dengan wajah tirusnya.

"Iwan , kamu tidak boleh Buruk  sangka sama Allah, kamu harus memiliki kekuatan yakin dan percaya, bahwa Allah telah menyusun yang paling indah untukmu"
"Ya aku harus memiliki kekuatan yakin dan percaya! Terima kasih Eses, telah meyakinkanku". Ucap Iwan dengan senyum lebar dan hangat .

*********************

Langit telah memperlihatkan pesona dari siang yang dapat menyilaukan mata. Burung-burung berterbangan membentuk suatu formasi yang begitu indah. Angin pun tidak henti-hentinya berhembus untuk membawa segenggam udara segar. Semuanya bertasbih. Memuji keagungan Allah SWT yang telah mereka semua dengan keajaibannya.

Entah mengapa hari hari-hari terakhir ini, aku dekat dengan Iwan diacara kegiatan Musyabaqah Tilawatil Qur'an yang dilaksanakan oleh organisasi yang bernama Kerukunan Keluarga Berutallas atau disingkat KKB. Pertemuan ini seolah menggambarkan mimpi-mimpi yang dulu itu pun seakan terajut kembali dengan sisa-sisa benang lalu yang mulai rapuh. Aku tidak tahu, rencana apa yang sedang disusun sang khalik terhadap jalan cintaku. Aku hanya bisa memasrahkan semua ini pada-Nya.

"Eses, bagaimana kabar kuliahmu? . Tanya Iwan yang sedang duduk di atas batu yang ada dibibir sungai salari bersama dengan ku dan teman-teman panitia pelaksana Musyabaqah Tilawah Qur'an yang sedang rekreasi untuk pembubaran panitia.

"Alhamdulillah baik. Kamu sendiri bagaimana? Balasku

"Alhamdulillah aku juga baik. Em... Apa kamu tidak keberatan jika aku mengucapkan bismillah aku mencintaimu dengan tujuan untuk memulai kisah cinta dari awal?

Aku hanya mengangguk pelan . Rasanya kekuatan mimpi-mimpiku dan kekuatan imanku semakin kuat menjadi nyata. Ya Rabb inikah jalan takdirmu untukku? Sungguh aku tak menyangka begitu indah jalan takdirmu.

Kini aku dan Iwan telah ta'aruf setelah sekian lama sama-sama menunggu kaliah kami berdua selesai. Dan Jum'at esok kami akan melangsungkan pernikahan dengan mahar merek dari perusahaan Eses. Ya, momen yang paling aku tunggu-tunggu sepanjang hidupku. Kekuatan kepercayaan dan kekuatan impianku menjadi nyata. Selama ini, tenyata Allah selalu mendengar do'a-doaku. Terimakasih ya Rabb atas semua ini. Maafkan hamba karena sempat berputus asa atas jalan takdir yang telah Engkau tetapkan. Tapi ternyata, dibalik itu semua Engkau telah menyiapkan kejutan indah bagi hambamu.

*********************

                 ( BERSAMBUNG )

Senin, 08 Oktober 2018

HIDUP BERSAMA TAUHID


 
☪Hidup kami bersama Tauhid, Amalan kami Kalimat Tauhid, Mati kami ingin bersama Kalimat Tauhid, Kami mengutuk keras dan tidak Ridho Dunia dan Akhirat, kepada sekelompok orang yang membakar bendera Tauhid, apapun dalihnya, apapun alasannya, kami anggap orang itu sama su'ul adab, dan Kurang AJAARR!

Selasa, 02 Oktober 2018

KEKUATAN IMAN




Jiwa yang lemah lesu
Sebagai tanda iman sedang beku

Hati yang resah dan gelisah
Sebagai tanda iman sedang goyah

Saat kekhawatiran sedang menyelimuti
Sebagai tanda iman sedang lemah berdiri

Saat ketakutan sedang melanda
Sebagai tanda iman sedang merana

Saat hati sedang bimbang
Sebagai tanda iman segera tumbang

Ketenangan tanda kemenangan iman
Keberanian tanda iman tak tergoyahkan

Damai sejahtera tanda iman sedang berjaya
Menjaga kekuatan iman adalah tanda kedewasaan

Senin, 01 Oktober 2018

BERANI MELAWAN TAKDIR




Bagi yang ingin bermimpi, bermimpilah setinggi keinginan. Bermimpi itu gratis! Siapapun berhak memimpikan apapun. Tidak ada aturan keprotokoleran untuk mempikan sebuah cita. Tidak ada persyaratan untuk memulai sebuah mimpi indah. Akulah bukti dari semua yang kukatakn itu. Apakah anda orang yang berpunya atau orang tak memiliki apa-apa, mimpi adalah 100 persen hak seseorang. Apakah seseorang memiliki orang tua lengkap atau yatim, mimpikanlah cita-cita itu. Gantunglah impian itu setinggi imajinasi tentang ketinggian. Karena aku sendiri sudah menjadi yatim jauh sebelum aku memimpikan tentang sebuah cita-cita. 

Bermimpilah setinggi-tinggi,  tidak peduli apakah seseorang itu berasal dari keluarga yang buta huruf, karena mimpi untuk menjadi terdidik bukan terbentuk dari hubungan darah tetapi dari sebuah obsesi perubahan. Aku sendiri tumbuh dan besar dari ibu yang buta huruf, namun ibuku tidak buta tentang makna pendidikan, karena ibuku sadar tentang hakikat pendidikan yang bertujuan adalah untuk berubah dan membuat manusia tidak takut dengan perubahan.

Bermimpilah, tak peduli orang kampung atau orang kota. Bukankah mimpi itu melewati batas geografis, melewati sekat-sekat tembok kokoh yang dibangun dengan susunan batako dan semen yang tak mungkin roboh. Sesungguhnya mimpi tentang cita-cita tidak mengenal orang kampung atau orang kota yang kental dengan batasan geografis. Mimipi hanya mengenal orang yang berani berpetualang tentang apa yang diimpikan tanpa batas geografis. Bermimpilah belajar keluar negeri, untuk menggenggam kutub peradaban dunia, karena diriku membuktikan bahwa studi diluar negeri tidak mengenal persyaratan penampilan, tidak mengenal terbatasnyat tempat yang harus didatangi untuk belajar. Dan bila ingin bermimpi menerima beasiswa, bermimpilah karena beasiswa studi diluar negeri memang diperuntukkan bagi orang yang rajin bermimpi tentang perubahan kehidupan ke arah yang lebih baik. Sekali lagi perubahan itu justru menjadi modal bagi para pemimpi-pemimpi miskin, karena merekalah yang paling terdesak bagi hadirnya perubahan kehidupan.

Aku pun meraih cita-citaku dengan mimpi, aku sudah mulai bermimpi sejak aku sadar tentang manfaat impian itu. Aku bermimpi tentang perubahan hidupku untuk mengangkat diriku dan orang-orang terdekatku dari kubangan penderitaan. Dan saat mimpiku menjadi Profesor tercapai, aku semakin percaya untuk mengatakan kepada siapa saja: “Bermimpilah saat ini, karena masa depan yang kamu mimpikan, ada dalam ruang-ruang mimpimu hari ini.”

Dengan mimpi-mimpi itu,  akan mengarahkan hidup untuk berjuang, karena dengan mewujudkan mimpi-mimpi kehidupan yang menjadi kekuatan menakjubkan yang di miliki. Namun, di tengah perjuangan hidup itu seseorang akan berhadapan dengan takdir Tuhan. Takdir jualah yang akan menjadi kelemahan, karena ketidaktahuan akan takdir.seseorang tidak tahu apa yang sebenarnya akan terjadi. Yang memiliki kemampuan berpikir yang akan membawa diri pada perhitungan dan perencanaan yang matang, namun perhitungan dan perencanaan itu tidak selalu tercapai sesuai yang diharapkan, karena baru akan tahu takdirnya setelah terjadi.

Aku melihat begitu banyak orang yang salah memahami bagaimana takdir itu bekerja. Banyak yang sudah menentukan sendiri takdir itu dari awal. Saat aku kecil dan hidup dalam keadaan miskin, aku setiap mendapatkan usapan kepala dari kerabat dengan buaian kata: “bersabarlah karena ditakdirkan seperti itu.” Padahal perjalanan hidupku masih panjang. Aku masih punya waktu untuk menapaki nasibku dan mengubah menjadi lebih baik. Aku masih bisa berpindah dari takdir yang satu ke takdir yang lain. Sampai dewasa, saat aku dengan seorang temanku sedang jalan-jalan, tiba-tiba menengok dan menatapi sebuah rumah mewah dengan beberapa mobil mahal terparkir di garasi, teman itu berkata bahwa seseorang tidak akan menjadi pegawai negeri dengan segala penghasilan yang tidak memungkinkan untuk mencapai kekayaan seperti itu.

Cara menyikapi takdir seperti ini yang aku harus lawan karena bagiku takdir bekerja dengan cara yang berbeda. Pemaknaan diatas adalah takdir buatann manusia. Memahami takdir seperti itu bagiku salah kaprah. Aku berani melawan takdir seperti ini karena menghambat perubahan dan kemajuan. Pemaknaan takdir seperti ini akan melahirkan jiwa pecundang, bukan pemenang. Pecundang khawatir dengan perubahan, tetapi pemenang menjadi pelaku perubahan. Pecundang lebih senang menunggu nasib berubah, tetapi pemenang mengubah sendiri nasib yang ada. Pecundang setiap saat mencari alat penyebar untuk menerima ketidakberdayaan, sementara pemenang menjadikan kesabaran sebagai alat tercanggih untuk menerobos tantangan hidup. Pecundang hanya menunggu sesuatu itu terjadi, hanya terbuai dan menerima begitu saja ketiadaan atau keterbelakangan hidup yang dihadapi. Namun pemenang membuat sesuatu itu terjadi, dan mengelola ketiadaannya sebagai motivasi perubahan.

Manusia sejatinya bisa melawan takdirnya dengan takdir ciptaan Tuhan yang lain. Bukankah diantara takdir bisa saling berhadapan sebagai sesama ciptaan? Manusia ditakdirkan tidak bisa terbang karena manusia diciptakan tanpa sayap, yang berbeda dengan burung. Namun dengan takdir berupa susunan otak yang mampu berpikir, manusia juga bisa mengatasi takdir ketidakbisaan itu untuk terbang dengan menggunakan kemampuan berpikir yang juga merupakan takdir keberadaan manusia. Dan yang harus dunia saksikan hari ini dengan takdir potensi pikir, manusia ternyata bisa terbang lebih dahsyat dari burung apapun di bumi ini dengan kemampuannya menciptakan pesawat terbang yang super canggih.

Takdir harus diyakini dalam konsepsi para pemenang. Takdir adalah ketentuan Tuhan sendiri yang tidak pernah manusia tahu wujudnya akan seperti apa dan itu yang manusia harus yakini. Namun dibalik ketentuan itu, Tuhan memberikan fasilitas berupa ikhtiar dan upaya untuk melakukan perubahan. Tuhan sendiri memberi jaminan dalam kitab suci yang bermakna bahwa Dia tidak akan mengubah nasib sesuatu kaum kecuali kaum itu yang mengubahnya sendiri. Jadi takdir adalah ketentuan Tuhan yang akan diketahui setelah terjadinya.

Aku meyakini takdir dibutuhkan untuk keberlangsungan kehidupan. Takdir membuat manusia harus bekerja keras karena seseorang tidak pernah tahu hasil dari kerja itu. Andai manusia tahu hasil kerja tersebut sendiri untuk apa diri bekerja. Meyakini takdir dibutuhkan untuk mencegah kesombongan diri, karena tanpa pemahaman terhadap gejala kehidupan sebagai hasil dari ketentuan Tuhan, makna manusia akan menyombongkan diri bahwa pencapaiannya adalah hasil dirinya sendiri tanpa campur tangan Tuhan. Di sisi lain, meyakini takdir dibutuhkan sebagai penawar dari dari kesedihan hidup, karena bila manusia mendapatkan hasil buruk dari sebuah usaha keras, tentu itu adalah takdir dan pemaknaan takdir buruk dalam kehidupan, buruk dari wujudnya tetapi selalu baik dibalik dari keburukan itu. Bukankah Tuhan tidak menginginkan manusia  dalam keburukan?

Sekali lagi, bagi siapa saja, lawanlah takdir yang dibuat orang dari sekitar yang ada. Lawanlah batasan takdir dari para pecundang. Bermimpi, berusaha dan berbuatlah karena dengan takdir  Allah.  Tuhan akan selalu member terbaik, yang bisa saja seseorang tidak mampu membaca makna di balik seketika itu. Mungkin ada yang berupaya meminta kemudahan hidup dan Tuhan memberi otak yang dipakai untuk berpikir tentang cara untuk menggapai kemudahan itu. Mungkin ada yang meminta kekuatan tapi Tuhan memberi kesulitan hidup dan dari prose  diri menjadi kuat. Ada yang selalu berusaha untuk meraih cinta tapi Tuhan memberi orang-orang lemah yang harus dibantu untuk merajut cinta azas.  Mungkin ada yang berusaha dan berdoa untuk menjadi berani dalam hidup tetapi nyata.  Tuhan memberi berbagai rintanga sebagai batu asahan keberanian. Itulah takdir; menerima ketentuan. Tuhan bukan dari apa yang diinginkan, tetapi Tuhan memberikan dari apa yang dibutuhkan oleh hambanya.

ESES MENULISLAH







ESES Menulislah ketika hujan

Menulislah ketika cerah

Menulislah di meja cafe setelah makan malam yang memabukkan

Menulislah di buku-buku tua, yang kau tahu takkan pernah kau baca lagi

ESES Menulislah ketika tangismu tak dapat jatuh

Menulislah ketika hidupmu terasa seperti kau sedang jatuh dari bukit curam

Menulislah ketika kau ingin merasa, tapi yang kau rasakan hanyalah kekosongan

Menulislah ketika jemarimu terasa kaku kelelahan

Menulislah ketika kau menemukan uban pertamamu

Menulislah ketika sendiri dan terperangkap dengan pikiran resahmu

ESES menulislah ketika kau dikelilingi oleh banyak orang, namun kau merasa sendiri

Menulislah, menulislah, menulislah

Menulislah karena hanya ini satu-satunya cara menyatakan perasaanmu

Menulislah karena kita semua lahir untuk menulis

Menulislah karena kau hanya membutuhkan tinta dan kertas

Dan jika tidak ada tinta, menulislah dengan air matamu, keringatmu, darahmu.

ESES menulislah dengan jemarimu pada kaca kamar mandi setelah mandi air hangat

Menulislah seolah-olah hanya ini caramu untuk masuk dan keluar dari tubuhmu.

Menulislah satu kata, menulislah sebuah puisi, menulislah sebuah cerita, menulislah kekesalamu, atau gambar hati, atau jeruk, atau apapun.

Menulislah apapun yang orang lain telah tulis

Menulislah agar tidak ada yang mengerti, tentangmu, bahkan dirimu sendiri.

Menulislah karena kamu lahir untuk itu

ESES menulislah karena suaramu yang dunia ingin dengar

Jumat, 28 September 2018

ESES MEMANFAATKAN WAKTU SEMPIT






ESES waktu tinggal sedikit! “Life is shorty”, kehidupan itu singkat. Dan waktu sedikit itulah merupakan saat membuktikan segala hal dengan strategi yang menentukan. Sebab, tidak ada menit yang lewat begitu saja. Sesedikit waktu bagaimanapun kita mesti memanfaatkannya karena tiada hari tanpa untung, tiada hari untuk menang dan tiada hari tanpa beramal disetiap aktivitas keseharian kita.

Waktu yang singkat itu ada dalam rentang 24 jam. Di sisa waktu untuk kita berbuat kebaikan, apalagi memenangkan suatu pertempuran. Tak dapat dilupakan adalah taburkan cinta! Taburkan kasih sayang. Isilah dengan senyuman dan sapaan manis. Taburkan, persahabatan dan kerahmatan. Ajaklah setiap orang pada pilihan terbaik, termasuk ketika kita memilih pemimpin yang tentunya baik dan tepat.

Waktu menang sempit. Jadi tetapkanlah pilihan pada sosok yang baik dan tepat, cerdas, bersih, kompoten, bisa berkomunikasi dan berani. Berhentilah khawatir yang berlebihan dari “life is shorty” itu, karena kekhawatiran yang berlebihan tidak akan menolong.

Pengalaman menunjukkan, kekhawatiran yang berlebihan akan membuat kita lemah dalam berbuat. “Not too worry” – jan gan terlalu khawatir. Kerjakan dan berbuatlah. Melangkahlah walau satu-dua langkah. Dan yakinkan pada diri bahwa kita dapat meraih sukses dengan memanfaatkan waktu yang sesedikit mungkin.

ESES DISIPLIN ITU PENTING DAN PENENTU




ESES NILAI disiplin sangat penting dalam kehidupan.Semua yang berhasil dan maju, hanya kalau disiplin hadir dalam kehidupannya.Coba saja kalau ada yang mengabaikan disiplin di jalan raya maka tunggu saja akan menuai dan mengundang hadir kecelakaan pada dirinya atau orang lain.Oleh karena itu sikap saja tidak akan mungkin sukses dan jalan dengan baik dan aman kalau mengabaikan kedisiplinan.


Disiplin itu tak mengenal orang dan strata.Apakah dia pejabat, pengusaha, atlet, bahkan orang yang lain berperang, akan kalah kalau tidak disiplin akan diet. Kalau begitu, disiplin juga berarti konsistensi, berarti taat asas dan aturan juga berarti semangat serta kegigihan untuk mencapai sesuatu cita-cita dan harapan.


Orang disiplin itu tidak ceroboh tidak sembarangan dan tidak tiba masa tiba akal untuk itulah puasa juga melatih kita selama satu bulan berdisiplin belajar dengan tekun untuk tidak menyentuh yang dilarang walaupun lapar atau walaupun istri kalau beum waktu berbuka sampai tidak boleh dilakukan.

Disiplin adalah menanti rambu-rambu aturan dan waktu. Kalau kamu disiplin pasti kamu pakai akalmu kamu mengetahui dengan hatimu kamu bergerak dengan tubuh sesuai apa yang seharusnya makanya kita akan selamat dan berhasil dalam hal kehidupan bila kita disipin.

Kamis, 27 September 2018

ESES YAKIN DIRIMU MENANG





ESES yakinkan dirimu menang. Karena segala jurus dan kerja sudah kita lakukan. Bahkan doa terindah dan terbaik pun kita sudah lantunkan. Semangat pantang mundur dan meyakinkan diri menang, tetaplah membuncah di hati. Dan, semangat sebagai pemenang itu mestilah tetap menyala lalu diewajantahkan dengan kerja keras.

Di setiap perjuangan, kita pastilah berharap sampai ke pulau harapan. Kita tak ingin perjalanan kandas pada kekalahan. Untuk itulah mari kita yakinkan diri bahwa pulau harapan yang berada dibalik fatamorgana yang sudah nampak dan sangat dekat.

Memang godaan kejenuhan, godaan kepayahan, bahwa godaan menyerah pasti ada disemua pertandingan menjelang finish. Namun jika kita mampu terus bertahan, kita tetap menjaga konsistensi kemauan dan perjuangan yang ada, kita sabar mengelola tantangan yang pasti makin ketat, jaga harmonisasi dan kekompakan demi niat yang menembus akhirat, kita percaya jalan terang itu sebenarnya menanti kita sudah didepan mata.

Insya Allah kita menang. Maka, buka pikiran. Lapangkan hagti. Mantapkan langkah. Tingkatkan kesabaran. Jangan berhenti berjuang agar kita menjadi pemenang sejati. Begitulah mestinya yang harus dilakukan disetiap kita bertarung untuk meraih kemenangan.

ESES KUASAI MEDANMU







ESES Kuasai MEDANMU! Jika kamu tidak kuasai medan, maka kamu bagaikan buta dalam berjalan di hutan belantara. Orang buta tidak tahu siapa kompetitornya, bahkan tidak mendalami siapa-siapa teman dan pendukungannya.

Orang” buta hati”cenderung nekat dan berani berlebihan – maaf bukan tunanetra, ya. Kalau kamu pemimpin yang tidak kuasai medan, alias buta maka kamu tidak akan perna memenangkan persaingan apa lagi perang.

Ingat, membaca situasi, kemampuan menganalisis, melakukan komunikasi politik yang berbudaya, santun (appakatabe’) adalah senjata penguasai medan dan menjadi pemenang.

JAGA SILATURAHMI








Supardi Saminja
Assalamu Alaikum Wr.Wb.Bisajikah Dijawab?Tidak Dijawab, Tanda Orang Angkuh.Hehehehe...
11 April 2016 ·

Hesty
walaikum salam wr wb
18 April 2016 · Dikirim dari Seluler

Supardi Saminja
Bolehkah Bertanyak?
Hehehe..
19 April 2016 ·

Hesty
apa itu kak
22 April 2016 · Dikirim dari Seluler

Supardi Saminja
bgaimn kabar.y dek? boleh lnjut? hehehe
23 April 2016 ·

Hesty
alhamdulilah..,lanjut ap kak?
25 April 2016 · Dikirim dari Seluler

Supardi Saminja
Lanjut Apa Yang Paling Bagus Itu Dek? Hehehe
28 April 2016 ·

Hesty
jgn q seperti orang beteka teki kak ,,bcra yg jelas!
jgn sprti orang berteka teki the kak,,
28 April 2016 · Dikirim dari Seluler

Supardi Saminja
Hahaha...
Sebgai Lanjutanna Dr Teka-teki Tdi.Hes, Bolehkh Aku Meminta Sesuatu?
28 April 2016 ·

Hesty
apa mau d minta kak?
28 April 2016 · Dikirim dari Seluler

Supardi Saminja
Bolehkah AQ Memint Nmorta Dek?Hehehe
29 April 2016 ·

Hesty
mau d apa?
29 April 2016 · Dikirim dari Seluler

Supardi Saminja
mw
tuk kebaikanji dek.bolehjikah?
29 April 2016 ·

Hesty
iye blehji kak,in 082293248809
30 April 2016 · Dikirim dari Seluler

Supardi Saminja
Tdk Adaji Yg Marahkah,Jk Nomorku DiTakdirkan tuk Menghubungimu?
30 April 2016 ·

Supardi Saminja
Tdk Adaji Yg Marahkah,Jk Nomorku DiTakdirkan tuk Menghubungimu Dek?
30 April 2016 ·

Hesty
munkin.tdk jhe
1 Mei 2016 · Dikirim dari Seluler

Supardi Saminja
hehehe...
Jawaban Yg Menyejukkan Jiwa.Tapi yakin Jaki, Tidak Ad Btulji Yg Marah?
2 Mei 2016 ·

Supardi Saminja
Hehehe...
3 Mei 2016 ·

Supardi Saminja
Assalamu Alaikum.
Lgi Sibuk Ya?
9 Mei 2016 ·

Hesty
walaikum salam..
10 Mei 2016 · Dikirim dari Seluler

Supardi Saminja
Boleh Minta Pandangan?
10 Mei 2016 ·

Hesty
pandangan ap kak..?
13 Mei 2016 · Dikirim dari Seluler

Supardi Saminja
Pandangan Tentang Pilihan,Boleh jiikah??? Hehehe...
13 Mei 2016 ·

Hesty
pilihan apa?
14 Mei 2016 · Dikirim dari Seluler

Supardi Saminja
Janji dulu..!!!
Mauji djawb atw tdk??
14 Mei 2016 ·

Hesty
iye janji ka mau ji ku jwb..
14 Mei 2016 · Dikirim dari Seluler

Supardi Saminja
Hidup itu kan pilihan.
Bgaimna setuju atw?
Pemanasan sbluum kpemilihan!
14 Mei 2016 ·

Hesty
sbnarnya yg kita bahas in tentang ap..stuju it untuk ap ,bicara mk kak tdk ap2 Ji biar semua akn jelas
14 Mei 2016 · Dikirim dari Seluler

Supardi Saminja
Jenius.y tawwa hehe..
Pilih mana,cinta sejati atw masa depan? Jawab yah!
16 Mei 2016 ·

Hesty
masa depan yg mn dulu kak...
17 Mei 2016 · Dikirim dari Seluler

Supardi Saminja
Masa depn yg sprti cita2...
Tpi menurut adek,masa depan it sperti ap???
17 Mei 2016 ·

Supardi Saminja
Assalamu alaikum
Apa kbr?
Ad Pin BBta de'?
Org baik2, tentu respon.y jg baik hehe..
4 Oktober 20

Hesty
Walaikum slm..
7 Oktober 2016 · Dikirim dari Seluler

Supardi Saminja
Tdk bolehkh minta pin ta? hehehe...
8 Oktober 2016 ·

Hesty
Okok in,5feb359d
12 Oktober 2016 · Dikirim dari Seluler

Supardi Saminja
Konfirki pale'na hehe..
Dosa it, klo tdk dkomfir
13 Oktober 2016 ·

Hesty
Hubungannya apa!!!
13 Oktober 2016 · Dikirim dari Seluler

Hesty
Okok!
13 Oktober 2016 · Dikirim dari Seluler

Supardi Saminja
Ap nm b em.y?
15 Oktober 2016 ·

Supardi Saminja
Assalamu alaikum wr.wb
Apa kbr de’ Hesti? hehe..
14 Desember 2016 ·

Supardi Saminja
Boleh Aku berbicara, dari hatiku ke hatimu Hesti?
14 Desember 2016 ·

Hesty
Walaikum salam
Bicara mki
20 Desember 2016 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
Trima kasih sdh diberi ksmpatan untuk bicara...
Hesti....., Mungkin Akulah manusia paling bodoh, paling hina, paling gila, dan paling pantas ditertawakan didunia saat ini.

Lantaran telah mencintai sesosok bidadari sempurna, menurut hatiku, pikiranku, dan menurut mataku sendiri.

Dari alasan itulah, sebelum aku meninggalkan dunia, dan sebelum namaku dilupakan oleh semua orang.
27 Desember 2016 ·

Supardi Saminja
Aku ingin terlebih dahulu mengejar cinta abadi itu dengan mengungkapkan perasaan dari hatiku kehatimu, Hesti.

Tujuannya agar kamu tahu isi hati ini. Cuma aku bingung, tidak tahu harus memulai dari mana Hesti...?
27 Desember 2016 ·

Supardi Saminja
Apakah aku harus memulai dengan mencari 1.000 cara, dan 10. 000 usaha???

Hesti, Tolonglah diriku ini dgn jawaban solusimu!
27 Desember 2016 ·

Hesty
Terimakasih .sy bersyukur krn masih ad org yg mencintai ataupun menginginkanku.tapi kk terlalu berlebihan menilai diriku,sy tidak seperti yg kk fikirkan...,
31 Desember 2016 · Dikirim dari Messenger

Hesty
Dan kk tdk perlu menilai diri kk serendah itu,krn mencintai itu hal yg biasa,bkn krn org tersebut bodoh atau apalah.tapi tanda tanya yg besar ?knp kk mencintaiku padahal kita kan tdk saling kenal??? .dan jika kk bertanya tentang persaanku sy minta maaf kak krn tidak punya perasaan kpd kk sy tdk bisa mempunyai perasaan sprti apa yg kk rasakan ,skli kg sy minta maaf
31 Desember 2016 · Dikirim dari Messenger

Hesty
Terimakasih untuk semuanya,dan sy minta maaf krn telah membuat kecewa
31 Desember 2016 · Dikirim dari Messenger

Hesty
Terimakasih atas segalanya,sy minta maaf jika membuat kk kecewa
31 Desember 2016 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
Hehehe... meskipun adek belum punya perasaan sama sekali sama diriku untuk saat ini.

Apakah karena memang aku tidak dikenal ataukah misalnya saya org yang tidak baik-baik.

Menurut saya itu sangat wajar.

Tapi percayalah adek, aku belum menyerah sampai disini. aku akan berusaha dengan 1000 cara dan 10.000 dengan jalan yang baik-baik, yg tidak melanggar nilai agama.
5 Januari 2017 ·

Supardi Saminja
Yang aku minta darimu ade', walaupun kmu tdk punya perasaan sama saya untuk saat ini. jgnlah adek putuskan komunikasi ini, jgn mjadi org yg angkuh hehehe.

mengenai alsan mgapa ada perasaan saya kpdmu adek. ini alsannya yg sya berbentuk cerita pendek dalam bntuk gamabar
5 Januari 2017 ·

Supardi Saminja
Intinya persaan kepadamu bukan alsan utama krn cantik, harta yg banyak. tapi isi jantungku mersa wanita kamu yg baik. Dan ini yg saya tulis dindang fbku dgn fbmu dek. tapi org yg bisa baca hanya kita berdua. krn aku sdh mngaturnya dalam bntuk pribadi.
5 Januari 2017 ·

Supardi Saminja
Akhirnya aku sadar diri bahwa, apabila ada kurang berkenan dihatmu yang paling dalam mengenai kebodohanku, dosaku krn telah mencintamu atas nama Allah. Maka jangan kamu merasa bersalah dan berdosa, tpi biarkan itu semua adalah milikku sendiri.

Hesti, bolehji kah aku berjuang sampai ada rasamu untukku?

Kumohon padamu dari hatimu yang paling putih, jangan bairkan perjuanganku berhenti disini, dan komukasi kita ada.
5 Januari 2017 ·

Hesty
Maaf sebelumnya kak,tapi sy sarankan" jangan terlalu berharap" kak,krn walaupun berusaha bagaimanki klw sy mntong tdk buka pintu,tdk bklan ki bisa masuk.Karna saat ini yang saya pikirkan hanya sekolahku dan masa depanku..
12 Januari 2017 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
Hehehe..
25 Januari 2017 ·

Supardi Saminja
Jadi pintuta dek tertutupki tuk selamanya bgi diriku?
25 Januari 2017 ·

Supardi Saminja
Mengapa aku masih saja memikirkanmu? Mengapa kah hatiku masih saja teringat pada namamu? Padahal aku tahu kini hatimu sudah tidak lagi menarik bagiku. Bahkan pada ketulusan cinta dengan nama Allahku, sudah tidak menarik menurut hatimu.

Ya Allah, seandainya ini lebih baik bagiku. Perintahkanlah malaikat pencabut nyawa untuk mencabut nyawaku sekarang juga. Agar hidupku tidak lagi tersiksa karena beratnya penderitaan cinta yang kurasakan Tuhan. Tetapi jika seandainya mati lebih baik bagiku ya Allah, siapakah yang menjadi jodoh akhiratku disana? Atau jika memang masih ada sisa umurku didunia ini ya Allah, lalu siapakah pasangan hidupku selama di dunia ini.

Demi kebesaran-Mu ya Allah, sungguh aku tidak sanggup menanggung rindu kepada orang yang kucintai ini. Sungguh aku tidak tahu apa yang telah terjadi pada diriku yang merasa sudah dikuasai oleh sihir cinta . Wahai orang yang kucintai karena Allah, apa yang telah kamu perbuat pada hatiku? Hingga hatiku tak dapat melupakan dirimu.
25 Januari 2017 ·

Supardi Saminja
Seandainya Aku mencintaimu karena nafsu semata Hesti, maka campakkanlah diriku dengan kata-kata paling pahit yang bisa kamu ucapkan sesuka hatimu Hesti.

Jika aku mencintamu hanya membuatmu semakin menjauh dari Allah, maka hinakanlah diriku ini dengan hinaan yang paling hina yang bisa kau lontarkan dimana saja Hesti.

Atau bilamana cintaku padamu hanya membuatmu seolah meninggalkan agama islammu maka tutuplah hatimu serapat-rapatnya Hesti. Tetapi Jika aku mencintamu karena Allah SWT, sebagai bentuk penyempurna agama islamku pada Allah, dan sekaligus untuk menjaga kehormatanku Hest.

Ingatlah selalu Hesti, Jika tujuan utamanya aku mencintaimu karena ingin membawamu pada kedekatan dengan Allah dan juga ingin menjadikan dirimu sebagai ibu bagi anak-anak sholehku kelak Hesti.
25 Januari 2017 ·

Supardi Saminja
Jadi, Jangan kamu palingkan wajahmu Hesti dariku, Jangan kamu tutupkan hatimu Hesti untukku, Jangan kamu campakkan diriku begitu saja Hesti, dan Jangan kau sia-siakan diriku yang sudah berkata jujur Hesti, Sesungguhnya Aku Mencintaimu Hesti Karena Allah. Bukan Karena Hartamu, wajahmu, garis keturananmu, tapi sekali lagi karena Allah.
25 Januari 2017 ·

Supardi Saminja
Assalamu alaikum Wr.wb. Bagaimana kabarta' dek? Siapa tahu maki' daftar d POLTEKES, dan kebetulan jg ad keluarga disana..
14 Mei 2017 ·

Supardi Saminja
Ini hanya tawaranji dek... boleh dtolak , boleh dterima. Krn rasanya, saya sangat Malu kpd Allah, kepada keluarga saya, dan kebetulan jg adek sedang berjuang menuju kperguruan tinggi. Apa salah.y kita saling membantu...
14 Mei 2017 ·

Hesty
Walaikum salam wr.wb...Alhamdulillah baik kak,hmmiye rencana mau mendaftar disana,mksdx mauku bantuka kak??
Mauki mksdx
14 Mei 2017 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
Ia maksud sy dek, sy mau bantu adek agar bisa kuliah dsana..

Kebetulan ad keluarga disana ..

Kemarin sy tanya dia, bilang ad sepupuku mau masuk Poltekes..
15 Mei 2017 ·

Supardi Saminja
Terus dia bilang, bilang bisa d urus dgn cara kekeluargaan..tpi ad biaya pengurusan kata.y

Terus sy tanya..brp biayanya itu? Katanya, Kasih sama saja dgn Yg sy bayar waktu sy masuk sebanyak 9 juta dan katanya lagi, klo org tdk dikenal 11 juta.

Skrg yg dipegang 2 org, org selamat. Dan katanya itu dijamin lulus. Krn ad surat perjanjian. Jadi dia bilang, cepat cepat maki tanyakan. Krn terakhir pendaftaran it tgl 2 bulan.

Terus saya bilang,sy tanya dulu mengenai uang itu kpd yang bersangkutan. Jadi dia bilang oke, tpi sampaikan bahwa pendaftaran berakhir pada tgl 2 bulan 6.
15 Mei 2017 ·

Supardi Saminja
Jadi kesimpulannya, kembali kpd adek, apakah mau pake sistem bayar tpi dijamin lulus. Atau tolak sj dgn ikut jalur SPMB.
15 Mei 2017 ·

Supardi Saminja
Itu jg yg ada Poltekes, sepupu ji jg. Samaji jg waktu masuk dia Poltekes, byr seperti itu ji juga dia..

Pikir2 maki dlu dek, sy tanya lagi bisa tdk dikurangi atau bagaimana?
Sy tunggu jawaban adek sebelum tgl 2 bulan..
15 Mei 2017 ·

Hesty
Sbnrx kak sudah banyak tawari ka masuk poltekkes jalur itu,,,mulai dari kluargax teman hingga ke tmn sy sndiri,dan pembayarannya itu bervariasi mih,n jg ad yg menjamin 75% hingga 100% lulus,bahkan sdh ad yg ambilkan kode pembayaran .
15 Mei 2017 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
Tpi na minta berapa dek? Klo dibawahnya mi 9 juta, disana maki. Dia jamin 100% lulus, klo ikut ji test. Hmm... Begitu memang dek kampus negeri, klo d unismuh biasanya gratis.
15 Mei 2017 ·

Supardi Saminja
Kita' kabar sj saya, mengenai Jadi atau tidaknya. Supaya sy bisa sampaikan ke org tersebut..
15 Mei 2017 ·

Hesty
Tapi itu jg yg buat ka bingung,dan mengharuskan ka berpikir secara matang,Bnyk tawaran jd bingung ka hrus berada di pihak yg mana?yg bisa betul2 bisaka di lolos kan masuk poltekkes
15 Mei 2017 · Dikirim dari Messenger

Hesty
Ohiyekak
15 Mei 2017 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
Hati2 mamiki dek, banyak jg skrg penipu. Kalo ini keluarga dekati, klo bisa sy kasih ketemu, jika adek bimbang.

Ini jamin lulus, bukti diloloskan Poltekes. Padahal awalnya dia kuliah d uit. Tpi krn tdk nyambung urusannya disana, dia daftar ulang lagi Poltekes.
Tdk daftarki dek SPMB?
15 Mei 2017 ·

Hesty
Jalur apa itu kak? Setauku 2 jlur ji dipoltek
15 Mei 2017 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
Maksud sy SPMB untuk umum( unhas, uin, unm, dll) yg akan dilaksanakan besok kayaknya..
15 Mei 2017 ·

Hesty
Hmm tdk tau mami klw yg lain ea kak,,tpi klw yg inii yg sdh rencana ikut dsna,teman org kampung ji jg
15 Mei 2017 · Dikirim dari Messenger

Hesty
Oh SBMPTN..bah ikut ja jg k
15 Mei 2017 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
Kalo tdk memintaji uang, klo dibawahnya 9 juta, dan menjamin 100% lulus disana maki dek. Tpi mudah2 adek lulus SPMB! Agar biaya kuliah bisa berkurang..
Jadi jurusan ap diambil d SPMB in?
15 Mei 2017 ·

Hesty
Aminn..
Mksudx itu kak uang 9 juta hnya pengurusnya saja,belumpi termasuk uang biaya yg lain?
15 Mei 2017 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
Uang pengurusnya 9 juta.Maksud adek biaya lain itu seperti uang semester?
15 Mei 2017 ·

Supardi Saminja
Jika itu yg dimaksud, kata dia Tdk termasuk uang BPP dan Semester..
16 Mei 2017 ·

Hesty
Bahitumi k,berarti main2 belasan jutaan itu,

Iye ktnya jki itu k klw seumpa jd ja',mauka jg tnyaki ortu a

Ohiya terimakasih telah care dgn sy dan masa dpan ku
16 Mei 2017 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
ya main2 12 jutaan, atau bisa sj lebih dr itu..

Ia sampein sj, mengenai jadi atu tidak dek..agr sy bisa sampaikan jg kesepupu yg ad dipoltekes.

Jgnmi brterima kasih! belumpi apa2 in, hehehe. Kita Sbgai mnusia biasa, sdh sharusnya saling care tuk kebaikan dan saling care tuk masa depan yg lebih baik.
17 Mei 2017 ·

Supardi Saminja
Moga2 ortuta' dek, mendukung penuhji apa yg menjadi cita-cita adek. Sy do'akanki dek... semoga selalu sehat, selalu semangat, dan semoga ditahun ini bisa berubah status, dr siswi ke Mahasiswi dPoltekes.
17 Mei 2017 ·

Supardi Saminja
Assalamualaikum wr wb. Apa kabar dek?
14 Juli 2017 ·

Hesty
walaikum salam wr wb,
alhamdulilah baik ji kak
14 Juli 2017 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
Kirim dulu nomor Hpta dek! Atau kita sms/miscall saja di nomor ku, 081338567456. Karena ada yg ingin saya sampaikan ke adek..
14 Juli 2017 ·

Supardi Saminja
Kenapa dek, tidak kita balas? Padahal aktif jaki dek..
Adakah yg memberatkan perasaan adek?
14 Juli 2017 ·

Supardi Saminja
Apa yang harus aku lakukan dek? Krn ibuku yg sederhana telah datang kerumah adek , membicarakan maksudnya dan tujuannya. Sebagai tanda bahwa ia ingin melihat anaknya bahagia bersama dengan orang yg baik seperti adek. Krn sisa umur manusia tidak ada yang mengetahui...
14 Juli 2017 ·

Supardi Saminja
Maka oleh karena itu, dengan selalu memohon petunjuk dan pertolongan Allah SWT. Maka.dengan mengucapkan, "AKU MELAMARMU DENGAN LAILAHAA ILLALLAH MUHAMADDAROSULULLAH", Hesti.

Aku memilihmu sebagai bidadari yang akan menjadi contoh kebaikan dalam keluarga. Dan aku memilih mu , krn agamamu yang baik, keluarga mu yg baik, dan juga akhlak mu yg baik pula.

Jadi, jangan lah menolak lamaran orang baik-baik yg ingin bersamamu di surga nya dunia maupun surganya akhirat.
14 Juli 2017 ·

Supardi Saminja
Allah yang menjadi Tuhan kita bersama2,sangat membenci orang yang menolak lamarannya orang baik-baik.
14 Juli 2017 ·

Hesty
maaf kak ku charger hpku tadi
ini nomor 6285397773279.
14 Juli 2017 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
Terima kasih dek, nanti saya hubungi ki dgn nomorku yg 081338567456..
Waktu yang baik-baik untuk sy hubungi ki, kira2 jam brp dek?
14 Juli 2017 ·

Hesty
terserah kakak,aslkan jgn besok siang ada urusan kak
14 Juli 2017 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
Oke pale dek, Insya Allah sebentar malam, setelah sholat isya sy hubungi ki.
15 Juli 2017 ·

Hesty
okok
15 Juli 2017 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
Dek, adami ide kudapat
Insya Allah, sy hubungi ki lagi, pd waktu didekat2 in
16 Juli 2017 ·

Supardi Saminja
Kita sama2 cari solusi solusinya..
16 Juli 2017 ·

Supardi Saminja
Insya Allah besok sy hubungi ki dek..
16 Juli 2017 ·

Hesty
apa maksudta kita kak_?knpa dibilang sm mamata setuju mak,maaf nah kak jgn sampai lbih ku pasirik ki lgi

menerima atau menolak yang dtang kerumah itu adlh HAK saya tdk ada yg bisa menganggu gugat,"DALAM islam walaupun laki2 itu sholeh klw perempuan itu tdk suka,maka tidak ada disa baginya"
17 Juli 2017 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
Tdk sy bilang begitu dek..
Sy bilang, saya akan telpon ulang ki. Begitu dek
Makanya, sy inboski
17 Juli 2017 ·

Hesty
bah sdh na tanya org2 dsini termasuk mamaku,bilang setuju mika
17 Juli 2017 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
Demi Allah, klo sy bilang begitu..
Sy selalu bilang, klo Allah menakdirkan itu lah yang terbaik..
17 Juli 2017 ·

Hesty
masalahnya kak disini tersebarmi bilang setuju mika
17 Juli 2017 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
Waduh..
Dek, pernah saya bilang adami ide yang saya dapt..
Makanya, saya mau hubungi ki..
Tapi, krn malam ini mungkin keadaan belum bersahabat. Saya pending mi pale..
17 Juli 2017 ·

Hesty
kalau mmg sdh ada ideta' mending bilang mki skrg ,
jangan mki buang2 waktu lgi
semakin lama masalahnya akan semakin rumit
17 Juli 2017 · Dikirim dari Messenger

Hesty
klw disaya tdk ada masalah ,mauka' ambil kputusan appun itu hak sya,tpi yg sya khawatirkan kk dan kluargata jgn sampai kecewaki,saya cuma mau jaga silaturahmi.
17 Juli 2017 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
Nanti akan saya sampaikan dek. Krn hri ini sy akan temani keponakan test d Unismuh, smpai dinyatakan lulus..
18 Juli 2017 ·

Supardi Saminja
Assalamualaikum alaikum wr.wb. Apa kabar dek? Insya Allah malam minggu saya hubungi ki. Krn kondisi kesehatan saya lagi kurang sehat..
21 Juli 2017 ·

Hesty
Walaikum salam wr wb
Sya sarankan jangan mki terlalu pikirkan itu kak,,krn punya keputusan trsendiri
21 Juli 2017 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
Maksudta' dek??
21 Juli 2017 ·

Hesty
Tdk jih kak,,
21 Juli 2017 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
Oh, Sehat2 jaki dek?
Oh iye, sehat2 jaki dek?
21 Juli 2017 ·

Hesty
Alhamdulillah baik kak
22 Juli 2017 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
Lgi dirumah jaki ini?
22 Juli 2017 ·

Hesty
Tidak kak
22 Juli 2017 · Dikirim dari Messenger

Supardi Saminja
Dimnki pale dek?
22 Juli 2017 · Dilihat pada 11 Mar ·

Rabu, 26 September 2018

TIDAK ADA KATA MUNDUR MENCINTAIMU





Dari calon imammu buat calon makmumku. Tidak ada kata mundur mencintaimu! Karena mencintaimu adalah amanah. Amanah dari hati. Semua yg diamanahkan oleh hati akan diperjuangkan sepenuh hati. Semua yang diperjuangkan sepenuh hati adalah niat bismillah. Bagi yang memulai niat bismillah tidak akan mundur ditengah-tengah! 

Kamis, 20 September 2018

Kekuatan yakin dan percaya





Tidak ada kata "JANGAN TERLALU BERHARAP" dengan apa yang kamu yakini dan percayai. Kamu tidak boleh goyah sedikit pun dengan apa yang kamu yakini dan percayai. Apapun penilaian orang lain tentang kekuatan keyakinan dan kepercayaanmu adalah motivasi untuk lebih rajin membuktikan keyakinan dan kepercayaanmu sehingga bisa mencapai keberhasilan dan kebahagiaan di dunia hingga ke alam abadi.

Selanjutnya, kamu mesti yakin dan percaya bahwa Allah SWT yang memberikan potensi besar luar biasa kepadamu dan tidak semua orang memiliki potensi tersebut. Kamu tidak boleh menyia-nyiakan potensi itu dan sekaligus jangan gunakan untuk mengundang permusuhan, merugikan orang lain, agama, bangsa dan negara.

Tetapi terus gunakan potensi itu dengan memaksimalkan usahamu melalui semangat kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas yang insya Allah cepat atau lambat akan menghasilkan sesuatu yang tidak jauh dari apa yang kamu usahakan.

Kalau begitu, kamu tidak boleh menyerah pada nasib. Karena kamulah yang akan mengubah dan menentukan nasibmu sendiri dengan di bantu oleh Allah SWT, orang tuamu, dan sebagainya. Teruslah hadirkan kekuatan yakin dan percaya disetiap waktu dan tempat dengan tidak boleh ada yang sama dengan yang kemarin. Tidak boleh ada hari tanpa perubahan dan penyempurnaan. Lakukan apa yang belum pernah dilakukan orang lain dan lakukan lebih dari yang pernah dilakukan orang lain.

Senin, 17 September 2018

Akhi Siri'NaPacce




Jika aku seorang akhi siri' na Pacce' yang mengatakan cinta padamu karena Allah, namun tanpa malu mendekatimu,apa kamu tidak merasa takut terjerat padaku?

Jika aku seorang akhi siri' na Pacce' yang mengatakan cinta padamu karena Allah, namun tanpa malu dengan genit menggodamu,apa kamu tidak merasa risih pada kegenitanku?

Jika aku seorang akhi siri' na Pacce' yang mengatakan cinta padamu karena Allah, namun tanpa segan merayumu, apakah kamu akan terbuai oleh bujuk rayuku?

Jika aku seorang akhi siri' na Pacce' yang mengatakan cinta padamu karena Allah, namun tak bisa menjaga kehormatan ketika berdekatan denganmu, apakah kamu tidak bisa menolakku dengan perisai mulutmu?

Jika aku seorang akhi siri' na Pacce' yang mengatakan cinta padamu karena Allah, namun tanpa merasa berdosa berani menyentuhmu, apakah kamu tidak takut Allah murka padamu, masihkah kamu percaya pada ucapanku? tak curigakah kamu padaku? Tak inginkah kamu menjauhiku?

AKHWAT "SIRINAPACCE" KEKINIAN






Akhwat "siri'NaPacce" kekinian
Saat orang lain berlomba-lomba mempercantik wajah untuk diumbarkan.
Tetapi bagi Akhwat "siri'NaPacce", lebih sibuk membenahi aqidah dan akhlak agar mempertahankan kesholehan.

Perempuan "siri'NaPacce" kekinian
Saat orang lain sibuk mengejar dunia dengan segala kemewahan.
Tetapi bagi Perempuan "siri'NaPacce", lebih sibuk memperbaiki diri agar pantas menjadi penghuni surga yang penuh dengan kenikmatan.

Akhwat  "siri'NaPacce" kekinian
Saat orang lain sibuk menambah harta agar kaya dengan segala kemudahan.
Tetapi bagi Akhwat "siri'NaPacce", lebih merasa cukup dengan apa yang  di dapatkan.

Perempuan "siri'NaPacce" kekinian
Saat orang lain sibuk menambah koleksi pakaian
Tetapi bagi Perempuan "siri'NaPacce lebih  memilih tampil sederhana dengan hijab yang di syar'ikan

Akhwat  "siri'NaPacce" kekinian
Saat orang lain sibuk mengisi waktu luang dengan jalan-jalan
Tetapi bagAkhwat  "siri'NaPacce", lebih sibuk menimba ilmu keagamaan.

Perempuan "siri'NaPacce" kekinian
Saat orang lain sibuk membicarakan dunia dengan sejuta pujian.
Tetapi bagi Perempuani "siri'NaPacce", Lebih sibuk bangun di 1/3 malam untuk membicarakan segala keluh-kesah pada Tuhan.

Cita-citaku ESES hafidz 30 juz








Pulang kekampung atau hadir dikampung sendiri adalah momentum kebersamaan keluarga yang hampir punah disebabkan kesibukan yang berbeda-beda.

Entah mengapa tiba-tiba teringat sepotong cerita orang tua, perihal di suatu malam Jum'at terdengarlah suara adzan Maghrib berkumandang di Masjid Al-Amin Sanrangan . Dan pada saat waktu bersamaan pula terdengarlah suara tangisan bayi yang berucap "ngeak-ngeak" di atas rumah panggung sederhana.

Menyambung dari peristiwa tersebut, seolah mengingatkan Soekarno yang dikenal sebagai "putra sang fajar" , maka anak yang lahir dilorong cambayya juga di sebut "putra sang senja" yang pernah menulis "Cita-citaku hafidz 30 juz".

Cita-citaku hafidz 30 juz. Tulisan itu sudah mulai kurang jelas susunan huruf demi huruf pada buku yang sudah tidak awet muda lagi. Tulisan cita-cita itu seperti bahasa kebanggan, kesuksesan dan kebahagiaan tersendiri bagi seseorang kala itu.

Ya, memang harus di akui bahwa cita-cita menjadi orang yang hafidz Qur'an 30 juz itu tidaklah ringan dan mudah. Tidak semudah membalikkan telapak tangan. Karena hanya orang yang memiliki kekuatan iman dan kegigihan yang kuatlah yang mampu menjadi seorang hafidz sejati.

Dahulu, saat aku masih kecil, mungkin umurku kurang lebih lima sampai tujuh tahunan, aku pernah bercita-cita menjadi seorang tahfidz. Alasannya sederhana, mungkin saja itu lagi iseng-isengan dan juga bisa jadi pengaruh orang-orang yang berpendapat bahwa menjadi seorang tahfidz itu mulia bagi dunia dan akhirat.

Sejak saat itu aku selalu berusaha dan belajar dengan sungguh-sungguh untuk mewujudkan cita-cita itu. Terbukti, sejak aku kelas satu sekolah dasar, aku mengembala kambing, sapi, dan kerbau setelah pulang dari sekolah.

Tetapi, meskipun aku suka mengembala, aku juga selalu berusaha mendapat rangking satu di kelas. Sampai kelas enam sekolah dasar, aku tetap berusaha mendapat rangking satu. Namun pada puncaknya, yakni ketika pengumuman lulusan, prestasiku menurun. Aku mendapat rangking yang menurun dari harapan ketika aku lulus. Aku tergeser oleh rival ku sejak kelas satu dulu.

Setelah lulus dari SD Negeri Sanrangan yang berlokasi didesa , aku memutuskan melanjutkan pendidikan ke kota Makassar di SMP 10 Muhammadiyah Makassar yang memiliki sistem pendidikan agama Islam yang baik. Aku masuk ke SMP 10 Muhammadiyah itu bukan paksaan dari orangtua ku, tapi pilihanku sendiri. Di SMP 10 Muhammadiyah , aku mengenal kehidupan baru.

Hidup di kota Makassar yang jauh dari orangtua mengharuskan aku harus mandiri, punya banyak teman, saling bahu membahu dengan teman yang berasal dari berbagai daerah, dan kehidupan yang berbaur antara laki-laki dan wanita. itulah hal baru yang pertama kali aku dapatkan ketika waktu SMP di kota.

Ketika masuk SMP 10 Muhammadiyah Makassar, cita-citaku tidak berubah. Menjadi tahfidz.  Itulah cita-cita pertamaku.
 Sejak kelas tujuh SMP 10 Muhammadiyah aku sudah belajar dengan tekun. Meski aku mengakui, awal tahun pertama merupakan masa tersulit bagiku. Karena aku harus beradaptasi terlebih dahulu. Namun, aku tidak pesimis dengan keadaanku waktu itu.

Aku merasa kalau aku pasti bisa melalui masa-masa sulit itu. Aku membuktikan kalau aku memang mampu melewati masa-masa sulit itu dengan mencoba mengukir raihan prestasi meskipun itu sederhana agar tidak mengecewakan cita-cita. Mulai semester satu aku juga berusaha mendapat rangking di kelas walaupun itu berat.

Namun ternyata mulai semester dua sampai semester terakhir di SMP 10 Muhammadiyah, aku tidak biasa mendapat rangking, aku hanya bisa berusaha memberikan yang terbaik.

Setelah lulus SMP, aku menginginkan melanjutkan ke Madrasah Aliyah Negeri 1 Makassar, sekolah madrasah Aliyah favorit di kota Makassar. Setelah pengumuman kelulusan untuk di terima di sekolah tersebut, harus berakhir dengan alasan tidak mampu membayar biaya pendidikan disekolah ini. Dan akhirnya aku masuk di madrasah Aliyah istiqamah.

Namun ketika aku berada di kelas dua Aliyah, cita-citaku kandas bagaikan di bawa angin setelah aku masuk rumah sakit dan dirawat selama sepuluh hari. setelah keluar dari Rumah Sakit, aku merasa sudah tidak sanggup dan tidak mampu lagi meraih cita-citaku selama ini. Akupun tidak putus berpikir. Akhirnya aku memutuskan untuk kembali kepada Rabbku. Aku ingin selama sisa hidupku, aku gunakan untuk mengabdi kepada Rabbku. Saat itulah aku kembali mengingat cita-citaku hafidz Qur'an di waktu masih kecil di desa yang terkenal dengan jagung kuningnya.

Perjuangan meraih cita-cita ini tidaklah mudah. Setelah lulus Madrasah Aliyah, aku
 menginginkan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi di Universitas Muhammadiyah Makassar sambil bekerja demi mendukung teraihnya impianku. namun ini sangat jauh dari jalan yang harus aku tempuh untuk mewujudkan impianku.

Tapi nyatanya cita-cita ku sebagai Tahfiz belum bisa diwujudkan. Aku akan tetap berusaha mewujudkan impianku lewat keluarga ku, sekampungku, atau pada siapa saja  yang dapat menjahit kembali cita-cita Tahfiz itu, walaupun cita-cita itu seperti menggenggam bara api. Dan semoga Allah SWT meridhoi dan memudahkan cita-cita Tahfiz ini, bagi siapapun yang mencita-citakannya.

Kamis, 30 Agustus 2018

ESES, KAMU ITU ORANG MAKASSAR



Kapalmu memang aman dan tidak memiliki resiko jika berlabuh di pinggir pantai. Tetapi itu bukan tu juan utama kapalmu dibuat, bukan untuk disimpan dipinggir pantai, kapalmu itu dibuat untuk mengarungi samudra d+an menaklukan gelombang.

Demikian juga dengan kehidupan yang pastilah rumitnya lengkap, tidak mudah dan tidak ringan. Dibutuhkan 100% kekuatan iman untuk menghadapi, memperjuangkan, dan membutuhkan pengorbanan agar dapat menaklukan, guna mencapai kemenangan.

Nasehat orang tuamu sebagai darah Jeneponto makassar, jangan minta di mudahkan kehidupanmu tapi mintalah pada Allah SWT kamu agar kamu makin kuat dan perkasa menaklukan tantangan kehidupan.

Kalau begitu  makassar sebagai tempatmu laki-laki dan perempuan
Pemberani. Kamu memang di persiapkan untuk menghadapi tantangan kehidupan dan harus bisa survive dalam segala cuaca dan di arena apapun, baik bidang pemerintahan, politik, ekonomi, keamanan, dan lain-lainnya.

Yakin dan percayalah bahwa kamu pasti bisa hidup dan fight dengan kehidupan yang di impikan.

Karena kalau kamu berani, maka pasti kamu bisa mengendalikan ketakutanmu sebagai manusia biasa. Dan untuk hal tersebut, secara alami akan hadir analisa-analisa situasi  yang akan kamu hadapi,  kamu harus akan lahirkan agenda-agenda rencana dan tahapan yang matang serta pasti telah hadir antisipasi sebagai resiko yang kemungkinan terjadi.

Ringkasnya kamu itu orang Makassar harus berani arungi kehidupan ini, tidak ada kata jangan terlalu berharap untuk kebahagiaan dan apapun terjadi dan sepahit apapun yang kamu hadapi, ya hadapi. 

Rabu, 29 Agustus 2018

ESES ANAK MACAM MERAH




Kamu terlanjur lahir dari keturunan anak macam merah. Kalau begitu, kamu tak bisa menghindari dari karakter keluargamu yang pasti saja bertarung, bertanding, berlomba, berkompetisi atau bersaing dari momen ke momen!

Sebagai anak macam merah, penakluk gelombang dan pelintas benua ke benua. Maka saat menang dan kalah adalah suatu kepastian dan akhirnya itu biasa! Menang tidak eforia dan sombong. Kalah tidak meneteskan air mata dan siap tarung lagi?

INGAT BAGI KAMU KELUARGA ANAK MACAM MERAH! TIDAK ADA KATA JANGAN TERLALU BERHARAP, KARENA BAGI KELUARGA MACAM MERAH SIAP BERTANDING /BERSAING / BERLOMBA DARI MOMEN KE MOMEN.

KARENA PASTI KAMU TIDAK BISA HIDUP LAYAK KALAU TAK BERTARUNG. MENGAPA? KARENA HARAM BAGI ANAK MACAM MERAH KALAU TIDAK BERTARUNG.

Kalau demikian perlombaan demi perlombaan itu justru membuat dirimu makin hebat dan berkualitas . Mampu mewujudkan impian kebesaran harga diri keluargamu. Bertandinglah, bertarunglah! Bagaikan semua alamiah. Siang dan malam yang terus berganti.

Kamu suka pada mereka yang masuk menemukan malam. Malam yang berbalut mimpi indah. Jauh dari hiruk pikuk dan terlecut debu. Malammu bukan memudarkan cahaya dari energi sinar matahari.

Tetapi merelaksasinya dalam cumbuan gelapnya langit. Dan mungkin kamu akan menari dengan sang rembulan dalam mimpimu.Di mana itu akan membangkitkan energi baru. Agar membuat terbit mu besok lebih cerah dan bersinar lebih cemerlang menggapai cita-cita hidup yang lebih baik!

SURAT TERBUKA


Surat terbuka...
Assalamualaikum Wr. Wb

Salam hormat kami, semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan, Umur yang panjang dan tetap semangat untuk memperbaiki Desa Berutallasa menjadi lebih baik lagi.

Dan yang terhormat Bapak Kepala Desa Berutallasa, Kepala Dusun Se-Berutallasa, Iman dusun Se-Berutallasa, Ketua BPD Berutallasa, ketua RT/RW Se-Berutallasa,   Ketua Umum Kerukunan Keluarga Berutallasa (KKB), tokoh pendidik, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, iangaseng tau toa nikalabbiranga, para mahasiswa-mahasiswi dan semuanya orang Berutallasa dimana saja berada.

Bapak kepala Desa Berutallasa dan tokoh masyarakat, kami ini adalah pemuda yang menginginkan pemekaran Desa Berutallasa, mengharapkan Bapak kepala Desa Berutallasa dan tokoh masyarakat untuk menanggapi isu pemekaran ini dengan mau buka mata dan buka mata hati agar menyambung aspirasi kami.

Bapak kepala Desa Berutallasa dan tokoh masyarakat, Desa Berutallasa harus disadari bahwa sudah sangat layak dimekarkan dengan melihat penduduknya sudah kurang lebih 5000 Kepala Keluarga saat ini dan sudah menempati urutan tertinggi penduduknya di kecamatan Biringbulu, kabupaten Gowa, dari 9 Desa yang ada dan 2 Kelurahan di Daerah ini.

Bapak kepala Desa Berutallasa dan tokoh masyarakat, kami hanya ingin, satu kata mekarkan Berutallasa dengan pertimbangan kesejahtraan, kemudahan yang merata terutama yang dari kami sebagai dusun yang jauh sangat dari kantor kepala desa Berutallasa, seperti dusun Sanrangan, karamasa, Bontolompoa, bungungkanang, Tammuloe, dan borocia.

Bapak kepala Desa Berutallasa dan tokoh masyarakat,.bukankah di Desa Berutallasa tidak ada aturan yang menghalangi kesejahtraan? Bukankah didesa Berutallasa lebih mengutamakan kesejahteraan dan keamanan?

Kami harap Bapak kepala Desa Berutallasa dan tokoh masyarakat, mau mendengar dan memperjuangkan asa kami. Banyak pihak yang mengatakan isu ini adalah isu politik.

Bapak kepala Desa Berutallasa dan tokoh masyarakat, perlu bapak pahami, orang tua kami juga mau memperjuangkan pemekaran ini, tapi telah banyak yang sudah tua, dan kamilah putra/putri dari dusun yang melanjutkan niat suci ini.

Bapak kepala Desa Berutallasa dan tokoh masyarakat, kami sekali lagi menyatakan bahwa surat terbuka ini semata-mata untuk menepis bahwa pemekaran ini bukan sebagai isu politik, karena belakangan ini banyak  fitnah dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab...

Bapak kepala Desa Berutallasa dan tokoh masyarakat, Kami sangat mengharapkan dukungan dari Bapak kepala Desa Berutallasa dan tokoh masyarakat,
 mengenai pemekaran ini dengan secepatnya mengadakan

kami akan terus memperjuangkan niat ini. Karena kami tahu inilah solusi kesejahteraan masyarakat di desa Berutallasa.

Bapak kepala Desa Berutallasa dan tokoh masyarakat, adapun yang kami pahami tentang prosedur Pemekaran Desa, menurut UU No.6 Tahun 2014 tentang Desa, syarat pemekaran desa antara lain:

1. Batas usia Desa induk paling sedikit 5 (lima) tahun terhitung sejak pembentukan;

2. Jumlah penduduk, (harus sesuai dengan jumlah yang ditetapkan dalam pasal 8 UU Desa);

3. Wilayah kerja yang memiliki akses transportasi antar wilayah;

4. Sosial budaya yang dapat menciptakan kerukunan hidup bermasyarakat sesuai dengan adat istiadat Desa;

5. Memiliki potensi yang meliputi sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya ekonomi pendukung;

6. Batas wilayah Desa yang dinyatakan dalam bentuk Peta Desa yang telah ditetapkan dalam peraturan Bupati/Walikota;

7. Sarana dan prasarana bagi Pemerintahan Desa dan pelayanan publik;

8. Tersedianya dana operasional, penghasilan tetap, dan tunjangan lainnya bagi perangkat Pemerintah Desa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Demikianlah surat ini kami buat untuk Bapak kepala Desa Berutallasa dan tokoh masyarakat tercinta, maaf jika ada kata-kata yang salah, maklum kami berasal dari dusun tertinggal! 

Selasa, 28 Agustus 2018

ESES, DON'T HOPE TOO MUCH




Tidak ada kata "Jangan terlalu berharap!" untuk meraih prestasi dan keberhasilan. Tidak ada kata "Don't hope too much!" untuk melihat kebelakang, dan tidak ada kata berhenti berusaha untuk mewujudkan impian, kemenangan, dan kebahagiaan.

Itu berarti "Don't hope too much!" adalah tekad, semangat, kemauan yang pantang menyerah dalam mengejar tujuan, bahkan "Don't hope too much!" adalah strategi yang digunakan untuk fokus pada hasil bukan pada proses, sehingga "Don't hope too much!" menjadi bahan bakar untuk mendorong kinerja tanpa lelah untuk menggapai impian dan kemenangan, serta akan menjadi dorongan untuk memacah dan mengubah masalah menjadi solusi untuk menemukan alternatif dan menjadikan tantangan, ancaman, dan halangan sebagai peluang.

Makna lain dari kata "Don't hope too much!" adalah tidak ada kata menyerah dalam berusaha menggapai impian dan kemenangan. Karena "Don't hope too much!" adalah keyakinan yang bisa merubah kenyataan pahit, yang sedih menjadi energi kemenangan dan prestasi.

Kalau begitu, "Don't hope too much!" harus menjadi prinsip dalam bersaing untuk memenangkan pertarungan, sehingga tidak boleh menjadi salah satu, tapi harus menjadi satu-satunya, agar menjadi pemenang.

Makanya, pemenang tidak mengenal kata "jangan terlalu berharap", arti dalam Bahasa Inggris, "Don't hope too much!". Untuk terus menjadi pemenang, seorang petarung harus bertarung, kalau tidak, kekalahan menjadi penggantinya, dan satu-satunya cara agar dapat diposisi puncak seseorang haruslah terus meningkatkan kemampuannya dengan terus belajar dari sekarang.

Dan harus di ingat bahwa pemenang selalu bersyukur, bekerja keras, dan selalu berharap yang baik-baik untuk mengalahkan lawan dan orang yang berhenti berharap  tidak akan pernah menjadi pemenang.

Ayo terus gunakan kekuatan iman untuk meruntuhkan ejekan kata " jangan terlalu berharap" dengan mau mengalahkan kemalasan, kebodohan, kemiskinan, penindasan, godaan iblis, kesusahan, kesedihan , kejengkelan dan masih banyak lagi musuh yang harus dilawan dan dikalahkan.