𝐏𝐄𝐒𝐀𝐍 𝐋𝐄𝐋𝐔𝐇𝐔𝐑 𝐎𝐑𝐀𝐍𝐆 𝐌𝐀𝐊𝐀𝐒𝐒𝐀𝐑
❝ Manna ni bissai je’ne si tamparang,
baji kodina punna bija, bija tonji.
Manna baji tau maraenga,
baji tau maraeng tonji. ❞
Maknanya dari Bahasa Makassar ke Bahasa Indonesia:
Walaupun dicuci selaut, baik–buruk keluarga tetaplah keluarga.
Dan walaupun sebaik apa pun orang lain, ia tetap orang lain.
Karena itu, berbuat baiklah kepada siapa pun,
sebab kebaikan pada orang lain adalah cermin diri kita sendiri.
Jika dalam diri ada pale kodi bija pammanakkanta — niat yang tak lurus, hati yang kotor — maka yang lahir bukan kemuliaan,
melainkan pacce: rasa perih yang suatu hari kembali ke diri sendiri.
Tidak semua yang terlihat baik memiliki siri’ na pacce. Sebab baji’ bisa dibuat-buat, tetapi pacce lahir dari hati yang hidup.
Pengingat untuk Diri Kita. Jika hari ini kita diberi:
1. pangkat
2. harta
3. kegagahan atau kecantikan
4. kecerdasan
5. kebaikan
6. keshalehan
7. atau gelar apa pun
ingatlah:
semuanya hanya titipan dari Allah.
Orang Makassar menyebutnya:
“𝑅𝑎𝑘𝑖-𝑟𝑎𝑘𝑖 𝑟𝑎𝑘𝑘𝑖.”
Ibarat daki yang menempel di badan—ia tidak menambah harga diri, tidak menguatkan martabat, dan tidak membuat manusia lebih mulia.
Bahkan bila disertai kesombongan, ia justru mengotori jiwa dan melukai hati orang lain.
Yang memuliakan manusia bukan apa yang melekat di luar dirinya, melainkan cara menjaga hati, sikap, dan siri’ na pacce dalam hidupnya.
Tetaplah berbuat baik agar jadi sorotan
🔥 𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐦𝐚𝐮 𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐤𝐞𝐦𝐢𝐬𝐤𝐢𝐧𝐚𝐧!
🔥 𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐦𝐚𝐭𝐢 𝐬𝐞𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐦𝐞𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤𝐢 𝐤𝐞𝐤𝐚𝐲𝐚𝐚𝐧!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar